Pengakuan Nia Ramadhani Mengenai Isu Perselingkuhan Suaminya
Sebuah isu mengenai retaknya rumah tangga Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie menyebar luas di media sosial. Isu ini muncul setelah sebuah akun yang mengaku sebagai selingkuhan Ardi Bakrie memposting pesan yang menyatakan permintaan maaf kepada Nia Ramadhani.
“Untuk Nia Ramadhani, istri Ardi Bakrie. Maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada niat dalam hatiku untuk menyakitimu dan anakmu. Atau membuat hancur rumah tanggamu. Pertemuan antara aku dan Mas Ardi hanya lima kali. Tanpa prasangka atau niat buruk sedikitpun. Bahkan tidak untuk merebut apa yang selama ini ada padamu. Aku bahkan melepas harga diri dan nama baikku. Berat mengakui kesalahan dan aib ini. Maaf,” tulis akun @dian_saras_sutrisno.
Setelah pengakuan tersebut, berita tentang perceraian Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mulai beredar di berbagai platform media sosial. Namun, melalui asisten pribadinya, Nia Ramadhani membantah isu tersebut.
Tere, asisten Nia Ramadhani, memastikan bahwa tidak ada gugatan cerai seperti yang ramai diberitakan. Ia menegaskan bahwa pasangan ini masih baik-baik saja dan tidak sedang menghadapi masalah rumah tangga.
“Intinya itu hoaks. Mereka baik-baik saja. Berita itu cuma hoaks,” kata Tere saat dikonfirmasi.
Ia juga meminta publik untuk tidak mudah percaya terhadap kabar yang belum jelas kebenarannya. Hal ini menjadi penting mengingat isu perceraian Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie muncul kembali di TikTok.
Isu Perceraian di TikTok
Isu perceraian Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mencuat di media sosial TikTok. Akun @dede*** mengunggah narasi yang menyebut bahwa Ardi Bakrie ketahuan selingkuh dan Nia Ramadhani meminta cerai. Namun, hingga kini tidak ada pernyataan resmi dari Nia Ramadhani maupun Ardi Bakrie terkait isu tersebut.
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie resmi menikah pada 1 April 2010. Pernikahan mereka menjadi sorotan publik karena menggabungkan Nia yang saat itu berada di puncak popularitas sebagai aktris dengan Ardi Bakrie, putra dari pengusaha dan politikus ternama Aburizal Bakrie.
Dari pernikahan ini, mereka memiliki tiga orang anak. Selama lebih dari satu dekade, pasangan ini dikenal jarang terlibat isu miring. Keharmonisan keluarga mereka sering ditampilkan melalui berbagai kesempatan, baik di acara publik maupun media sosial.
Profil Ardi Bakrie
Ardi Bakrie adalah generasi ketiga penerus bisnis Grup Bakrie, konglomerasi bisnis yang dibangun Achmad Bakrie, seorang saudagar komoditas perkebunan asal Lampung. Ardi Bakrie meneruskan estafet bisnis sang ayah, Aburizal Bakrie, pengusaha dan politikus yang akrab disapa Ical atau ARB.
Ardi Bakrie bersama dengan saudaranya, Anindya Bakrie, serta beberapa kerabatnya mengelola sejumlah perusahaan milik Grup Bakrie. Saat ini, ia menjabat sebagai direksi dan komisaris di beberapa perusahaan keluarganya.
Usai lulus dari Georgetown University dan McCallum Graduate School of Business AS, namanya langsung diorbitkan untuk menduduki beberapa posisi penting di Grup Bakrie. Ia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk atau Grup Viva. Di induk perusahaan media itu, Ardi Bakrie mendampingi saudaranya, Anidya Novyan Bakrie, yang menjabat sebagai presiden direktur.
Grup Viva adalah salah satu konglomerasi media di Indonesia. Beberapa perusahaan media di bawah Grup Viva antara lain stasiun televisi TV One, stasiun televisi ANTV, dan media daring Vivanews.
