Skuat Krisis dan Harapan Baru untuk Sriwijaya FC
Sriwijaya FC menghadapi tantangan berat menjelang laga ke-15 Pegadaian Championship 2025/26 melawan Persekat Tegal. Tim yang hanya membawa 15 pemain ke Tegal menghadapi situasi krisis, dengan kapten Ganjar Mukti Muhardiyana yang dikabarkan akan hengkang, serta Fajri Ardiansyah absen akibat kartu merah. Di tengah ketidakpastian ini, manajemen dan pelatih terus mencari solusi untuk memperkuat skuat.
Pemain Anyar yang Diharapkan
Pelatih kepala Budi Sudarsono menyatakan bahwa belum ada pemain baru yang resmi bergabung dengan Sriwijaya FC sebelum pertandingan. Namun, manajer tim Eko Saputro mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menargetkan empat posisi pemain anyar, yaitu bek, gelandang, winger, dan striker. Salah satu nama yang disebut-sebut adalah Derry Herlangga, mantan pemain Sriwijaya FC yang saat ini bermain di PSB Bogor.
Eko Saputro juga menyampaikan bahwa proses administratif untuk mendaftarkan pemain baru sedang dalam tahap penyelesaian. Jika semua dokumen lengkap dan proses berjalan lancar, pemain baru bisa langsung dimainkan pada pertandingan mendatang. Proses pendaftaran dilakukan oleh tim manajemen pada Jumat (9/1/2026), sesuai aturan dari PT LIB yang memungkinkan pemain yang terdaftar mulai 10 Januari 2026 untuk langsung tampil.
Kondisi Internal Tim
Situasi internal Sriwijaya FC cukup menegangkan. Hanya 15 pemain yang siap diboyong ke Tegal, sementara beberapa pemain utama seperti Ganjar Mukti dan Fajri Ardiansyah tidak bisa tampil. Kapten tim Ganjar Mukti Muhardiyana dikabarkan memberi sinyal akan meninggalkan klub, sementara Fajri Ardiansyah absen karena kartu merah. Hal ini menambah tekanan bagi pelatih dan manajemen untuk mencari solusi cepat.
Trio Pemain Muda yang Menjadi Harapan
Di tengah krisis ini, harapan besar ditempatkan pada trio pemain muda asal Sumsel: M Arsy Pratama, Roby Andyka, dan Tyak (Dwi Setiawan). Arsy, gelandang serang muda yang pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik nasional U16 2021, menyatakan tekadnya untuk membela Sriwijaya FC. “Saya ingin memperkuat Sriwijaya FC, ini tanah kelahiran saya,” ujarnya.
Selain trio muda tersebut, Asep Suherman, bek kiri kelahiran Pesawaran 1998, juga berjanji bekerja keras dan menampilkan permainan penuh cinta untuk Elang Andalas. Ia berharap bisa menjadi bagian penting dari tim dalam upaya bangkit di sisa putaran kedua.
Koordinasi Manajemen dan Pelatih
Faisal Mursyid, Sekretaris Perusahaan PT SOM, menjelaskan bahwa pihak manajemen bersama Direktur Olahraga PT SOM Anggoro Prajesta telah berkoordinasi dengan Head Coach Budi Sudarsono untuk mendaftarkan beberapa pemain yang memenuhi syarat. Pelatih yang menentukan pemain, dan sampai saat ini, Budi Sudarsono sedang melakukan pertemuan intensif dengan jajaran manajemen.
Hingga Kamis (8/1/2026) malam, Budi Sudarsono masih intens melakukan pertemuan dengan jajaran manajemen Sriwijaya FC. “Ya saya lagi meeting. Ini masih di Jakarta,” ujar Budi Sudarsono singkat kepada media.
Siapa saja yang akan menjadi pemain anyar Sriwijaya FC untuk putaran kedua masih menunggu pengumuman resmi. Namun, kombinasi pemain muda penuh semangat dan rekrutan baru bisa menjadi kunci bagi Elang Andalas untuk bangkit di sisa putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











