Cirebon selalu menjadi tujuan yang menarik bagi banyak orang saat libur Lebaran. Kota ini tidak hanya menjadi tempat persinggahan bagi para pemudik, tetapi juga memiliki kekayaan budaya dan kuliner khas yang patut untuk dikunjungi. Berbagai hidangan tradisional yang disajikan di sini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga membawa kenangan akan warisan leluhur yang kaya akan makna.
Berikut adalah enam destinasi kuliner khas Cirebon yang layak dikunjungi saat libur Lebaran:
1. Empal Gentong Haji Apud
Empal Gentong Haji Apud merupakan salah satu tempat yang terkenal dengan hidangan empal gentong yang khas. Lokasinya berada di Jalan Ir H Juanda No.24, Desa Battembat, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon. Tempat ini sangat populer karena cita rasa empal gentong yang khas, dimasak dalam gentong tanah liat dengan kayu bakar. Daging sapi yang digunakan memiliki tekstur empuk dan kuah yang kental dengan aroma kunyit, serai, dan bawang. Selain empal gentong, tersedia juga empal asem dengan kuah bening segar. Harga satu porsi berkisar antara Rp25.000 hingga Rp35.000.
2. Nasi Jamblang Mang Dul
Nasi Jamblang Mang Dul terletak di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo No. 8, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Ciri khas dari nasi jamblang adalah penyajiannya menggunakan daun jati sebagai pembungkus. Pengunjung bisa memilih lauk sesuai selera, seperti paru goreng, sambal goreng kentang, tahu, tempe, atau cumi hitam. Rasa cumi hitam yang gurih dan sedikit pedas membuatnya menjadi favorit banyak orang. Harga satu porsi berkisar antara Rp20.000 hingga Rp40.000.
3. Nasi Jamblang Ibu Nur
Alternatif lain untuk menikmati nasi jamblang adalah Nasi Jamblang Ibu Nur yang berlokasi di Jalan Cangkring II nomor 45, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Tempat ini dikenal dengan variasi lauk yang lebih beragam, seperti rendang sapi, sate kentang, pepes tahu, dan telur dadar tebal. Setiap lauk disajikan dalam porsi kecil, sehingga pengunjung bisa mencoba banyak variasi dalam satu kali makan. Harga satu porsi berkisar antara Rp25.000 hingga Rp45.000.
4. Empal Gentong Krucuk
Empal Gentong Krucuk yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi No 1–5, Krucuk, Kota Cirebon, menawarkan empal gentong dengan cita rasa lebih pekat. Kuah yang kental dan kaya rempah memberikan sensasi yang khas. Daging sapi yang digunakan memiliki potongan cukup besar dan tekstur lembut. Selain empal gentong, tersedia juga empal asem yang lebih ringan. Harga satu porsi berkisar antara Rp23.000 hingga Rp30.000.
5. Docang Pak Kumis
Docang Pak Kumis yang terletak di Jalan Tentara Pelajar, Kota Cirebon, menjadi destinasi yang tepat untuk memulai hari. Docang terdiri dari lontong yang disajikan dengan tauge, daun singkong, dan kuah dage atau oncom. Tambahan kelapa parut dan kerupuk merah menciptakan kombinasi tekstur yang unik. Warung ini biasanya mulai buka sejak pagi hari dan sering dipadati pembeli. Satu porsi docang dibanderol sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000.
6. Mie Koclok Abah Gaul
Bagi pecinta mi, Mie Koclok Abah Gaul di Jalan Lawang Gada, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, menawarkan pengalaman yang berbeda. Mie koclok memiliki kuah kental berbasis santan yang dicampur dengan kaldu ayam. Mi disajikan bersama suwiran ayam, irisan telur rebus, tauge, dan taburan bawang goreng. Kombinasi ini menciptakan rasa gurih yang mendalam. Suasana warung yang santai dan interaksi ramah dari pemilik menjadikannya pengalaman makan yang menyenangkan. Harga satu porsi berkisar antara Rp15.000 hingga Rp25.000.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











