Pembelaan Fairuz A Rafiq terhadap Irish Bella
Artis Irish Bella kini menjadi sorotan setelah dituduh meninggalkan mantan suaminya, Ammar Zoni, saat sedang menghadapi masalah hukum terkait narkoba. Kini, ia telah menikah dengan Haldy Sabri yang dikenal memiliki kekayaan yang cukup besar. Tudingan ini membuat banyak netizen mengkritik tindakan Irish Bella, terutama karena mereka menganggap bahwa ia pergi pada saat Ammar berada di titik terendah dalam hidupnya.
Namun, Fairuz A Rafiq, sahabat dekat Irish Bella, memberikan pembelaan terhadapnya. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya benar. Menurut Fairuz, Irish Bella tidak meninggalkan Ammar Zoni saat ia sedang susah. Sebaliknya, ia justru memberikan dukungan dan kesempatan selama masa pernikahannya.
Fairuz mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui secara langsung bagaimana situasi sebenarnya dalam rumah tangga Irish Bella. Ia merasa perlu meluruskan kabar yang dinilai tidak sesuai dengan fakta. “Jadi kalau ada yang bilang Ibel itu disaat susah terus ditinggalin gitu si mantan, itu salah besar,” ujarnya.
Menurut Fairuz, perjuangan Irish Bella selama ini tidak diketahui oleh banyak orang. Ia menyebut bahwa Ibel sudah berusaha dan memberikan berbagai kesempatan dalam pernikahannya. “Bagaimana Ibel itu banyak memberikan kesempatan, aku tau banget. Jadi salah banget (berita yang beredar). Itulah pentingnya kita enggak boleh menilai orang dari yang kita lihat doang,” tambahnya.
Fairuz juga menepis anggapan bahwa pernikahan Irish Bella dengan Haldy Sabri dilatarbelakangi alasan materi. Ia memastikan bahwa keputusan tersebut bukan sesuatu yang dilakukan secara tergesa-gesa. “Dia (Ibel) bukan serta-merta terus nikahin orang gara-gara harta tuh enggak. Dan itu benar, pribadi suaminya (sekarang) juga MasyaAllah,” jelasnya.
Fairuz menyayangkan komentar miring yang menurutnya tidak memahami situasi sebenarnya. Ia menilai banyak orang hanya menilai dari permukaan tanpa mengetahui cerita di baliknya. “Maksudnya suka aneh-aneh deh bilang pas susah ditinggalin, ya enggak gitu. Lu kan pada enggak tau ceritanya gimana, susahnya dia berjuang sampai ada di titik ini gitu loh,” tutupnya.
Kekecewaan Kamelia terhadap Ammar Zoni
Selain Irish Bella, sosok Kamelia juga menjadi perhatian dalam kasus ini. Sebagai dokter yang menjalin hubungan asmara dengan Ammar Zoni, ia menjadi satu-satunya yang setia mendampingi aktor tersebut selama proses hukum berlangsung. Ia terlihat rutin hadir dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk memberikan dukungan kepada Ammar.
Meski begitu, Kamelia tampak lesu dan sedikit gusar usai interaksinya dengan Ammar di ruang sidang. Ammar dikabarkan sempat membentak Kamelia, hingga memicu reaksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta sang aktor untuk menurunkan nada bicara dan menahan diri.
Usai persidangan, kekecewaan lantas terucap dari mulut Kamelia. Ia mengungkit rasa lelah, baik fisik maupun mental, dalam mendampingi Ammar selama ini. “Setiap pertemuan sama pengacara, setiap pertemuan sama pihak rutan, itu aku yang ketemu. Tidak ada satu pun saudaranya, tantenya, adiknya. Enggak ketemu,” tutur Kamelia dengan nada getir.
Kamelia mengaku sempat menjemput paksa adik Ammar agar mau terlibat dalam proses pendampingan, namun hasilnya nihil. Urusan administratif hingga komunikasi harian dengan berbagai pihak akhirnya tetap jatuh ke pundaknya sendiri. Kelelahan yang dirasakan Kamelia bukan sekadar fisik, melainkan emosional.
Ia mengakui sempat terlintas pikiran untuk pergi meninggalkan Ammar yang kembali tersandung kasus barang haram tersebut. Namun, rasa tanggung jawab moral menahannya. “Jodoh itu di tangan Allah. Mau berjodoh atau tidak, aku ikhlas. Tapi, egois enggak sih kalau setelah dia kena kasus aku malah meninggalkan?” ungkapnya sambil menitikkan air mata.
Kekecewaannya menjadi-jadi setelah Ammar tak bisa menghadirkan saksi kunci untuk mengungkap dugaan pemerasan aparat yang diungkapkannya. Situasi tersebut membuat Kamelia pesimis Ammar Zoni divonis bebas atas tuduhan sebagai pengedar narkoba dalam lapas.
Di sisi lain, Kamelia merasa memiliki kewajiban untuk memastikan Ammar mendapatkan keadilan, terutama karena ia mengklaim tahu persis perubahan sikap Ammar selama di dalam rutan sebelum akhirnya kembali terjerat. “Kalau aku tinggalkan, siapa lagi yang mau mengurus dia? Karena aku yang tahu semuanya. Tiap hari aku kunjungan ke dia,” tambahnya lirih.
Meskipun setiap hari harus menahan lelah karena rutin membesuk dan mengawal persidangan, Kamelia menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya adalah memastikan proses hukum Ammar selesai dengan maksimal. Terkait masa depan hubungan mereka, Kamelia memilih untuk tidak lagi berekspektasi tinggi. Baginya, komitmennya mendampingi Ammar saat ini sudah melampaui sekadar urusan hati atau rasa sayang.
“Alhamdulillah prosesnya sudah sampai sini, tinggal tunggu putusan. Soal jodoh, semua diserahkan saja sama Allah,” tutup Kamelia.
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."











