Pemain Timnas Indonesia Mulai Menancap di Liga Eropa
Kehadiran pemain-pemain Timnas Indonesia di berbagai liga Eropa semakin menarik perhatian publik. Nama-nama seperti Emil Audero, Dean James, Kevin Diks, Mees Hilgers, Elkan Baggot, dan Calvin Verdonk telah menjadi sorotan karena kiprah mereka yang mengesankan. Terbaru, Maarten Paes juga bergabung dengan klub besar Ajax Amsterdam, setelah sebelumnya bermain di Major League Soccer (MLS) bersama FC Dallas.
Performa gemilang dari para pemain ini membuat nama Indonesia semakin naik daun di kancah sepak bola internasional. Tidak hanya itu, dua pemain Timnas Indonesia baru-baru ini masuk dalam Team of the Week di salah satu liga Eropa. Siapa saja mereka?
Justin Hubner: Pemain Belanda yang Menginspirasi
Pemain pertama yang masuk dalam Team of the Week adalah Justin Hubner, bek Timnas Indonesia. Ia berhasil masuk ke dalam daftar tersebut berkat performa apik saat Fortuna Sittard melawan NEC Niejmegen pada pekan ke-25 Liga Belanda.
Hubner tampil sebagai starter dan mencetak satu gol di menit ke-65. Gol tersebut membawa Fortuna Sittard meraih kemenangan dramatis 3-2 atas NEC Niejmegen. Kemenangan ini memperbaiki posisi timnya di klasemen Eredivisie 2025/2026, di mana Fortuna Sittard kini berada di peringkat 10 dengan 32 poin dari 25 laga.
Justin Hubner mendapatkan penghargaan tersebut dari media asing asal Belanda, @espnnl, yang memberikan apresiasi terhadap penampilannya yang luar biasa.
Kevin Diks: Penentu Kemenangan Borussia Monchengladbach
Pemain kedua yang masuk dalam Team of the Week adalah Kevin Diks. Ia berhasil membawa Borussia Monchengladbach meraih kemenangan penting atas Union Berlin di pekan ke-24 Bundesliga 2025/2026.
Diks mencetak satu gol di menit akhir babak tambahan waktu lewat titik putih. Gol tersebut membawa Borussia Monchengladbach menang 1-0 dan naik ke peringkat 12 klasemen Bundesliga 2025/2026 dengan 25 poin dari 24 laga.
Performa gemilang Diks membuatnya masuk dalam daftar Team of the Week Bundesliga pekan ke-24. Namanya sejajar dengan bintang-bintang besar seperti Harry Kane dan Joshua Kimmich.
Maarten Paes: Performa Gemilang tapi Dapat Kritik
Beda dengan Justin Hubner dan Kevin Diks, Maarten Paes justru menerima kritik meski tampil apik untuk Ajax Amsterdam. Ia tampil baik dalam pertandingan melawan PEC Zwolle, dengan dua penyelamatan penting dan rating tertinggi di pertandingan tersebut.
Namun, kritik datang dari pengamat sepak bola asal Denmark, Kenneth Perez. Ia menyatakan bahwa Maarten Paes belum sesuai dengan standar Ajax Amsterdam. Menurut Perez, umpan-umpan yang dikeluarkan oleh Paes dianggap lemah dan membahayakan tim.
“Mereka memiliki penyebab masalah terbesar di depan gawang dalam waktu yang lama,” ujar Perez. Ia juga menyoroti bahwa Paes sering kali melakukan umpan yang tidak tepat, yang bisa mengganggu permainan Ajax.
Selain itu, pengamat lain bernama Marciano Vink juga memberikan kritik serupa. Ia menyatakan bahwa kehilangan penguasaan bola sebanyak 157 kali selama pertandingan melawan PEC Zwolle merupakan hal yang tidak dapat diterima bagi seorang kiper Ajax.
Meski demikian, Maarten Paes berhasil menyelamatkan situasi kritis pada menit ke-65 ketika bola pantul dari tendangannya mengenai rekan pemain PEC Zwolle. Beruntung, ia mampu memperbaiki kesalahan tersebut.
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."











