Perubahan Bentuk Tubuh Tasya Farasya Usai Bercerai dengan Ahmad Assegaf
Perubahan bentuk tubuh Tasya Farasya setelah bercerai dengan Ahmad Assegaf menjadi perhatian publik. Wanita 33 tahun ini mengungkapkan bahwa masa-masa sulit yang dialaminya memengaruhi kondisi fisiknya, termasuk berat badannya.
Tasya Farasya, selebgram yang dikenal dengan kehidupan pribadinya yang sering kali menjadi sorotan, melalui unggahan di Instagramnya, @tasyafarasya, menyampaikan pengalaman pahit dalam hidupnya. Ia mengakui bahwa ia pernah hampir menyerah dan bahkan memikirkan untuk mengakhiri hidupnya.
“Ada momen di mana gue hampir nyerah, tapi satu hal yang bikin gue terus jalan adalah keyakinan bahwa semua ini sementara,” tulis Tasya, dikutip Rabu (10/12/2025). Ia juga menjelaskan bahwa ia sadar bahwa segala sesuatu dalam hidup bersifat sementara, baik kebahagiaan maupun kesedihan.
Pemahaman itu membuat Tasya yakin bahwa badai yang menerpa dirinya akan berlalu. “Terus tiba-tiba inget waktu bahagia.. dan saat itu pun ternyata hanya singgah. Jadi kalau yang indah aja bisa berlalu, yang sakit juga pasti punya waktunya,” katanya.
Di salah satu pengakuannya yang paling menyentuh, Tasya menceritakan bahwa ia bahkan sempat berada di titik paling gelap hingga memikirkan untuk mengakhiri hidup. “Nyerahnya as in memong udah mau lompat dr atas genteng.. chaos banget lah ya. Tapi Alhamdulillah udah berlalu,” lanjutnya.
Akibat cobaan tersebut, bentuk tubuh Tasya Farasya yang berubah menjadi sorotan fans. Menyadari hal itu, Tasya akhirnya buka suara soal kondisi tubuhnya. Ia mengakui bahwa emosional yang tidak stabil turut berdampak pada berat badannya.
“Buat kalian yang concern sama berat badan aku, iya bener aku naik 8 kg dalam 2 bulan ini wkwk tapi udah tobat ini lagi diet gue brb kurusan dikit back to normal,” tutupnya.
Putusan Perceraian Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf
Majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan secara resmi mengabulkan gugatan cerai yang diajukan oleh Tasya Farasya terhadap Ahmad Assegaf. Putusan ini dibacakan melalui sistem e-court pada Rabu (12/11/2025).
Kabar putusan ini diterima langsung oleh kuasa hukum Tasya Farasya, Sangun Ragahdo. Sangun Ragahdo mengonfirmasi seluruh permohonan yang diajukan oleh perempuan bernama lengkap Lulu Farasya Teisa itu telah dikabulkan oleh majelis hakim.
“Pada pokoknya putusan dari perkara perceraian ini antara penggugat klien kami Ibu Tasya dengan tergugat yaitu Bapak Ahmad,” jelas Sangun dikutip dari Tribunnews.com. “Pada pokoknya mengabulkan permohonan kami. Jadi dalam putusan diputus bahwa perceraian ini syarat-syarat yang kita ajukan itu sudah terpenuhi sehingga diputus cerai,” sambungnya.
Salah satu poin penting dalam putusan cerai tersebut adalah mengenai hak asuh anak. Sangun Rahgado menjelaskan sejak awal Tasya dan Ahmad sepakat untuk mengasuh anak-anak mereka secara bersama. “Lalu mengenai hak asuh anak juga sebagaimana telah kami sampaikan pada persidangan pertama itu sudah disepakati,” kata Sangun. “Sehingga itu juga tertuang dalam putusan hak asuh anak diasuh secara bersama, nanti untuk waktunya ya orang tua bisa membagi,” paparnya.
Dugaan Penggelapan Dana
Di tengah proses cerainya, Tasya Farasya sempat terlibat perselisihan dengan mantan suaminya, Ahmad Assegaf terkait dugaan penggelapan dana. Kuasa hukum Tasya Farasya menyebut, nilai uang yang dipermasalahkan mencapai tidak kurang dari Rp35 miliar.
“Tidak kurang dari 35 miliar,” ujar kuasa hukum Tasya, Sangun Ragahdo, di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (3/12/2025). Jumlah tersebut bisa lebih besar dari yang dikatakan, sebab proses perhitungan masih berlangsung.
“Karena belum selesai proses hitungnya,” ucap Sangun. Sangun menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu itikad baik dari Ahmad untuk mengembalikan dana tersebut. Namun hasil penghitungan dari pihak Ahmad dinilai sangat jauh dari angka yang diklaim Tasya.
“Kalau informasi dari Tasyanya sih, ada hitungan dari Ahmad tapi jauh sekali ya, sangat di bawah sekali lah, di bawah 10 persen lah,” ungkapnya. Meski demikian, pihak Tasya masih mencoba meredam langkah hukum lantaran mempertimbangkan hubungan baik sebagai mantan suami-istri.
“Ini kan hubungannya pernah berkeluarga. Jadi Tasya memberikan waktu sebanyak-banyaknya, tidak terlalu menekan juga. Tapi kalau begini terus, kalau tidak ada itikad baik, tidak menutup kemungkinan akan kami lakukan upaya hukum lebih lanjut,” tegas Sangun.
Kuasa hukum lainnya, Riphat, menambahkan bahwa Tasya sangat menjaga perasaan dan nama baik mantan suaminya demi anak-anak. “Tasya itu sangat berupaya, sangat menahan diri demi menjaga nama baik mantan suaminya di depan keluarganya, di depan anak-anaknya. Tapi kan pasti namanya kesabaran ada batasnya,” kata Riphat.
Menurut Riphat, pihaknya tetap berharap penyelesaian dilakukan secara damai tanpa saling menjatuhkan. “Harapannya sih kita mau damai-damai aja, yang penting beres. Kalau ada upaya dari Ahmad, walaupun angkanya mungkin tidak sama, itu adalah bentuk apresiasi terhadap Tasya dan pasti akan dihargai,” tutupnya.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











