My WordPress Blog

Panggilan Pilu Bupati ke Prabowo: Jangan Abaikan Kesengsaraan Warga Banjir

Bupati Aceh Timur Mengungkap Kondisi Darurat Akibat Banjir

Sosok Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, kini menjadi sorotan publik. Ia menunjukkan kekhawatiran yang mendalam terhadap nasib rakyatnya yang terdampak banjir yang berlangsung selama delapan hari terakhir. Dalam kondisi darurat ini, Al-Farlaky bahkan sampai menangis saat meminta bantuan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.

Al-Farlaky mengungkapkan bahwa warga terancam meninggal kelaparan jika dalam dua hari tidak ada bantuan yang datang. Ia juga mengatakan bahwa ia sendiri sudah mengeluarkan uang pribadinya untuk membantu masyarakat. Menurutnya, musibah yang terjadi di daerahnya tidak boleh dianggap sebagai bencana biasa karena kondisi wilayahnya kini terisolasi.

Kondisi Wilayah yang Lumpuh Total

Wilayah Aceh Timur kini berada dalam kondisi lumpuh total akibat banjir bandang. Dari 24 kecamatan yang terdampak, Simpang Jernih dan Serbajadi menjadi yang paling parah. Al-Farlaky menyampaikan bahwa rakyatnya kekurangan bantuan logistik, sehingga Pemerintah Kabupaten Aceh Timur kesulitan menjalankan fungsi koordinasi penanganan darurat.

Pelayanan publik berhenti total, listrik padam, jaringan komunikasi mati, dan akses transportasi terputus, membuat distribusi logistik pun gagal dilakukan. “Dua hari dua malam rakyat kami tidak makan. Mereka kehabisan beras di lokasi pengungsian,” kata Al-Farlaky, Minggu (30/11/2025).

Ia juga mengungkapkan bahwa bantuan 200 ton beras yang diminta ke Badan Logistik Nasional (Bulog) belum tiba di Kabupaten Aceh Timur. Banjir di sejumlah titik masih belum bisa dijangkau oleh tim gabungan, seperti longsor di Kecamatan Peunaron Lokop dan pengungsi kelaparan di area perbukitan. Di sana, lima desa tenggelam dan belum bisa diakses.

Keterbatasan Akses dan Kebutuhan Bantuan Darurat

Al-Farlaky mengaku bahwa akses jalan nasional yang menghubungkan Banda Aceh-Medan belum bisa ditembus, baik dari Medan maupun dari Banda Aceh. Sedangkan logistik masyarakat sudah sangat menipis. Ia bahkan harus mengeluarkan uang dari kantong pribadinya sendiri untuk membantu masyarakat.

“Kita mohon bantu kami. Sekarang kami berjuang sendiri, dibantu TNI dan Polri lokal,” katanya dengan nada memelas. Al-Farlaky sangat berharap bantuan tersebut tiba secepatnya, karena apabila sampai dua hari belum ada bantuan yang masuk ke Aceh Timur, diyakininya akan ada masyarakat yang meninggal kelaparan.

Kondisi Rumah Sakit dan Komunikasi yang Terputus

Di samping itu, rumah sakit juga lumpuh total, alat-alat medis rusak. “Jadi jangan dianggap bencana di Aceh Timur ini sepele,” tambahnya. Saat ditanyakan tentang jumlah korban jiwa, Bupati memperkirakan jumlahnya mencapai puluhan orang, tetapi hal itu masih sebatas perkiraan dan belum bisa dipastikan karena akses komunikasi yang terputus total.

“Saya baru bisa berkomunikasi sejak Sabtu, setelah kita pasang Starlink. Kita sewa Rp10 juta selama 10 hari,” timpalnya. Oleh sebab itu, ia memohon bantuan Presiden RI agar segera secepatnya mengirimkan bantuan logistik dan tenaga ke Aceh Timur.

Profil Iskandar Usman Al-Farlaky

Iskandar Usman Al-Farlaky merupakan kelahiran Rantau Panjang, Aceh Timur, pada 3 November 1981. Masa kecil Al-Farlaky dihabiskan di perkampungan. Ia mengawali pendidikan dasarnya di Madrasah Ibtidaiyah Seuneubok Timur lulus pada 1994. Kemudian ia melanjutkan pendidikan menengah di Madrasah Tsanawiyah Darul Falah Seuneubok Johan, Ranto Peureulak lulus pada 1997.

Lalu Al-Farlaky melanjutkan pendidikan di Madrasah Ulumul Qur’an Langsa lulus pada 2000. Memasuki perguruan tinggi, Al-Farlaky menempuh pendidikan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Di UIN Ar-Raniry, Al-Farlaky meraih gelar SHI pada 2006. Al-Farlaky juga melanjutkan pendidikan magister di Universitas Iskandar Muda (UNIDA) Banda Aceh.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *