Persiapan dan Pengujian Mobil untuk Musim 2026 di Montmelo
Pengujian Formula 1 di Montmelo akan dimulai dengan setiap tim memiliki kesempatan untuk memilih tiga hari dari lima hari yang tersedia untuk turun ke lintasan. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan dan mengembangkan mobil mereka guna menghadapi musim 2026. Lintasan Catalan, yang akan menjadi tempat utama bagi tim Formula 1, memiliki akses terbatas hanya untuk peserta resmi. Ini merupakan tes tertutup yang tidak dapat diakses oleh siapa pun selain para tim.
Pirelli, sebagai penyedia ban tunggal untuk ajang balap dunia ini, akan membawa tiga campuran terkeras dari jajarannya untuk musim baru F1. Mulai besok hingga Jumat, kita akan melihat C1 (campuran paling keras), C2 yang dianggap sebagai Medium, dan C3, yang berperan sebagai Soft. Pemilihan campuran ini bukanlah hal baru, karena Pirelli selalu menggunakan kombinasi serupa untuk Circuit de Barcelona-Catalunya. Desain lintasan yang menuntut beban lateral tinggi membuat pabrikan Milan ini memilih ban terkerasnya. Diketahui bahwa ban-ban ini selalu bekerja dengan baik di aspal Catalan.

Selain ban slick, Pirelli juga akan menyediakan ban Intermediate dan Full Wet untuk kondisi basah ekstrem. Prakiraan cuaca di Granollers dan Montmelo menunjukkan kemungkinan hujan pada dua dari lima hari pengujian, terutama pada hari Rabu dan Kamis. Hal ini dapat mendorong beberapa tim untuk memilih setidaknya satu hari dengan potensi hujan untuk menguji ban Pirelli 2026 untuk kondisi basah pada mobil balap baru mereka.
Meskipun beberapa mobil balap telah melakukan debutnya di lintasan untuk shakedown pribadi atau filming day di lintasan basah, perlu dicatat bahwa ban-ban tersebut adalah ban “demo”, bukan ban yang digunakan selama musim untuk grand prix Formula 1.
Selain itu, Pirelli juga telah merilis daftar pilihan ban yang digunakan oleh tim-tim dalam tiga hari uji coba di tanah Catalan. Dari tim-tim papan atas, terlihat bahwa empat tim teratas musim lalu membuat pilihan yang sangat berbeda satu sama lain.
McLaren, misalnya, memilih jumlah ban yang cukup untuk ketiga campuran ban kering: 4 Hard, 10 Medium, dan 6 Soft. Pilihan serupa juga dilakukan oleh Ferrari dengan 4 Hard, 12 Medium, dan 3 Soft. Tim Cavallino lebih fokus pada ban Medium, dengan 12 set ban.
Mercedes dan Red Bull memiliki kesamaan dalam pemilihan ban. Keduanya menghindari memilih set ban dari salah satu dari tiga campuran. Mercedes tidak memilih C2, sedangkan Red Bull tidak memilih C1. Tim MIlton Keynes hanya menginginkan satu set Medium, sehingga mereka dapat mengandalkan 18 set Soft. Dalam hal ini, mereka adalah tim yang memiliki set terbanyak. Williams dengan 17 set juga memiliki banyak set, tetapi tim yang dipimpin oleh James Vowles telah mengumumkan secara resmi bahwa mereka tidak akan hadir dalam Shakedown di Barcelona.
Hal kedua yang sama antara tim yang dipimpin oleh Laurent Mekies dan Toto Wolff adalah jumlah set ban Soft yang bisa mereka gunakan. Selain 18 set ban Red Bull yang telah disebutkan, ada 12 set ban Mercedes yang sama dengan Racing Bulls dan 13 set ban Haas TGR.
Cadillac, tim yang baru saja bergabung dengan Sirkus, memilih untuk mencoba ketiga campuran ban dengan cukup baik: mereka akan memiliki 4 set ban Hard, 6 set ban Medium, dan 10 set ban Soft. Pilihan yang sangat mirip juga dibuat oleh Audi (2 Hard, 6 Medium, dan 10 Soft).
Untuk ban basah, semua tim lebih memilih ban Intermediate – campuran utama yang digunakan saat hujan dalam beberapa tahun terakhir – sementara ban Full Wet dipilih oleh semua tim, tetapi hanya dengan 1 hingga maksimal 3 set (Audi yang paling banyak memilihnya).

Pengujian Ban Basah dan Kesiapan Tim
Dalam konteks pengujian ban basah, semua tim memprioritaskan penggunaan ban Intermediate. Ini adalah pilihan yang umum digunakan dalam kondisi hujan selama beberapa tahun terakhir. Sementara itu, ban Full Wet hanya digunakan oleh beberapa tim, dengan jumlah set yang terbatas.

Debut Kejutan dan Pengungkapan Bobot Mobil
Beberapa tim juga melakukan debut kejutan di trek Fiorano. Salah satunya adalah Haas VF-26 yang melakukan debutnya di trek tersebut. Di sisi lain, Ferrari mengungkap bobot SF-26 yang mendekati batas. Hal ini menunjukkan komitmen mereka dalam persiapan untuk musim 2026.

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











