Latar Belakang dan Perjalanan Karier Aminuddin
Aminuddin adalah seorang dokter spesialis kandungan yang kini menjabat sebagai Wali Kota Probolinggo periode 2025–2030. Ia memiliki latar belakang kuat di bidang kesehatan, pendidikan, dan politik. Sebelum menjadi pemimpin daerah, ia dikenal sebagai dokter spesialis obstetri dan ginekologi sekaligus pemilik Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Amanah di Kota Probolinggo.
Selain praktik medis, Aminuddin juga aktif dalam kegiatan sosial kesehatan serta dunia pendidikan melalui perannya sebagai tenaga pengajar di sejumlah institusi kesehatan. Karier politiknya semakin menonjol setelah bergabung dengan Partai Gerindra hingga menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Probolinggo periode 2019–2024 dan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo.
Kehidupan Awal dan Latar Belakang Keluarga
Aminuddin lahir pada 30 Januari 1969, ia merupakan anak keempat dari delapan bersaudara. Kehidupan masa kecilnya diwarnai berbagai tantangan ekonomi yang membentuk karakter dan semangat juangnya sejak dini. Sejak kecil, ia membantu perekonomian keluarga dengan berjualan es, kerupuk, hingga mainan anak-anak. Meski hidup dalam keterbatasan, semangat belajar dan kerja kerasnya tidak pernah surut.
Awalnya, Aminuddin bercita-cita menjadi anggota ABRI. Namun sebuah kecelakaan mengubah arah hidupnya sehingga ia memilih menempuh pendidikan di bidang kedokteran. Keputusan tersebut menjadi titik awal perjalanan panjangnya di dunia kesehatan.
Setahun setelah lulus sebagai dokter, ia menikah dengan rekan se-fakultasnya, dr. Evariani, M.Kes. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak.
Perjalanan Pendidikan dan Karier Medis
Pendidikan dasar Aminuddin dimulai di SD YPP Pendopo Pertamina Sumbagsel (1976–1982), kemudian melanjutkan ke SMP YPP Pendopo Pertamina Sumbagsel (1982–1985), dan SMA Xaverius 1 Palembang (1985–1988). Ia kemudian menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Sriwijaya dan meraih gelar dokter pada 1994. Ia melanjutkan pendidikan spesialis Obstetri dan Ginekologi di universitas yang sama pada 2002.
Selain itu, ia juga meraih gelar Magister Manajemen Kesehatan dari Institut Manajemen Nasional Indonesia serta menyelesaikan pendidikan konsultan di Universitas Brawijaya pada 2016.
Karier medisnya dimulai di Pertamina Pusat pada 1994–1995, kemudian bertugas di Puskesmas Lunto, Sumatra Barat, pada 1996–1999 dan dinobatkan sebagai dokter teladan. Ia juga pernah bertugas sebagai dokter spesialis di RS Arga Makmur dan Curup, Bengkulu.
Sejak 2003 hingga 2017, ia mengabdi di sejumlah rumah sakit, antara lain RSUD Tongas, RSUD Moh. Saleh, dan RS Dharma Husada. Pada 2008, ia mendirikan RSIA Amanah dan hingga kini berperan sebagai dokter obgyn konsultan di rumah sakit tersebut.
Kiprah di Dunia Pendidikan dan Kegiatan Sosial
Selain menjalani praktik medis, Aminuddin juga aktif di dunia pendidikan kesehatan. Ia tercatat pernah mengajar di STIKES Hafshawati Genggong, STIKES Nurul Jadid Paiton, Universitas Wijaya Kusuma, serta STIKES Majapahit Mojokerto. Kiprahnya di bidang kesehatan juga diiringi kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ia aktif mengadakan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan ibu hamil gratis, sunatan massal, hingga donor darah. Tak hanya itu, ia juga menggagas pembentukan Posyandu Lansia untuk menjaga kesehatan masyarakat lanjut usia. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepeduliannya terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui rumah sakit yang didirikannya, Aminuddin juga menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan sosial tersebut disebut menjadi bagian dari komitmennya untuk memperluas manfaat pelayanan kesehatan.
Karier Politik hingga Menjadi Wali Kota Probolinggo
Karier politik Aminuddin dimulai ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Probolinggo pada 2019. Dalam periode tersebut, ia menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra hingga 2024 serta memimpin DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo. Sebagai anggota dewan, ia dikenal aktif memperjuangkan program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan politiknya. Aminuddin kemudian terpilih sebagai Wali Kota Probolinggo periode 2025–2030. Ia memimpin pemerintahan daerah bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari sejak 20 Februari 2025.
Kiprahnya di dunia kesehatan, pendidikan, dan politik menjadikan Aminuddin dikenal sebagai sosok pemimpin yang memiliki latar belakang profesional sekaligus pengalaman sosial yang luas dalam melayani masyarakat.
Harta Kekayaan Aminuddin
Harta kekayaan Aminuddin tercatat mencapai Rp43.280.443.000. Nilai tersebut berasal dari berbagai aset berupa tanah dan bangunan, alat transportasi, surat berharga, serta kas dan setara kas. Aset tanah dan bangunan menjadi komponen terbesar dengan nilai sekitar Rp15,03 miliar yang tersebar di Kota Probolinggo, Surabaya, Malang, hingga Denpasar.
Selain itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp9,9 miliar dan kas serta setara kas sekitar Rp9,2 miliar. Untuk alat transportasi, ia tercatat memiliki sepeda motor Harley Davidson tahun 2011 serta mobil Alphard dan Camry. Ia juga memiliki surat berharga dan aset lainnya dengan nilai miliaran rupiah.
Secara keseluruhan, laporan tersebut menunjukkan Aminuddin tidak memiliki catatan utang sehingga total kekayaan bersihnya mencapai lebih dari Rp43,2 miliar.











