My WordPress Blog

Gubernur Anwar Hafid Beri Ucapan Selamat HUT ke-24 Parigi Moutong

Perayaan HUT ke-24 Kabupaten Parigi Moutong Berlangsung Meriah dengan Nuansa Budaya

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Parigi Moutong berlangsung meriah dan penuh keakraban, Jumat (10/4/2026). Acara yang digelar di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Jl. Kampalai, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, menjadi momen penting dalam memperingati sejarah daerah tersebut.

Seluruh tamu undangan, termasuk Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, hadir dalam acara tersebut dengan mengenakan Busana Batik Bomba Saga berwarna kuning lengkap dengan penutup kepala khas daerah. Pemilihan busana ini menjadi simbol kekayaan budaya lokal yang ingin ditonjolkan dalam perayaan tahun ini.

Di tribun kehormatan, para tamu undangan duduk di bawah dekorasi kain berwarna kuning dan hijau. Mereka terlihat antusias menyaksikan jalannya upacara yang dipadati peserta dan masyarakat setempat. Lapangan upacara tampak ramai dengan partisipasi aktif dari warga yang turut serta merayakan hari jadi daerah mereka.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menghadirkan suasana santai namun penuh makna. Ia memulai pidatonya dengan menyentil kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Parigi Moutong. Menurutnya, daerah ini memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Parigi Moutong ini memiliki kekayaan SDA yang luar biasa. Di sini ada emas, di sini ada durian, pokoknya serba kuning semua,” ujar Anwar Hafid yang langsung memancing tawa hadirin.

Pernyataan tersebut juga mengarah pada warna kuning yang menjadi tema utama dalam perayaan HUT kali ini. Anwar Hafid melanjutkan candaannya dengan mengatakan:

“Bahkan sampai hari ini pun kita harus mengenakan baju kuning,” katanya disambut tawa para undangan.

Warna kuning juga identik dengan Partai Golongan Karya (Golkar), partai politik yang mengusung Bupati Parigi Moutong. Namun, Anwar Hafid tidak berhenti di situ. Ia kembali melontarkan candaan yang menyentil warna politik dengan menyampaikan pesan kepada Bupati Parigi Moutong.

“Tapi saya mau bilang ke Pak Bupati, selama langit masih biru, padi akan terus menguning. Tapi kalau langitnya tidak biru, bisa fuso juga itu sawah,” ucapnya yang kembali disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin.

Ucapan tersebut merujuk pada warna biru yang identik dengan Partai Demokrat, partai politik yang selama ini dikenal sebagai kekuatan Anwar Hafid. Meski bernuansa candaan politik, ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah menjaga kebersamaan dalam membangun daerah.

“Oleh karena itu, biarlah langit semakin biru, padi akan terus menguning. Ini harapan saya Pak Bupati,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perbedaan warna politik tidak menjadi penghalang untuk terus bekerja sama membangun Parigi Moutong. “Tidak apa-apa Pak Bupati, yang penting kita harapkan agar supaya kita jaga terus Parigi Moutong,” kata Anwar Hafid.

Acara Berlangsung Lancar dan Penuh Keakraban

Selain sambutan Gubernur, acara juga diisi oleh berbagai pertunjukan budaya yang menampilkan kesenian khas daerah. Para penari dan musisi tampil dengan penuh semangat, mencerminkan keragaman budaya yang dimiliki Kabupaten Parigi Moutong.

Masyarakat setempat juga ikut ambil bagian dalam acara ini. Mereka terlihat antusias menyaksikan prosesi upacara dan ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang disiapkan. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya rasa kebersamaan dan kebanggaan terhadap daerah mereka.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Suasana yang hangat dan harmonis menjadi ciri khas perayaan HUT ke-24 Kabupaten Parigi Moutong. Dengan semangat yang tinggi, masyarakat dan pejabat daerah berkomitmen untuk terus bekerja sama membangun kabupaten yang lebih baik.

Adriatno Majid

Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *