Performa PSS Sleman yang Menjanjikan di Pegadaian Championship 2025/2026
PSS Sleman, yang berjuluk Super Elang Jawa, menunjukkan performa yang sangat mengesankan dalam kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Tim asal Sleman ini terus tampil stabil sepanjang musim dan berhasil mencatatkan jumlah kekalahan paling sedikit dibandingkan tim-tim lainnya. Prestasi ini membawa PSS Sleman menjadi pemuncak klasemen sementara Grup Timur.
Kondisi ini memberi peluang besar bagi PSS untuk kembali promosi ke kasta tertinggi, yaitu Super League Indonesia (Liga 1). Saat ini, kompetisi kasta kedua tersebut telah memasuki putaran ketiga atau fase paling krusial. Di fase ini, akan ditentukan tim-tim yang berhak promosi ke Super League serta tim yang harus terdegradasi ke Liga Nusantara (Liga 3).
PSS Sleman masih menyisakan enam pertandingan menuju akhir musim. Pelatih PSS, Ansyari Lubis, meminta para pemainnya untuk menjaga momentum positif hingga akhir kompetisi. Ia menegaskan bahwa semua pertandingan tersisa sangat menentukan karena klub-klub yang berada di bawah PSS juga memiliki target promosi.
“Enam pertandingan tersisa semuanya sangat menentukan. Klub-klub yang berada di bawah kita juga memiliki target promosi. Makanya, kita butuh konsistensi dari seluruh pemain, fokus yang tinggi, serta kerja keras yang maksimal,” ujar Ansyari, Kamis (5/3/2026).
Klasemen Sementara dan Rekor PSS Sleman
PSS Sleman menjadi tim paling meyakinkan pada putaran ketiga setelah mencatatkan tiga kemenangan beruntun. Hasil itu mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 45 poin. Mereka unggul empat poin atas PS Barito Putera yang menempati posisi kedua dengan 41 poin. Perolehan tersebut juga menjadi yang tertinggi dibandingkan tim-tim lain di Championship.
Di klasemen Grup Barat, Adhyaksa FC memimpin dengan 40 poin. PSS juga tercatat sebagai tim dengan jumlah kekalahan paling sedikit, yakni hanya dua kali. Selain itu, PSS juga mengoleksi kemenangan terbanyak dengan 13 kemenangan. Dari total 21 pertandingan, PSS telah mencetak 39 gol dan baru kebobolan 15 gol sepanjang musim.
Menariknya lagi, tim yang diperkuat Kim Jeffrey Kurniawan dan kolega juga memiliki rekor tak terkalahkan di kandang. Dari 11 laga kandang, PSS meraih delapan kemenangan dan tiga hasil imbang.
Meski berada di jalur positif menuju promosi, Ansyari tetap mengingatkan para pemainnya untuk tidak lengah menghadapi lawan-lawan berikutnya. “Saya kira persaingan akan semakin ketat. Yang pasti, kami harus bekerja lebih keras lagi karena momentum ini harus terus kami jaga,” tegasnya.
Libur Latihan dan Persiapan Berikutnya
Setelah menjalani pertandingan pekan ke-21 melawan Persela Lamongan, PSS Sleman meliburkan para pemainnya. Manajer tim PSS, Kim Jeffrey Kurniawan, menjelaskan bahwa keputusan meliburkan latihan telah melalui prosedur dan pertimbangan bersama tim pelatih serta manajemen. “Pasca-pertandingan lawan Persela Lamongan, manajemen memberikan waktu libur selama tiga hari kepada para pemain,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus memulihkan kondisi mental para penggawa Super Elja. Terlebih, PSS baru akan kembali bertanding di kompetisi kasta kedua sekitar 26 hari lagi atau setelah Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. “Ini hal penting untuk mengembalikan kondisi baik secara fisik maupun mental. Kompetisi masih panjang, jadi kami harus menjaga kondisi tetap optimal,” tambah Kim.
Setelah masa libur berakhir, skuad berjuluk Laskar Sembada dijadwalkan kembali menjalani latihan pada Jumat (6/3/2026) dan Sabtu (7/3/2026). Sesi latihan tersebut difokuskan untuk menjaga ritme permainan serta memastikan para pemain tetap berada dalam kondisi kompetitif.
Adapun laga terdekat PSS akan digelar setelah libur Lebaran saat menghadapi Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (29/3/2026).
Klasemen dan Persaingan di Grup Timur
Di klasemen sementara Grup Timur, PSS Sleman saat ini memuncaki tangga klasemen dengan koleksi 45 poin dari 21 pertandingan. Mereka unggul empat angka atas Barito Putera di posisi kedua, serta terpaut lima poin dari Kendal Tornado FC dan Persipura Jayapura yang menempati peringkat ketiga dan keempat.
Super Elang Jawa mencatatkan hattrick kemenangan di putaran ketiga setelah menumbangkan Persela Lamongan 1-0 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026). Kemenangan ini melengkapi dua hasil positif sebelumnya saat PSS mengalahkan Deltras FC dan Persipura Jayapura. Kini PSS mengoleksi 45 poin dari 21 pertandingan.
Persaingan di bawah PSS juga berlangsung sengit. Persipura kembali menelan kekalahan dari Kendal Tornado FC, membuat Mutiara Hitam turun ke posisi keempat dengan 40 poin. Kendal naik ke peringkat ketiga dengan poin sama, namun unggul head to head. Sementara itu, Barito Putera sukses mengalahkan Deltras FC dan kini menempati posisi kedua dengan 41 poin.
Strategi dan Kesiapan Menghadapi Pertandingan Berikutnya
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menilai seluruh pertandingan sisa akan sangat menentukan dalam perebutan tiket promosi. “Ya, saya kira ini pertandingan semua nanti yang di belakang kita nanti itu semua menentukan. Karena kita lengah sedikit, pasti ada klub yang di bawah kita akan naik gitu lho. Jadi kita butuh konsistensi dari seluruh pemain, butuh fokus, butuh kerja keras,” ujar Ansyari.
Ia mengakui hasil pertandingan tim pesaing membuat persaingan semakin ketat dan meminta seluruh elemen PSS untuk menjaga momentum positif yang tengah menaungi Laskar Sembada sejauh ini. “Ya, mudah-mudahan kita juga baru tahu ini Persipura bisa kalah dari Tornado, Barito bisa menang lawan Deltras. Jadi saya kira pertarungan makin sengit. Yang pasti kita terus harus lebih kerja keras lagi karena momentum ini harus terus kita jaga. Saya kira itu,” katanya.
Terkait strategi saat menghadapi Persela, Ansyari menyebut gol cepat memang menjadi bagian dari skema permainan. “Iya, itu salah satu taktik kita juga ya. Karena ketika kita bisa membuat satu gol, itu kepercayaan diri pemain juga pasti akan meningkat gitu lho,” ulasnya. “Tetapi situasinya juga Persela tim yang bagus, mereka punya pemain yang punya kecepatan dan itu juga menyulitkan kita. Untungnya kita punya pertahanan yang solid dan kekompakan, itu yang jadi poin di pertandingan ini,” jelasnya.











