My WordPress Blog

Gempa Bantul Yogyakarta Hari Ini: Kedalaman 28 KM, Update Terbaru BMKG

Informasi Terkini Mengenai Gempa Bumi di Bantul, DIY

Baru saja Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi mengenai gempa bumi yang terjadi di wilayah barat daya Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa 20 Januari 2026 pukul 09:33 WIB. Gempa tersebut memiliki magnitudo 2,1 dan berada di koordinat 8,26 LS – 110,31 BT dengan kedalaman 28 km.

Bantul merupakan sebuah kabupaten di Provinsi DIY yang terletak di selatan Yogyakarta. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan memiliki jarak sekitar 10 km dari Kota Yogyakarta. BMKG adalah lembaga pemerintah non-kementerian yang bertugas untuk mengamati dan menganalisis cuaca, iklim, serta geofisika seperti gempa bumi dan tsunami.

Gempa yang terjadi hari ini memiliki magnitudo 2,1, yang merupakan ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi. Magnitudo ini dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf. Pusat gempa berada sejauh 40 km di barat daya Bantul.

BMKG juga memberikan informasi bahwa waktu terjadinya gempa bumi adalah sekitar pukul 09:33:34 WIB pagi ini. Dalam rilisnya, BMKG menegaskan bahwa informasi ini diberikan dengan prioritas kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

Skala MMI dan Dampak Gempa

BMKG juga memberikan informasi mengenai skala Modified Mercalli Intensity (MMI) yang digunakan untuk menilai dampak gempa bumi berdasarkan persepsi manusia dan kerusakan yang terjadi. Berikut penjelasannya:

  • I MMI

    Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

  • II MMI

    Getaran atau guncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

  • III MMI

    Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

  • IV MMI

    Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

  • V MMI

    Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

  • VI MMI

    Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

  • VII MMI

    Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

  • VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

  • IX MMI

    Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipa-pipa dalam rumah putus.

  • X MMI

    Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

  • XI MMI

    Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

  • XII MMI

    Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *