Persib Bandung Kehilangan Peluang Mendapatkan Igor Sergeev
Persib Bandung kini berada dalam situasi yang cukup sulit dalam perburuan striker asing yang mereka incar. Igor Sergeev, penyerang Timnas Uzbekistan yang sebelumnya menjadi target utama Maung Bandung untuk putaran kedua Super League 2025/2026, disebut lebih dekat merapat ke Liga Iran bersama Sepahan FC.
Nama Igor Sergeev sebelumnya santer dikaitkan dengan Persib Bandung. Striker berusia matang itu dinilai sebagai permata grade A yang bisa meningkatkan ketajaman lini depan Maung Bandung, terutama untuk bersaing di AFC Champions League Two 2025/2026 dan kompetisi domestik. Namun, peluang Persib untuk mendapatkan tanda tangan Sergeev semakin berat.
Berdasarkan informasi yang beredar, peluang Sergeev bergabung dengan Sepahan FC mencapai 54 persen, sementara kemungkinan merapat ke Persib Bandung nyaris tidak terlihat. Kondisi ini membuat klub asal Iran itu menjadi kandidat terdepan dalam perburuan sang striker.
Kabar ketertarikan Persib Bandung dan Sepahan FC terhadap Igor Sergeev juga diungkapkan oleh akun Instagram pemerhati bursa transfer sepak bola nasional, @ligawakanda_id, pada Jumat (2/1/2026). Dalam unggahannya, disebutkan bahwa kedua klub tengah menjalin komunikasi dan negosiasi dengan pemain yang bersangkutan.
Meski demikian, Persib Bandung masih memiliki peluang jika berani bergerak cepat dan agresif. Maung Bandung dikenal sebagai klub dengan kekuatan finansial yang stabil dan berpotensi melakukan langkah jor-joran demi memenangkan persaingan transfer. Namun, waktu dan keseriusan menjadi faktor krusial untuk menyalip Sepahan FC.
Di sisi lain, Persib Bandung juga perlu mempertimbangkan riwayat cedera Igor Sergeev. Striker ini sempat mengalami cedera serius berupa robekan ligamen cruciate pada musim 2023/2024. Cedera tersebut membuatnya menepi hampir satu tahun penuh, sejak 28 Januari hingga 18 November 2024, dan melewatkan total 45 pertandingan bersama klub maupun Timnas Uzbekistan.
Absennya Sergeev dalam periode panjang itu juga berdampak pada kiprahnya di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 bersama Timnas Uzbekistan. Risiko cedera kembali tentu menjadi catatan penting bagi Persib Bandung, mengingat kerasnya persaingan di Super League yang sarat kontak fisik.
Meski begitu, performa Igor Sergeev pasca-cedera menunjukkan tanda positif. Bersama Pakhtakor pada musim 2025, ia mampu mencetak 25 gol dari 38 pertandingan di semua kompetisi. Catatan tersebut membuktikan bahwa ketajamannya belum sepenuhnya luntur dan masih menjadi daya tarik bagi klub-klub peminat.
Kini, menarik untuk menunggu langkah Persib Bandung di bursa transfer. Apakah Maung Bandung mampu membalikkan keadaan dan memboyong Igor Sergeev ke Bandung, atau justru harus merelakan sang striker berlabuh ke Liga Iran bersama Sepahan FC.
Persebaya Incar Craig Goodwin
Isu Craig Goodwin ke Persebaya Surabaya memanas setelah winger Timnas Australia itu disebut masuk daftar belanja Green Force. Nilai pasar Goodwin mencapai Rp 17,38 miliar, setara dengan mahar Thom Haye saat merapat ke Persib Bandung. Namun transfer tak mudah karena Goodwin masih terikat kontrak hingga 2028 bersama Adelaide United.
Persebaya disebut bisa mencoba skema pinjaman agar terhindar dari biaya penuh. Diketahui, Mahar Craig Goodwin yang disebut setara Thom Haye kini menjadi topik panas bursa transfer Super League 2025/2026.
Rumor ini muncul setelah nama Craig Goodwin dikaitkan dengan daftar belanja pemain asing Persebaya Surabaya. Kabar tersebut pertama kali diungkap akun Instagram sepak bola @ngapakfootball pada Senin (29/12). Publik langsung membandingkan isu ini dengan transfer Thom Haye ke Persib Bandung, mengingat nilai pasar keduanya disebut setara.
Craig Goodwin bukan sosok asing di Asia Tenggara. Winger kiri 34 tahun itu tampil impresif bersama Timnas Australia di Piala Dunia 2022 dan membawa Socceroos lolos hingga babak 16 besar. Di level klub, ia masih terikat kontrak panjang bersama Adelaide United sampai 30 Juni 2028, sehingga proses transfer tak akan mudah.
Dalam unggahannya, @ngapakfootball menyebut tantangan terbesar ada pada status kontrak. Persebaya disebut berminat, namun ikatan jangka panjang Goodwin bersama Adelaide United membuat tebusan mahal sulit dihindari. Meski begitu, peluang tetap terbuka jika manajemen Green Force berani menawarkan skema pinjaman atau negosiasi khusus agar tidak perlu membayar mahar penuh Rp 17,38 miliar.
Secara teknis, Goodwin dinilai cocok dengan gaya bermain Persebaya Surabaya. Ia dikenal cepat, lihai memanfaatkan ruang sempit, dan memiliki akurasi umpan silang yang mumpuni. Data Transfermarkt mencatat Goodwin telah tampil 171 kali untuk Adelaide United dengan torehan 59 gol dan 35 assist. Pengalamannya semakin matang usai berkarier di klub-klub luar negeri seperti Al-Wehda FC, Sparta Rotterdam, dan Newcastle Jets.
Di level internasional, nama Craig Goodwin juga akrab bagi publik Indonesia. Ia menjadi bagian tim Australia yang pernah mengalahkan Timnas Indonesia dengan skor 5-1. Pengalaman itu memperkuat keyakinan bahwa Goodwin bisa memberi dampak besar di Super League apabila jadi direkrut.
Menarik dinantikan bagaimana langkah Persebaya Surabaya di bursa transfer. Apakah manajemen siap menguji nyali dan menebus Goodwin dengan mahar setara Thom Haye? Bursa transfer musim ini akan menjadi jawaban apakah Rp 17,38 miliar benar-benar sepadan untuk mendatangkan Craig Goodwin ke Stadion Gelora Bung Tomo.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











