Perbincangan Sensitif Antara Denny Sumargo dan Mamah Dedeh
Dalam sebuah episode podcast CURHAT BANG Denny Sumargo, Denny Sumargo atau yang akrab disapa Densu, mengajukan pertanyaan yang cukup menarik perhatian publik. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan kemungkinan seseorang di luar agama Islam bisa masuk surga. Hal ini memicu percakapan mendalam antara Densu dan Mamah Dedeh, seorang pendakwah kondang yang hadir sebagai bintang tamu.
Pertanyaan yang Menarik Perhatian
Densu secara terbuka bertanya apakah seseorang yang tidak beragama Islam bisa masuk surga. Pertanyaan ini dilontarkan dengan nada penasaran, seolah ingin mendapatkan pemahaman lebih dalam dari sudut pandang agama Islam. Mamah Dedeh menjelaskan bahwa berdasarkan sabda Rasulullah, dosa seseorang tidak akan diampuni kecuali ia bertaubat dan mengucapkan dua kalimat syahadat. Bahkan, taubat yang dilakukan sesaat sebelum meninggal pun masih memiliki peluang besar untuk diterima oleh Allah SWT.
“Seandainya masih di sini (sebelum gorgoroh/nafas dari tenggorokan) dia sudah bertaubat kemudian dia mengucapkan kalimat syahadat ketika dia meninggal tidak mustahil dia husnul khatimah,” ujar Mamah Dedeh.
Respons Densu dan Reaksi Mamah Dedeh
Jawaban Mamah Dedeh membuat Densu semakin penasaran dengan statusnya jika dirinya telah membaca syahadat. Ia mengatakan, “Itu saya jadi Islam gak kalau saya udah begitu anggaplah saya udah syahadat ya.” Mamah Dedeh pun merespons dengan doa agar Allah memberikan hidayah kepada Densu.
Lebih dari itu, Densu juga bertanya tentang nasib orang di luar agama Islam. Mamah Dedeh menjawab bahwa hanya Allah yang mengetahui hal itu. Manusia yang rajin beribadah saja belum tentu akan mendapatkan kunci menuju surga.
Komentar Warganet dan Reaksi Publik
Di sisi lain, Densu berharap dia bisa masuk surga bersama-sama. Ucapan ini membuat Mamah Dedeh spontan mengulurkan tangan untuk membantu Densu membaca syahadat. Namun, Densu menolak dan mengatakan agar jangan melakukannya sekarang.
“Gimana kalau misalnya saya tidak masuk Islam sampai saya meninggal akhirnya saya tetap di Kristen ya saya ikut Isa masih bisa gak saya masuk surga nih?” tanya Densu.
Mamah Dedeh menjawab, “Wallahualam itu urusan Allah Den, Mamah aja yang tukang ngomong belum tentu masuk surga tapi kita berusaha masuk surga.”
Ramai tanggapan warganet dalam kolom komentar postingan Instagram Denny Sumargo. Bahkan, Ustadz Derry Sulaiman ikut memberikan dukungan melalui komentarnya yang memberikan emoji hati pada Densu.
Profil Mamah Dedeh
Mamah Dedeh lahir di Ciamis, 5 Agustus 1951. Pemilik nama lengkap Dedeh Rosidah ini menghabiskan masa kecil hingga remajanya di kota kelahiran. Mamah Dedeh merupakan anak seorang mubalig bernama Kiai Haji Sujai. Ia pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA). Di samping itu, Mamah Dedeh memiliki cita-cita menjadi pelukis.
Perjalanan Karier Mamah Dedeh
Mamah Dedeh rupanya sudah terbiasa untuk berceramah dari satu tempat ke tempat lain sejak masih Sekolah Dasar (SD). Kebiasaan berceramah tersebut tetap dilakukannya hingga menempuh pendidikan di Institut Agama Islam Syarief Hidayatullah atau Universitas Islam Negeri.
Tahun 1994, Mamah Dedeh diminta oleh Benyamin Sueb, pemilik Bens Radio untuk mengisi program Ngaji setiap Jumat. Program itu pun mendapat respons baik dari penggemar. Dari situ, Mamah Dedeh diminta mengisi dakwah di Indosiar dengan tajuk “Mamah dan Aa” pada 2007. Namanya pun semakin dikenal dan mendapat banyak undangan dari ibu-ibu pengajian hingga pejabat menteri.
Mamah Dedeh juga berdakwah dengan buku. Buku pertama yang ia tulis adalah “Curhat ke Mamah Dedeh: Menuju Keluarga Sakinah”. Ia semakin eksis di televisi dan dipercaya mengisi beragam program dengan nama berbeda, tetapi dengan nama Mamah. Beberapa program yang dipandunya adalah Mamah dan Aa, Ceramah (ceria Bersama mamah), Mamah On The Street, Mamah dan Aa Beraksi, serta Hati ke Hati bersama Mamah Dedeh.











