My WordPress Blog

Antrean panjang untuk rasa! Daftar jajanan khas Bandung viral 2025, dari cheesecuit hingga seblak prasmanan

Magis Kota Kembang yang Tak Terlupakan

Setiap kali kaki menyentuh tanah di Kota Kembang, ada sesuatu yang tak terkatakan yang mengalir dalam setiap hembusan udara sejuk dari dataran tinggi Parahyangan. Seolah bersekongkol dengan deretan gerobak uap dan etalase kaca di pinggir jalan, aroma-aroma yang memikat indra penciuman muncul sebagai orkestra yang menarik perhatian.

Bandung bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga laboratorium rasa yang tak pernah berhenti bereksperimen. Sebagai pusat kuliner di Jawa Barat, kota ini dikenal sebagai tempat yang ramah bagi segala jenis inovasi panganan. Pada tahun 2025, lanskap wisata kuliner Bandung semakin dinamis dan atraktif.

Dengan dominasi media digital, ulasan para food vlogger dan konten viral di TikTok maupun Instagram kini menjadi penggerak utama dalam perburuan makanan. Fenomena ini telah mengubah cara kita mencari makanan menjadi petualangan seru yang memicu adrenalin. Istilah “war takjil” atau antrean panjang demi mendapatkan satu kotak roti atau kue yang sedang hits kini menjadi hal lumrah.

Namun, meskipun tren makanan kekinian terus bermunculan, Bandung tidak pernah melupakan akar tradisinya. Legenda rasa otentik seperti gurihnya batagor ikan tenggiri, kenyalnya aci yang disiram bumbu kacang, hingga hangatnya kuah cuanki, masih bertahan di hati para penikmatnya. Perpaduan antara inovasi modern yang instagenic dan nostalgia cita rasa klasik inilah yang membuat kuliner Bandung memiliki magnet tersendiri.

Jika Anda merencanakan liburan akhir pekan atau sekadar ingin melakukan short escape untuk memanjakan lidah, maka tersesat dalam pilihan makanan bisa jadi hal yang membingungkan. Oleh karena itu, kami telah merangkum daftar jajanan khas Bandung terbaik tahun ini. Mulai dari “hidden gem” di gang sempit hingga dessert viral yang wajib masuk dalam daftar oleh-oleh Anda.

Gelombang Viral: Manis yang Bikin Rela Antre

Tren kuliner Bandung tahun ini didominasi oleh dessert dan pastry yang membutuhkan kesabaran ekstra untuk mendapatkannya.

Bandung Cheesecuit:

Primadona baru oleh-oleh Bandung ini adalah perpaduan biskuit gabin yang renyah dengan cheese cream tebal yang lumer di mulut. Rasanya yang creamy namun ada sentuhan asin gurih membuat wisatawan rela antre panjang demi satu kotak manis ini.

Tiramisusu by Chocomory:

Meski belum surut kepopulerannya, dessert box ini tetap menjadi buruan. Lapisan bolu susu yang lembut berpadu dengan krim tiramisu yang rich, menjadikannya oleh-oleh wajib bagi pecinta cokelat dan kopi.

Roti Macan:

Sebuah fenomena di dunia sourdough. Berlokasi di area strategis, toko roti ini terkenal dengan Cranberry Cheese-nya yang melimpah. Istilah “war” atau antrean sejak pagi hari bukan hal asing di sini demi mendapatkan roti hangat fresh from the oven.

Dinasti “Aci”: Kenyal, Pedas, dan Nagih



Bandung adalah ibu kota jajanan berbahan dasar tepung tapioka atau aci. Teksturnya yang kenyal menjadi ciri khas yang sulit ditolak lidah lokal.

Seblak Prasmanan:

Lupakan seblak porsi biasa. Tren saat ini adalah konsep prasmanan. Pengunjung bebas mengambil puluhan jenis kerupuk, makaroni, ceker, hingga seafood, lalu memilih level pedas yang “nampol”. Nama-nama seperti Seblak Mamah Saleh menjadi destinasi wajib bagi pencinta pedas ekstrem.

Cuanki Serayu:

Sebuah legenda hidup di Jalan Serayu. Berbeda dengan bakso malang, Cuanki memiliki kuah kaldu ikan yang lebih ringan namun nendang. Sensasi menyeruput kuah panas ditemani batagor kering yang perlahan melunak di dalam mangkuk adalah definisi kenikmatan hakiki saat hujan turun.

Cireng Cipaganti:

Sering disebut sebagai camilan “bawah pohon” yang ikonik. Cireng ini digoreng dadakan, luarnya garing namun dalamnya tetap lembut, lalu disiram bumbu kacang pedas manis yang kental.

Sang Legenda: Cita Rasa yang Tak Lekang Waktu

Di tengah gempuran menu viral, kuliner klasik Bandung tetap berdiri kokoh dengan basis penggemar setia.

Batagor Kingsley & Riri:

Jika mencari batagor premium dengan rasa ikan tenggiri yang dominan, dua nama ini adalah jaminannya. Potongan tahu lembut dan pangsit renyah yang disiram bumbu kacang halus menjadi standar emas oleh-oleh khas Pasundan.

Pisang Bolen Kartika Sari:

Pelopor pisang bolen di Bandung. Kulit pastry yang berlapis-lapis membungkus pisang raja yang manis, ditambah potongan keju atau cokelat di dalamnya. Aromanya yang khas saat baru keluar dari panggangan selalu berhasil memikat siapa saja yang lewat.

Destinasi Street Food Malam Hari

Bagi Anda yang menyukai suasana night market, Bandung punya dua jagoan baru dan lama.

Lengkong Kecil (Lengkong Night Street Food):

Kawasan ini telah bertransformasi menjadi surga kuliner malam yang estetik. Mulai dari steak kaki lima, dimsum, hingga grill barbekyu tersedia di sepanjang jalan dengan suasana lampu-lampu kota yang hangat.

Kawasan Cibadak:

Pusat kuliner malam legendaris. Di sini Anda bisa menemukan Bola Ubi yang kopong dan manis, hingga ronde jahe yang menghangatkan tenggorokan.

Untuk jajanan viral seperti Roti Macan atau Bandung Cheesecuit, disarankan datang lebih pagi atau menggunakan jasa titip (jastip) jika tidak ingin kehabisan. Sementara untuk wisata kuliner malam di Lengkong atau Cibadak, pastikan membawa uang tunai pecahan kecil untuk kemudahan transaksi, meski kini QRIS sudah mulai merata.

Jadi, sudah siap memanjakan lidah di Kota Bandung akhir pekan ini?

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *