Penghargaan atas Prestasi Atlet Karate TTS
Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, memberikan apresiasi terhadap Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) TTS atas keberhasilannya meraih enam medali dalam ajang Karate Battle Championship Piala Gubernur NTT Seri I-2026. Penyampaian apresiasi ini dilakukan saat Bupati menerima para atlet karate di Ruang Rapat Bupati TTS, pada hari Selasa (20/1/2026).
“Pagi ini kita menerima adik-adik yang diutus untuk mengikuti turnamen karate di Kupang. Pemerintah Kabupaten TTS berterima kasih dan mengapresiasi prestasi yang sudah diperoleh ini,” ujarnya.
Sebagai Ketua KONI TTS, Bupati menekankan pentingnya menjadikan prestasi sebagai dasar pengembangan lebih lanjut. “Yang sudah memperoleh hasil yang baik, yaitu medali emas, medali perak dan perunggu, saya ucapkan selamat, sukses untuk hasil yang diperoleh. Yang belum berhasil jangan berkecil hati. Kita berlatih lebih baik, sehingga kita dapat pertahanan gelar juara dan juga bisa menjadi juara bagi yang belum menang,” tambahnya.
Ia percaya bahwa FORKI TTS akan membawa nama TTS atau bahkan NTT ke ajang yang lebih besar lagi. “Untuk para pelatih dan official, kita berharap grup ini berkembang lebih baik lagi kedepannya. Mari kita tata organisasi cabang olahraga ini secara baik. Agar ketika keluar tanggung jawab kita membawa atlet dapat dijalankan dengan koordinasi yang baik dan terarah,” tegasnya.
Langkah Awal untuk Perkembangan Olahraga
Bupati menegaskan pentingnya penataan organisasi KONI sebagai langkah awal untuk menciptakan atmosfer olahraga yang serius. “Saya berharap mari kita menata kembali organisasi yang ada ini. Tidak ada istilah jalan sendiri sendiri. Contoh ada turnamen, bisa dilaporkan dulu kepada ketua, baik ketua cabor maupun ketua KONI,” jelasnya.
Meski banyak kritikan, ia menegaskan jika berjalan di jalan yang benar, mestinya tidak perlu khawatir akan cibiran. “Sepanjang kita jalan sesuai dengan aturan kita tidak perlu ragu. Kita tidak bisa membangun semua sektor secara bersama. Kita mau semua jalan, tetapi keterbatasan pemerintah juga ada. Sehingga yang saya tekankan adalah mari kita solid berorganisasi. Tata caranya kerja kita konsultasi secara baik, sehingga saya berharap organisasi ini kita jalan sesuai arah,” tambahnya.
Capaian Tim Karate TTS
Ketua Rombongan, Marthen Tualaka, menyampaikan detail capaian dan kekuatan tim selama mengikuti turnamen di Kupang. “Dalam momentum open turnamen karate Piala Gubernur NTT Tahun 2025, TTS memperoleh dua medali emas dan dua medali perak, serta dua medali perunggu. Turnamen ini diikuti oleh semua kabupaten/kota. Kita dari TTS diwakili oleh FORKI Kabupaten TTS mengirimkan peserta sebanyak 16 orang, sehingga kami perlu melaporkan pemerintah daerah dan KONI sebagai catatan prestasi di Kabupaten TTS,” jelasnya.
Hal ini agar setiap prestasi atlet dicatat dan diapresiasi sesuai capaian dan sumbangsih yang diberikan kepada daerah. Meski begitu, sebagai upaya mendorong semangat latihan, FORKI TTS akan memberikan hadiah bagi yang berprestasi.
“Dari FORKI juga akan memberikan penghargaan, khususnya bagi prestasi kita akan berikan hadiah sebagai penyemangat untuk terus berlatih. Ke depan kita akan masuk event masuk 2028, FORKI tampil maksimal dalam seleksi tingkat provinsi untuk mewakili NTT di ajang PON 2028 nanti,” tambahnya.
Rencana Open Turnamen Bupati TTS Cup
FORKI TTS sendiri dalam waktu dekat berencana akan mengadakan open turnamen karate Bupati TTS Cup. Marthen meminta dukungan dari pemerintah dan juga KONI agar perhelatan ini dapat berjalan baik dan profesional. “Kami izin menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan menyelenggarakan open turnamen karate Bupati TTS, karena itu mohon izin untuk kami juga mendapat masukan teknis pelaksanaan. Sehingga semua, harus disiapkan secara baik dan profesional. Dari peserta yang ada hampir semua pelajar dan mahasiswa. Sehingga open turnamen juga perlu mendapatkan rekomendasi dari sekolah,” jelasnya.
Atlet Berprestasi
Adapun atlet yang berhasil meraih juara pertama dan menyumbang medali emas yaitu Maliana Besi, dan Najwa U. Disusul medali perak yaitu Mikael Nokas Perak, dan Tenisia Utapara. Turut hadir dalam penerimaan para atlet ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Wilgo Nenometa, para pelatih dan para atlet.