Jabatan lainnya Ardi Bakrie adalah Presiden Komisaris PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV), dan Wakil Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk. Ia juga menjabat posisi direksi dan komisaris di perusahaan Grup Bakrie lainnya.
Saat ini, ia tercatat sebagai Komisaris Utama PT Lativi Mediakarya dan Direktur PT Bakrie Global Ventura. Sebelumnya, Ardi Bakrie sempat menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Viva Media Baru, Komisaris PT Asia Global Media, dan Presiden Direktur PT Lativi Mediakarya.
Bisnis Grup Bakrie
Pada tahun 2007 hingga 2009, disebut-sebut sebagai puncak kejayaan bisnis perusahaan-perusahaan Grup Bakrie, terutama bisnis tambang batu bara. Saat booming komoditas batu bara, saham-saham perusahaan yang terafiliasi Grup Bakrie di pasar modal mengalami kenaikan tajam.
Aburizal Bakrie, mantan Ketum Partai Golkar dan anak pendiri Grup Bakrie Ahmad Bakrie, bahkan dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Sentimen positif saham Grup Bakrie juga tak bisa dilepahkan dari Aburizal Bakrie di lingkaran kekuasaan.
Ia sempat duduk di pemerintahan sebagai Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat periode 2005-2009. Lalu sebelumnya sebagai Menko Bidang Perekonomian periode 2004-2005.
Di era jayanya, Grup Bakrie juga mendirikan kampus yakni Universitas Bakrie. Perguruan tinggi ini berlokasi di Jalan Rasuna Said, Jakarta. Namun saat ini, kinerja beberapa perusahaan Grup Bakrie mulai meredup.
Di pasar modal, banyak saham perusahaan Grup Bakrie tercatat sebagai saham gocap atau seharga Rp 50 per lembarnya, nilai saham paling rendah di BEI. Selain meredup, bahkan beberapa perusahaan diterpa masalah seperti Bakrie Life dan Bakrie Telecom.
Beberapa perusahaan Grup Bakrie juga disebut-sebut dalam perkara kasus pembelian saham oleh PT Jiwasraya (Persero). Grup Bakrie juga hingga kini masih tersandera masalah lumpur Lapindo.
Krisis yang menerpa bak efek domino, di mana saat itu saham perusahaan-perusahaan milik Grup Bakrie satu per satu meredup. Kini estafet perusahaan Grup Bakrie mulai banyak dikelola oleh generasi ketiga Keluarga Bakrie seperti Ardi Bakrie dan Anindya Bakrie.
Beberapa perusahaan besar milik Grup Bakrie yang tercatat di BEI antara lain PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Bakrieland Development Tbk (ELYT), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS).
Berikutnya PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), dan PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP).
Pernah Terjerat Kasus Narkoba
Pihak keluarga Bakrie akhirnya memberikan pernyataan resmi berkait kasus penyalahgunaan narkoba Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani. Melalui juru bicaranya, Lalu Mara Satriawangsa, Aburizal Bakrie menyampaikan bahwa peristiwa ini adalah sebuah cobaan untuk keluarganya.
“Dan terakhir Pak Rizal menyampaikan bahwa apa yang terjadi ini adalah cobaan yang beliau hadapi dengan sabar dan tabah dan mendukung penuh apa yang terjadi pada putranya agar cepat selesai,” kata Lalu saat ditemui di Polres Jakarta Pusat.
Selain itu, Aburizal Bakrie juga mengambil hikmah atas kejadian yang menimpa keluarganya. Pihak keluarga selanjutnya akan memberikan dukungan sepenuhnya agar proses hukum bisa berjalan dengan lancar.
“Keluarga mendukung dan telah memberi maaf. Dan Pak Ardi dan Bu Nia juga sudah meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada orangtua dan keluarga,” kata Lalu.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











