Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, melakukan pertemuan penting dengan Paus Leo XIV di Vatikan. Pertemuan ini berlangsung di Istana Apostolik dan menjadi momen yang menarik perhatian publik sepak bola dunia. Dalam kesempatan tersebut, Mirwan Suwarso menyerahkan jersey bernomor 14 kepada Paus Leo XIV, sebuah tindakan yang dianggap sebagai simbol kebanggaan bagi seluruh keluarga besar klub.
Pertemuan ini terjadi pada pagi hari Senin (19/1/2026). Delegasi Como 1907 diterima secara resmi oleh Paus Leo XIV, dengan suasana yang hangat dan penuh keakraban. Rombongan klub dipimpin langsung oleh Presiden Mirwan Suwarso, yang hadir bersama pelatih kepala Cesc Fàbregas, Álvaro Morata, Mauro Vigorito, serta jajaran staf teknis dan eksekutif klub.
Kunjungan ke Vatikan dilakukan Como 1907 saat mereka singgah di Roma menjelang pertandingan Serie A melawan Lazio. Acara ini menjadi momen refleksi yang sarat nilai kebersamaan. Selain itu, pertemuan ini juga mengingatkan kembali tentang hubungan erat antara olahraga, rasa saling menghormati, dan peran komunitas.
Keberadaan delegasi Como 1907 di Vatikan menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh keluarga besar klub. Mereka mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan pemimpin Gereja Katolik, yang dianggap sebagai momen istimewa. Dalam kesempatan tersebut, Como 1907 memberikan sejumlah cendera mata kepada Paus Leo XIV. Hadiah utama berupa jersey klub dengan nama “Leone XIV” dan nomor punggung 14.
Selain jersey, klub juga memberikan banderín klub dan sebuah syal kebanggaan. Pemberian ini menjadi simbol persahabatan dan penghormatan dari klub asal Lombardy tersebut. Pihak Vatikan mengonfirmasi pertemuan ini melalui dokumentasi resmi. Paus Leo XIV menyambut langsung para pemain, pelatih, dan manajemen Como 1907.
Paus Leo XIV dikenal memiliki minat besar terhadap olahraga, khususnya sepak bola. Ketertarikan ini membuat pertemuan berlangsung cair dan penuh dialog. Salah satu momen istimewa terjadi saat Paus Leo XIV menerima jersey Como 1907. Jersey bernomor 14 itu secara khusus menampilkan nama Paus dalam bahasa Italia sebagai bentuk penghormatan.
Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, mendampingi Cesc Fàbregas saat berbincang dengan Paus Leo XIV. Keduanya terlihat terlibat percakapan singkat yang penuh kehangatan. Kehadiran Mirwan Suwarso mencerminkan perannya yang penting dalam membawa Como 1907 ke panggung internasional. Ia menjadi figur sentral yang memperkenalkan nilai dan identitas klub ke dunia global.
Álvaro Morata juga mendapat peran khusus dalam pertemuan tersebut. Penyerang Spanyol itu menyerahkan syal klub kepada Paus Leo XIV. Morata sempat berfoto bersama Paus Leo XIV dan kiper cadangan Mauro Vigorito. Meski tidak tampil di laga kontra Lazio, Morata tetap hadir sebagai bagian dari delegasi.
Pertemuan ini diabadikan melalui foto keluarga antara Paus Leo XIV dan perwakilan Como 1907. Foto tersebut menampilkan Paus berdiri bersama jajaran klub dengan Cesc Fàbregas di barisan depan. Komposisi delegasi didominasi oleh staf teknis dan pemain pelapis. Álvaro Morata turut hadir meski dipastikan absen dalam pertandingan malam harinya.
Morata tidak bisa bermain karena masih menjalani pemulihan cedera sejak Desember. Kondisi tersebut membuatnya fokus mendukung tim dari luar lapangan. Kunjungan ke Vatikan memberi warna tersendiri bagi persiapan Como 1907 menghadapi Lazio. Momen ini menjadi suntikan moral dan pengalaman spiritual yang jarang dialami klub sepak bola.
Bagi Mirwan Suwarso, pertemuan dengan Paus Leo XIV memiliki makna mendalam. Momen tersebut mencerminkan perjalanan Como 1907 yang kini mendapat sorotan internasional. Como 1907 menunjukkan diri sebagai klub dengan visi yang melampaui kompetisi di lapangan. Nilai sportivitas, penghormatan, dan kebersamaan menjadi pesan utama dari pertemuan ini.
Di tengah padatnya jadwal dan tekanan kompetisi Serie A, kunjungan ini terasa menyejukkan. Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, bertemu dengan Paus Leo XIV, dan jersey nomor 14 pun kini menjadi simbol persilangan antara sepak bola, nilai kemanusiaan, dan persahabatan.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











