Pendaftaran Calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Berlangsung Cepat
Pendaftaran calon ketua DPD Partai Golkar Kota Malang untuk periode 2025-2030 berlangsung di kantor DPD Partai Golkar Kota Malang, Sabtu (13/12/2025). Proses pendaftaran berlangsung dalam waktu tiga jam, mulai pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Hanya tiga kader partai yang mendaftar sebagai calon ketua, yaitu Djoko Prihatin, Rudy Nugroho, dan Muhammad Anton atau Abah Anton.
Tiga Kader Mendaftar dalam Waktu Singkat
Djoko Prihatin menjadi bakal calon pertama yang menyerahkan berkas pendaftaran. Ia didampingi oleh puluhan kader pendukung dan menyatakan telah mengantongi dukungan dari mayoritas Pimpinan Kecamatan (PK). “Alhamdulillah akhirnya dari pertempuran bulan Maret dan beberapa teman-teman ikut mengantarkan saya tadi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dirinya membawa 35 persen suara dari PK maupun sayap partai, melebihi syarat minimal 30 persen. Djoko juga menyebut bahwa ia telah mendapat restu dari Ketua DPD 1 Jatim dan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Ia berharap dengan mencalonkan diri sebagai ketua, partainya dapat semakin solid. “Kami membawa suara semua kader dan anak-anak muda Partai Golkar, kami harap semua solid untuk marwah Partai Golkar,” harapnya.
Salah satu pendukung Djoko Prihatin, Kartika, Sekretaris AMPI Jatim, menyampaikan dukungan terhadap Djo. “Kami mendukung dan melihat sepak terjang Mas Djo sudah pengalaman di organisasi jadi kami di AMPI mendukungnya,” terangnya.
Abah Anton: Dukungan dari Akar Rumput
Sebelum Djoko Prihatin keluar, sosok kedua datang dengan para pendukungnya, yakni Abah Anton. Ia mengklaim banyak dukungan yang mendorongnya untuk ikut mendaftar sebagai pimpinan di Partai Golkar. “Dukungan dari lima kecamatan sangat besar sekali desakannya. Para sesepuh juga minta untuk ikut,” ujarnya.
Abah Anton mengatakan bahwa apapun hasilnya, ia serahkan kepada provinsi maupun pusat. “Ini berangkatnya dari grass root dan sesepuh, yang menginginkan ada perubahan di Golkar kedepan. Jadi benar-benar ingin di 2029 pemilu nanti Golkar bisa mantap,” tegasnya.
Rudy Nugroho: Dukungan Besar dari Kader
Tokoh terakhir yang mendaftar adalah Rudy Nugroho, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Malang. Meski jumlah pendaftar tidak sebanyak yang lain, Rudy juga didampingi oleh sejumlah kader pendukungnya. Ia menyebut dukungan kepadanya cukup besar sehingga bersedia maju untuk menjadi bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang.
“Apapun jumlah persentase dukungan, itu adalah representasi teman-teman yang memang mempercayakan kepada kami bahwa kami harus berangkat menjadi bakal calon,” terang Rudy.
Aksi Protes dari Kader Partai
Meskipun hanya ada tiga orang yang mendaftar, sejumlah kader Partai Golkar melakukan protes atas pemilihan calon yang digelar hari ini. Aksi protes dilakukan dengan membentangkan serta memasang berbagai poster di dinding Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang.
Poster-poster tersebut berisi kalimat bernada protes yang ditujukan pada proses pemilihan dan penjaringan calon Ketua Golkar Kota Malang. Beberapa kalimat protes tersebut seperti “Golkar Kota Malang Darurat Nilai dan Moral Serta Cacat Administrasi Save Partai Golkar”.
Bambang Sugeng, salah satu kader partai, mengatakan bahwa aspirasi tersebut ditujukan untuk penyelenggaraan Musda XI Golkar Kota Malang. Menurutnya, sebagian kader menganggap bahwa pelaksanaannya masih belum mengakomodir suara kader tingkat bawah secara menyeluruh.
Penyelenggara Musda: Proses Demokratis
Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Partai Golkar Kota Malang Drs Yuliono menyampaikan bahwa semua berkas dari semua pendaftar telah diterima untuk selanjutnya diproses dan diteliti keabsahannya. “Selanjutnya berkas pendaftaran akan dibawa dan dilaporkan ke provinsi untuk pelaksanaan Musda Golkar pada 14 Desember besok,” terang Yuliono.
Terkait aksi protes atau penyampaian aspirasi, Yuliono bilang jika aksi tersebut merupakan bentuk tindakan demokratis dari semua kader. “Ini aksi demokratis dari kader, pengaruh tidaknya ada di Musda nanti,” ujar Yuliono.
Hal senada juga dikatakan Ketua Penyelenggara Musda XI Golkar Kota Malang, Eddy Widjanarko. Ia menegaskan bahwa iklim demokrasi di Partai Golkar sangat luar biasa. “Ini menegaskan bahwa iklim demokrasi di Partai Golkar sangat luar biasa, antusiasnya sangat tinggi untuk kemajuan partai,” tegasnya.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











