My WordPress Blog

Ciri-ciri WA Disadap dan Cara Mengatasinya, Waspadai Penipuan via Akun WA

Waspada! Ini Ciri-Ciri WhatsApp Diretas dan Cara Mengatasinya

WhatsApp menjadi salah satu aplikasi pesan instan yang paling populer di dunia. Namun, seiring dengan semakin maraknya kasus penipuan hingga penyadapan lewat WhatsApp, pengguna perlu lebih waspada. Tidak jarang, ciri-ciri akun WhatsApp diretas sering kali tidak disadari oleh pengguna. Berikut adalah beberapa tanda-tanda bahwa akun WhatsApp Anda mungkin telah diretas.

Ciri-Ciri Akun WhatsApp Diretas

  1. Akun WhatsApp terlihat aktif di perangkat asing

    Saat terhubung ke WhatsApp versi web (WhatsApp Web), pengguna bisa memeriksa perangkat mana saja yang tertaut dengan akun tersebut melalui opsi “Perangkat Tertaut” di aplikasi WhatsApp ponsel.

  2. Ada pesan atau chat di WhatsApp yang asing

    Terdapat pesan atau chat yang tidak dibuat oleh pengguna sendiri.

  3. Pesan WA dihapus tanpa sepengetahuan pengguna

    Beberapa pesan hilang tanpa diketahui alasan.

  4. Ada panggilan telepon di WhatsApp yang bukan dibuat oleh pengguna

    Panggilan masuk yang tidak dikenali.

  5. Akun WhatsApp terlihat online padahal pengguna tidak sedang menggunakannya

    Status online muncul meskipun pengguna tidak sedang aktif.

  6. Chat yang masuk terbaca sendiri

    Pesan yang masuk terbaca tanpa pengguna melakukan tindakan apa pun.

  7. Ada status WA asing

    Status yang tidak dibuat oleh pengguna sendiri muncul.

  8. Ada SMS masuk berisi kode OTP yang tidak diperlukan

    Kode OTP untuk login WhatsApp muncul meskipun akun sudah aktif.

  9. Profil akun WhatsApp berubah sendiri

    Nama atau foto profil berubah tanpa sepengetahuan pengguna.

  10. Akun WhatsApp tiba-tiba logout

    Akun keluar dari aplikasi tanpa pengguna melakukan pengaturan.

Cara Mengatasi Akun WhatsApp yang Diretas

Jika Anda curiga atau telah mendeteksi adanya penyadapan di aplikasi WhatsApp, ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar data penting di WhatsApp tidak disalahgunakan.

1. Buat Pengumuman di Media Sosial

Jika akun Anda telah diretas, segera beri tahu teman dan keluarga. Peretas mungkin akan mengirimkan pesan atau tautan palsu dari akun Anda. Langkah-langkahnya:

  • Membuat pengumuman di media sosial lain atau menghubungi langsung kerabat.
  • Memberitahu mereka untuk tidak membuka atau mengklik tautan atau lampiran apa pun yang dikirim dari akun Anda.
  • Menyarankan kerabat memeriksa kembali setiap komunikasi dengan Anda dengan cara menghubungi langsung.
  • Meminta mereka untuk mengambil tangkapan layar dari pesan, tautan, dan lampiran yang mencurigakan, tetapi hindari untuk membukanya.

2. Keluar dari Semua Perangkat

WhatsApp memungkinkan pengguna untuk mengakses akun di berbagai perangkat. Bisa jadi peretasan terjadi karena pengguna lalai tidak logout. Caranya:

  • Buka akun WhatsApp di HP utama.
  • Ketuk titik tiga di pojok kanan atas.
  • Pilih “Linked devices”.
  • Ketuk salah satu tautan WA yang terhubung di perangkat lain.
  • Pilih “Log out” untuk mengeluarkan akun dari semua perangkat.

3. Install Ulang Aplikasi

Saat mengetahui akun WhatsApp tiba-tiba keluar dari perangkat, segera hapus, kemudian unduh dan instal aplikasi kembali. Setelah itu, masuk menggunakan nomor WhatsApp yang telah diretas. Pengguna akan diminta verifikasi akun dengan memasukkan kode OTP yang dikirimkan via SMS. Jika kode OTP telah digunakan oleh peretas, pengguna mungkin harus menunggu sekitar 12 jam untuk mendapatkan kode baru.

4. Aktifkan Otentikasi Dua Faktor

Jika belum mengaktifkan keamanan ganda, segera lakukan. Cara mengaktifkan otentikasi dua faktor di WhatsApp:

  • Buka “Setelan” pada aplikasi WhatsApp.
  • Ketuk “Akun” lalu pilih “Verifikasi dua langkah” lalu pilih “Aktifkan”.
  • Masukkan alamat email yang bisa diakses.
  • Konfirmasikan alamat email dan ketuk “Simpan” atau “Selesai”.

5. Login Ulang Akun WhatsApp

Jika beberapa ciri menunjukkan akun WhatsApp telah disadap, pengguna bisa mencoba menginstal ulang aplikasi. Caranya:

  • Hapus aplikasi WhatsApp.
  • Unduh dan instal kembali.
  • Masuk menggunakan nomor telepon yang dipakai sebagai akun.
  • Verifikasi akun dengan memasukkan kode 6 digit yang diterima melalui SMS.

6. Melaporkan ke Alamat Email Dukungan WhatsApp

Jika cara di atas belum berhasil, pengguna bisa melaporkan langsung masalah penyadapan akun melalui email ke alamat support@whatsapp.com. Pengguna bisa menyampaikan detail kronologi kejadian, termasuk kapan dan bagaimana akun diretas. Tim WhatsApp akan melakukan investigasi terkait laporan pengguna untuk mengidentifikasi pola peretasan.

Dengan mengaktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah, pengguna akan diminta untuk memasukkan pin pengaman tambahan selain kode OTP saat login akun di WhatsApp. Fitur ini bisa diaktifkan di dalam opsi “Akun” pada menu pengaturan di aplikasi WhatsApp.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *