Persija Jakarta dan Arema FC Memperkuat Skuad Jelang Big Match
Persija Jakarta dan Arema FC sama-sama memperkuat skuad mereka menjelang big match pekan ke-20 Super League 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (8/2/2026) malam. Laga ini menjadi pertandingan krusial bagi kedua tim yang sedang berjuang untuk menempati posisi terbaik di klasemen sementara.
Persija Menambah Amunisi di Berbagai Lini
Persija Jakarta melakukan sejumlah perubahan dalam skuatnya, termasuk mendatangkan beberapa pemain baru untuk menjaga persaingan papan atas. Salah satu penambahan terbaru adalah Mauro Nils Zijlstra, striker muda Indonesia yang dipastikan akan memperkuat lini depan Macan Kemayoran. Selain itu, Persija juga menggaet Alaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, dan Shayne Pattynama untuk meningkatkan kualitas skuad.
Mauro Zijlstra menyampaikan rasa senangnya atas tawaran yang diterimanya dari Persija. Ia mengatakan bahwa tim sedang melakukan pekerjaan yang bagus dan berada di posisi ketiga klasemen sementara. Namun, ia masih harus bersaing dengan Eksel Runtukahu, Gustavo Almeida, dan Alaeddine Ajaraie untuk mendapatkan tempat utama di starting XI.
Berikut adalah line up terkuat Persija Jakarta:
- Carlos Eduardo
- Rizky Ridho
- Paulo Ricardo
- Fajar Fathurrahman
- Shayne Pattynama
- Van Basty Sousa
- Hanif Sjahbandi
- Dony Tri Pamungkas
- Allano Lima
- Maxwell Souza
- Gustavo Almeida
Pelatih: Mauricio Souza
Arema FC Mengandalkan Bek Anyar
Di sisi lain, Arema FC mengandalkan bek anyar asal Brasil, Walisson Maia, yang berpeluang debut dalam laga melawan Persija Jakarta. Walisson Maia disiapkan oleh pelatih Marcos Santos untuk pertandingan tersebut. Pemain berusia 34 tahun ini memiliki pengalaman panjang di kompetisi elit Serie A Brasil dan telah membawa timnya promosi.
Walisson Maia mengikuti latihan bersama tim sejak diperkenalkan oleh Singo Edan pada Kamis (5/2/2026). Meski belum pasti bisa tampil, ia cukup antusias dan ingin segera bermain untuk Arema FC. Pelatih Marcos Santos mengungkapkan bahwa jika Walisson tidak bisa tampil, ia sudah menyiapkan penggantinya.
Arema FC memperkenalkan Walisson Maia sebagai bentuk evaluasi menyeluruh dari manajemen dan jajaran tim pelatih. Keputusan ini diambil setelah Arema FC melepas Odivan Koerich dan membutuhkan tambahan tenaga di sektor belakang.
Walisson Maia lahir di Natividade, Brasil pada 21 Agustus 1991. Karier sepak bolanya dimulai saat ia bermain untuk Coritiba di Serie A Brasil pada 2012. Meskipun awal karier tidak mulus, ia kemudian bermain di Serie B dan Serie C sebelum kembali ke liga tertinggi Brasil pada 2015. Total selama empat tahun bermain di Coritiba, Walisson mencatatkan 88 pertandingan dengan torehan 3 gol dan 1 assist.
Kedatangan Pemain Baru untuk Meningkatkan Kedalaman Skuad
Kedatangan pemain baru seperti Mauro Zijlstra dan Walisson Maia menunjukkan bahwa baik Persija Jakarta maupun Arema FC sedang berusaha memperkuat kedalaman skuad mereka. Hal ini sangat penting mengingat kompetisi Super League 2025/2026 masih berlangsung hingga akhir musim.
Laga antara Persija Jakarta dan Arema FC di SUGBK akan menjadi pertandingan yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola tanah air. Kedua tim memiliki ambisi kuat untuk meraih kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











