Semen Padang FC Gagal Raih Kemenangan, Berhasil Samakan Skor 2-2
Semen Padang FC gagal meraih tiga poin dalam laga melawan Malut United di Stadion GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, pada Jumat (20/2/2026) malam. Pertandingan yang berlangsung sengit dan intens ini berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil ini membuat Semen Padang FC masih tertahan di dasar klasemen posisi ke-17 dengan total 16 poin.
Laga antara Kabau Sirah dan Malut United berjalan sangat ketat sejak menit pertama. Meskipun sempat tertinggal 2-0 di babak pertama, Semen Padang FC berhasil bangkit di babak kedua dan mampu menyamakan skor menjadi 2-2. Perubahan strategi dan permainan agresif di babak kedua membantu tim untuk mencetak dua gol balasan.
Intensitas Pertandingan Tinggi
Suporter Semen Padang FC yang tergabung dalam The Kmers menilai laga ini berlangsung dengan intensitas tinggi. Mereka mengapresiasi perjuangan pemain yang tetap berjuang hingga akhir meski harus puas dengan hasil imbang.
Humas dan Infokom The Kmers Mania, Agung Putra, menjelaskan bahwa intensitas pertandingan mencerminkan betapa pentingnya kemenangan bagi kedua tim. “Kedua tim sama-sama menunjukkan bahwa mereka butuh poin penuh. Atmosfer di lapangan sangat terasa tekanannya,” ujarnya.
Ketua Harian sekaligus Dirigen The Kmer’s Mania, Anwar Nurman Bay, menekankan bahwa laga ini merupakan ujian yang sangat sulit bagi mental pemain. Ia berharap Semen Padang FC dapat melakukan evaluasi cepat setelah hasil imbang ini. “Fokus pada konsentrasi lini pertahanan menjadi harga mati jika ingin bertahan di kasta tertinggi,” tambahnya.
Evaluasi dari Pelatih
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya usai bermain imbang 2-2 kontra Malut United. Ia mengakui bahwa dua gol yang bersarang ke gawang Kabau Sirah di babak pertama terjadi akibat kesalahan sendiri yang dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu.
Dejan langsung melakukan evaluasi di ruang ganti setelah tertinggal 0-2. Ia mengganti tiga pemain sekaligus di awal babak kedua dan mengubah skema permainan menjadi lebih menyerang. Perubahan tersebut terbukti efektif. Semen Padang mampu mencetak dua gol balasan dan memaksa laga berakhir imbang 2-2.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama. Semen Padang FC menunjukkan semangat juang tinggi pada babak kedua saat menjamu Malut United. Sempat tertinggal, Kabau Sirah akhirnya mampu memaksakan hasil imbang 2-2 dalam laga yang berlangsung sengit hingga menit akhir.
Memasuki babak kedua, Semen Padang langsung melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya gedor. Firman ditarik keluar dan digantikan Maicon. Ravy Tsouka digantikan Kazaki, sementara Ripal keluar dan Rian masuk menambah energi baru di lapangan.
Pada menit ke-49, Semen Padang mendapatkan peluang emas. Maicon berhasil lepas dari penjagaan pemain Malut United menusuk dari sisi serangan. Namun, ia memilih mengirim umpan silang yang tidak disambut oleh rekan-rekannya.
Tiga menit berselang, Malut United memperoleh kesempatan menambah keunggulan. Mereka mendapatkan tendangan bebas di dalam kotak penalti setelah Rendy Oscario melakukan kesalahan dengan menyentuh bola menggunakan tangan. Beruntung bagi Semen Padang, eksekusi tendangan bebas itu hanya membentur pagar hidup sehingga skor tetap bertahan.
Pada menit ke-65, Malut kembali mengancam. Melalui skema tendangan bebas, sepakan salah seorang pemainnya nyaris menambah gol, namun bola hanya membentur mistar gawang.
Ancaman kembali datang pada menit ke-68. Kesalahan lini belakang Semen Padang dimanfaatkan David Da Silva yang berhadapan satu lawan satu dengan Rendy Oscario. Namun, kiper Semen Padang itu tampil sigap dan berhasil mencuri bola dari kaki David sebelum peluang berubah menjadi gol.
Semen Padang terus berupaya meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-74, Irsyad Maulana masuk menggantikan Kasim Botan. Di sisi lain, Malut United juga melakukan penyegaran di lini pertahanan dengan menarik keluar Taufik Rustam dan memasukkan Abduh Lestaluhu.
Menit ke-83, Maicon kembali menjadi ancaman melalui skema serangan balik. Ia menggiring bola sendirian dan mencoba menyelesaikan peluang tersebut, namun tendangannya masih melebar ke sisi kanan gawang.
Kerja keras Semen Padang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-87. Berawal dari skema tendangan bebas di sisi kiri yang menghasilkan bola liar di kotak penalti, Kianz Froese yang berdiri bebas sukses memanfaatkan situasi tersebut. Gol itu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan membakar semangat tuan rumah.
Memasuki awal injury time babak kedua, Stadion Haji Agus Salim bergemuruh. Umpan silang dari sisi kanan sempat terlalu tinggi dan mengarah ke sisi kiri lapangan. Namun di sana sudah menunggu Maicon yang langsung melepaskan tendangan voli keras ke sudut sempit kanan gawang Malut United. Bola melesat deras dan mengubah skor menjadi 2-2.
Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR, namun setelah pengecekan, wasit mengesahkannya. Kedua tim masih saling melancarkan serangan di sisa waktu pertandingan, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-2.










