My WordPress Blog

Kabar Pemain Asing Jay Idzes: Bermain Penuh Saat Diimbangi Parma, Sassuolo Terancam Digeser Emil Audero

Performa Solid Jay Idzes di Lini Belakang Sassuolo

Jay Idzes kembali menunjukkan performa yang luar biasa saat tampil penuh 90 menit bersama Sassuolo dalam pertandingan melawan Parma di Mapei Stadium, Sabtu (3/1/2026) malam WIB. Meskipun hasil akhirnya berakhir imbang 1-1, penampilan bek Timnas Indonesia tersebut menjadi sorotan karena ketangguhan dan disiplin yang terlihat sepanjang pertandingan.

Pada babak pertama, Sassuolo mampu unggul lebih dulu lewat gol Kristian Thorstvedt pada menit ke-12. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Mateo Pellegrino mencetak gol penyeimbang bagi Parma pada menit ke-24. Meski begitu, Jay Idzes tetap menjadi tulang punggung lini belakang Sassuolo dengan permainan yang stabil dan kuat dalam duel.

Berdasarkan data SofaScore, Jay Idzes mencatatkan satu kali sapuan dan dua kali intersep selama pertandingan. Hal ini menunjukkan kemampuannya dalam mematahkan serangan lawan, terutama di babak kedua. Dengan tambahan menit bermain ini, Jay Idzes telah mengumpulkan total 1.440 menit dalam 17 pertandingan Serie A musim ini.

Konsistensi yang ditunjukkan oleh Jay Idzes juga menjadi bukti bahwa ia mampu menjaga performa yang baik sepanjang musim. Hingga saat ini, pemain berusia 25 tahun itu hanya mendapat satu kartu kuning dan belum pernah melakukan pelanggaran berat. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu pemain yang sangat diandalkan di lini belakang Sassuolo.

Kondisi Sassuolo di Papan Tengah

Hasil imbang melawan Parma membuat Sassuolo gagal memaksimalkan laga kandang. Tambahan satu poin dinilai masih kurang untuk mengamankan posisi mereka dari tekanan tim-tim pesaing di papan tengah. Saat ini, Sassuolo menempati peringkat ke-9 klasemen Serie A 2025/2026 dengan raihan 23 poin dari 18 pertandingan (6 menang, 5 imbang, 7 kalah).

Posisi Sassuolo masih rawan karena hanya unggul dua poin dari Cremonese, klub yang diperkuat kiper Timnas Indonesia Emil Audero, yang berada di peringkat ke-12. Cremonese akan menjalani laga penting dengan menyambangi markas Fiorentina pada Minggu (4/1/2026) malam WIB. Jika Cremonese berhasil meraih poin penuh, mereka berpeluang besar menggeser Sassuolo di klasemen, sehingga persaingan papan tengah Serie A semakin ketat.

Dengan situasi ini, Sassuolo dituntut segera kembali ke jalur kemenangan agar tidak terus berada dalam tekanan pada pekan-pekan berikutnya. Peran Jay Idzes sebagai pemain kunci di lini belakang akan sangat penting dalam upaya mengembalikan performa tim.

Klasemen Liga Italia 2025/2026

Berikut adalah klasemen sementara Liga Italia 2025/2026:

  • AC Milan: 17 pertandingan, 11 menang, 5 imbang, 1 kalah, 28 gol mencetak, 13 gol kemasan, +15, 38 poin
  • Inter Milan: 16 pertandingan, 12 menang, 0 imbang, 4 kalah, 35 gol mencetak, 14 gol kemasan, +21, 36 poin
  • Napoli: 16 pertandingan, 11 menang, 1 imbang, 4 kalah, 24 gol mencetak, 13 gol kemasan, +11, 34 poin
  • Roma: 17 pertandingan, 11 menang, 0 imbang, 6 kalah, 20 gol mencetak, 11 gol kemasan, +9, 33 poin
  • Juventus: 17 pertandingan, 9 menang, 5 imbang, 3 kalah, 23 gol mencetak, 15 gol kemasan, +8, 32 poin
  • Como: 17 pertandingan, 8 menang, 6 imbang, 3 kalah, 23 gol mencetak, 12 gol kemasan, +11, 30 poin
  • Bologna: 16 pertandingan, 7 menang, 5 imbang, 4 kalah, 24 gol mencetak, 14 gol kemasan, +10, 26 poin
  • Lazio: 17 pertandingan, 6 menang, 6 imbang, 5 kalah, 18 gol mencetak, 12 gol kemasan, +6, 24 poin
  • Sassuolo: 18 pertandingan, 6 menang, 5 imbang, 7 kalah, 23 gol mencetak, 22 gol kemasan, +1, 23 poin
  • Atalanta: 17 pertandingan, 5 menang, 7 imbang, 5 kalah, 20 gol mencetak, 19 gol kemasan, +1, 22 poin
  • Udinese: 18 pertandingan, 6 menang, 4 imbang, 8 kalah, 18 gol mencetak, 29 gol kemasan, -11, 22 poin
  • Cremonese: 17 pertandingan, 5 menang, 6 imbang, 6 kalah, 18 gol mencetak, 20 gol kemasan, -2, 21 poin
  • Torino: 17 pertandingan, 5 menang, 5 imbang, 7 kalah, 17 gol mencetak, 28 gol kemasan, -11, 20 poin
  • Cagliari: 18 pertandingan, 4 menang, 6 imbang, 8 kalah, 19 gol mencetak, 25 gol kemasan, -6, 18 poin
  • Parma: 17 pertandingan, 4 menang, 6 imbang, 7 kalah, 12 gol mencetak, 19 gol kemasan, -7, 18 poin
  • Lecce: 16 pertandingan, 4 menang, 4 imbang, 8 kalah, 11 gol mencetak, 22 gol kemasan, -11, 16 poin
  • Genoa: 18 pertandingan, 3 menang, 6 imbang, 9 kalah, 18 gol mencetak, 28 gol kemasan, -10, 15 poin
  • Verona: 16 pertandingan, 2 menang, 6 imbang, 8 kalah, 13 gol mencetak, 25 gol kemasan, -12, 12 poin
  • Pisa: 18 pertandingan, 1 menang, 9 imbang, 8 kalah, 13 gol mencetak, 25 gol kemasan, -12, 12 poin
  • Fiorentina: 17 pertandingan, 1 menang, 6 imbang, 10 kalah, 17 gol mencetak, 28 gol kemasan, -11, 9 poin



admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *