Strategi Imran Nahumarury dalam Membangun Kekompakan Tim Semen Padang FC
Strategi yang diterapkan oleh pelatih kepala Semen Padang FC, Imran Nahumarury, menjadi fokus utama dalam persiapan tim menjelang sisa kompetisi musim ini. Dengan menggantikan Dejan Antonic, Imran menunjukkan pendekatan khusus untuk membangkitkan mentalitas pemain, terutama dalam menghadapi laga penting melawan Persib Bandung.
Imran memilih untuk melakukan penyesuaian secara bertahap daripada perombakan besar-besaran. Melalui pengamatan mendalam, ia mengevaluasi setiap individu pemain untuk memetakan kekuatan dan kelemahan tim dalam menjalankan strategi yang telah dirancangnya.
Pendekatan ini disampaikannya saat jumpa pers jelang laga melawan Persib Bandung, Sabtu (4/4/2026) di Komplek Mes Indarung Semen Padang. Ia mengakui bahwa datang di penghujung kompetisi membuat seorang pelatih dihadapkan pada dua pilihan, yakni melakukan perubahan besar atau penyesuaian bertahap.
“Kalau saya, ketika datang, saya akan observasi dulu. Saya panggil satu-satu pemain untuk melihat apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan mereka,” ujarnya.
Menurut Imran, aspek yang sudah menjadi kekuatan tim akan dipertahankan bahkan ditingkatkan, sementara kelemahan akan diperbaiki secara bertahap. Ia menekankan beberapa nilai utama yang ia tanamkan kepada para pemain selama masa kepemimpinannya.
- Attitude: Pemain tidak boleh mudah menyerah dan tetap berjuang hingga menit ke-90.
- Agresivitas: Bermain dengan agresif namun tetap dalam batas wajar.
- Konsistensi: Menjaga performa yang stabil dalam setiap pertandingan.
- Kebersihan permainan: Memastikan tindakan yang tepat dan efektif.
- Intensitas tinggi: Meningkatkan intensitas latihan dan pertandingan.
“Bagi saya, hasil pertandingan akan bagus kalau latihan juga bagus,” ujarnya.
Imran juga membuka ruang diskusi dengan pemain untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi di lapangan. “Saya juga berdiskusi dengan mereka, apa yang belum mereka keluarkan selama ini dan apa kendalanya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa sepak bola adalah permainan tim, sehingga fokus utamanya adalah membangun kekompakan, bukan individu. “Saya datang ke sini bukan melatih individu, tapi melatih sebuah tim,” tegasnya.
Di sisi lain, pemain Semen Padang FC, Guillermo Fernández, mengakui adanya perubahan signifikan dalam pola latihan sejak kedatangan Imran. Ia menyebut tim kini bermain lebih vertikal dan agresif dalam menyerang.
“Kami belajar ide baru, lebih vertikal dan lebih agresif. Kami juga bekerja keras di setiap latihan,” ujarnya.
Menurut Guillermo, komunikasi antara pemain dan pelatih berjalan baik, sehingga proses adaptasi berlangsung cepat. Ia juga menilai kekompakan tim semakin meningkat seiring intensitas latihan yang tinggi.
“Semua pemain memiliki semangat dan kekompakan yang baik. Kami siap menjalani setiap pertandingan seperti final,” katanya.
Dengan pendekatan yang dilakukan oleh Imran, Semen Padang FC diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini.











