My WordPress Blog

PSSI Jamin Pelatih Baru Tak Diberhentikan Sebelum Kontrak Habis

Penunjukan Pelatih Timnas Indonesia

PSSI telah memastikan bahwa pelatih baru untuk Timnas Indonesia, yang diperkirakan adalah John Herdman, akan tetap bertahan hingga kontraknya berakhir. Hal ini dilakukan setelah pertemuan awal antara perwakilan PSSI dan John Herdman di Inggris, yang kemudian akan diumumkan secara resmi di Indonesia.

Pelatih yang ditunjuk akan memiliki kontrak hingga Desember 2027. PSSI menyatakan bahwa mereka tidak akan memecat pelatih anyar selama masa kontraknya berlangsung. Hal ini menjadi langkah penting setelah sebelumnya PSSI mengambil keputusan untuk memecat Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

John Herdman kini menjadi salah satu kandidat terdepan sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, beberapa persyaratan yang diberikan oleh PSSI diterima baik oleh John Herdman. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akan menyampaikan pengumuman resmi mengenai pelatih baru kepada publik.

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan bahwa rapat Exco menegaskan komitmen untuk tetap berjalan bersama dengan pelatih baru hingga kontraknya selesai. Ia menyebutkan bahwa Exco PSSI saat ini sangat kuat dan kompak dalam menentukan pelatih baru Timnas Indonesia.

“Kemarin pas rapat Exco PSSI, kami sama-sama berkomitmen bahwa apapun yang terjadi, dia (pelatih) tetap bertahan dan menolak diganti,” ujar Arya. “Udah seperti itu dan ini ada keberanian dari kami apapun tekanan yang dihadapinya nanti ya harus siap.”

Kontrak pelatih baru akan berlangsung selama dua musim ke depan, yang berarti akan berakhir pada Desember 2027. Jika selama periode ini Timnas Indonesia mencapai prestasi yang baik, kontraknya bisa diperpanjang. Pelatih tersebut akan bertugas dalam beberapa event besar, termasuk FIFA Series 2026, Piala AFF 2026, FIFA Matchday, Asian Games 2026, Piala Asia 2027, dan SEA Games 2027. Selain itu, ia juga akan mengurus timnas U-23 Indonesia.

“Piala Asia 2027 bisa jadi evaluasi nanti diperpanjang lagi apa tidak. Untuk U-23, kemungkinan besar dia juga yang pegang supaya adanya kesambungan,” kata Arya. “Lagi pula pelatih baru nanti akan membawa asisten dari luar negeri dan menerima asisten pelatih lokal Indonesia.”

Alasan John Herdman Menerima Tawaran PSSI

Dikabarkan bahwa John Herdman setuju dengan tawaran PSSI untuk melatih Timnas Indonesia. Media Amerika Tengah, Once Noticias, mengungkap bahwa faktor finansial menjadi penentu utama. Tawaran kontrak dari PSSI disebut lebih menggiurkan dibandingkan yang ditawarkan Federasi Sepak Bola Honduras (FFH).

Sebelumnya, John Herdman sempat dikabarkan akan melatih Honduras, sebuah negara di Amerika Tengah. Namun, keterbatasan dana serta lambannya proses birokrasi membuat Honduras kalah bersaing dengan Indonesia. Menurut laporan Once Noticias, kontrak yang ditawarkan Indonesia disebut berlaku hingga 2030, dengan bayaran mencapai ribuan dolar per bulan, angka yang dinilai mustahil dicapai oleh FFH dalam waktu dekat.

“Kabar ini mengejutkan. Herdman dikabarkan telah menyelesaikan kesepakatan untuk menjadi pelatih baru Timnas Indonesia untuk siklus 2026-2030. Luar biasa! Dia memilih Asia Tenggara daripada tantangan memimpin tim nasional Honduras,” tulis media tersebut.

Meski belum diumumkan secara resmi, nama John Herdman kini menguat sebagai kandidat terdepan, bersaing dengan Giovanni van Bronckhorst. Kabar penunjukan Herdman disebut tinggal menunggu waktu.

Profil John Herdman

John Herdman memiliki perjalanan karier yang unik sebelum akhirnya dikenal sebagai sosok yang membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Ia lahir dari keluarga sederhana, putra seorang buruh pabrik besi. Sepak bola menjadi pelarian sekaligus hobi yang ia tekuni sejak dini.

Namun, Herdman muda sadar bahwa kemampuannya sebagai pemain tidak cukup untuk membawanya melangkah jauh di level profesional. Pada usia 16 tahun, ia memilih banting setir ke dunia kepelatihan. Langkah berani ini mulai membuka jalur karier yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Ketertarikannya pada pengembangan pemain muda semakin serius ketika ia mendirikan sekolah sepak bola sendiri pada usia 23 tahun. Meskipun fokus di lapangan, Herdman tetap menaruh perhatian besar pada pendidikan formal. Saat menempuh studi di sebuah universitas di Leeds, Inggris, ia bertemu dengan Simon Clifford, yang menjadi titik balik dalam hidupnya.

Clifford membuka jalan bagi Herdman masuk lebih dalam ke dunia manajerial sepak bola profesional. Dari sana, Herdman mendapatkan pengalaman awal dengan terlibat dalam program latihan tim sepak bola Kanada bernama The Black Flash.

Reputasinya berkembang pesat hingga menarik perhatian banyak pemain, termasuk dari klub-klub besar. Kariernya kemudian berlanjut ke akademi Sunderland, tempat ia turut berkontribusi dalam pengembangan pemain muda, termasuk Jordan Henderson yang kelak menjadi kapten Liverpool dan timnas Inggris.

Petualangan Herdman belum berhenti. Ia melanglang buana ke Selandia Baru untuk menjabat sebagai Direktur Sepak Bola di salah satu wilayah negara tersebut. Di sana, namanya mulai benar-benar dikenal secara internasional.

Herdman sukses membawa timnas Putri Selandia Baru U20 lolos ke Piala Dunia di dua edisi berbeda. Tak hanya itu, ia juga mencatatkan prestasi dengan mengantarkan timnas putri senior Selandia Baru tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011.

Berbekal pengalaman panjang di sepak bola wanita dan pembinaan usia muda, Herdman kemudian pulang ke Kanada. Pada 2018, ia dipercaya menangani Timnas Kanada (Les Rouges) dan secara berani langsung menargetkan lolos ke Piala Dunia 2022. Target tersebut bukan sekadar janji. Herdman berhasil membawa Kanada tampil di Qatar, pencapaian bersejarah setelah penantian panjang selama puluhan tahun.

Usai Piala Dunia 2022, Herdman memilih tantangan baru dengan menukangi klub Major League Soccer (MLS) pada 2023. Namun, petualangannya di level klub hanya berlangsung singkat hingga 2024.

Kini, nama John Herdman kembali mencuat. Pelatih dengan latar belakang unik dan perjalanan panjang lintas benua itu disebut-sebut bakal memulai babak baru sebagai pelatih Timnas Indonesia.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *