Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, Berjuang Bersama Warga Saat Bencana
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, turun langsung membantu seorang pria yang berjalan kaki puluhan kilometer demi mencari keluarganya yang hilang kontak akibat bencana banjir. Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat dan menunjukkan komitmen Bupati Masinton dalam membantu warga yang terdampak bencana.
Masinton Pasaribu, yang dikenal sebagai politisi dari Sibolga, Sumatra Utara, lahir pada 11 Februari 1971. Pria berusia 54 tahun ini berhasil menjadi anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2024. Ia juga dipercaya untuk memimpin Kabupaten Tapanuli Tengah periode 2025-2030. Dengan dukungan Wakil Bupati Mahmud Efendi Lubis, Masinton terpilih dalam Pilkada 2024.
Sebelum terjun ke dunia politik, Masinton lebih dulu menjadi aktivis pergerakan pro demokrasi. Ia bersama Budiman Sudjatmiko, Beathor Suryadi, dan lainnya, meneruskan pergerakan dan perjuangannya melalui partai politik PDI Perjuangan dengan membentuk Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM). REPDEM kemudian berfungsi sebagai organisasi sayap dari PDIP.
Ebyn Hutauruk, Pria yang Berjalan Kaki Cari Keluarga
Ebyn Hutauruk, warga asal Tukka, Tapanuli Tengah, rela berjalan kaki puluhan kilometer demi mencari kabar istri dan dua anaknya yang hilang kontak di tengah bencana banjir. Dengan langkah kaki tanpa alas dan hanya membawa ransel sederhana, Ebyn menembus medan berat berupa lumpur dan longsoran dari lokasi asalnya menuju Kecamatan Tukka, Tapteng, daerah yang paling parah terdampak banjir.
Ebyn tak kuasa menahan tangis setelah bertemu dengan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, pada Jumat (28/11/2025). Ia mengungkapkan kecemasannya kepada Bupati:
“Saya di Tukka, kampung rambutan. Marga Hutauruk, istri saya boru Sibuea,” ujar Hutauruk sembari menangis.
Perasaan kalut dan cemas selalu menghantui Ebyn memikirkan nasib istri dan anaknya. “Istri saya gendong anak. Udah dua hari tidak ketemu,” kata Hutauruk sembari berurai air mata.
Bupati Masinton segera bertindak dan meminta timnya untuk membantu Ebyn. Ia meminta Hutauruk agar mencari anak istrinya di pengungsian yang telah disiapkan. “Nanti ke pengungsian aja nanti ditanya di gor dulu, koordinasi di sana biar dibantu. Sabar ya,” kata Masinton.
Harta Kekayaan Bupati Masinton Pasaribu
Masinton Pasaribu tercatat memiliki total harta sebesar Rp 5,3 miliar. Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Masinton terakhir kali melaporkan hartanya di LHKPN KPK pada 25 Maret 2024 untuk periodik 2023.
Berikut adalah daftar harta kekayaan Masinton Pasaribu:
- A. Tanah dan Bangunan: Rp 4.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 74 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI: Rp 1.500.000.000
- Tanah Seluas 380 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI: Rp 2.500.000.000
- B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp 497.000.000
- MOBIL, TOYOTA FORTUNER JEEP Tahun 2012, HASIL SENDIRI: Rp 250.000.000
- MOBIL, DAIHATSU XENIA MINIBUS Tahun 2009, HASIL SENDIRI: Rp 80.000.000
- MOBIL, TOYOTA YARIS MINIBUS Tahun 2015, HASIL SENDIRI: Rp 150.000.000
- MOTOR, YAMAHA NMAX MATIC Tahun 2015, HASIL SENDIRI: Rp 17.000.000
- C. Harta Bergerak Lainnya: Rp —
- D. Surat Berharga: Rp —
- E. Kas dan Setara Kas: Rp 1.310.000.000
- F. Harta Lainnya: Rp —
- Sub Total: Rp 5.807.000.000
- III. Hutang: Rp 500.000.000
- IV. Total Harta Kekayaan (II-III): Rp 5.307.000.000
Bantuan bagi Korban Banjir di Tapanuli Tengah
Di tengah duka dan kerusakan parah akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu terus berupaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Wilayah Tapteng yang terkena banjir bandang hingga kini belum pulih kondisinya. Delapan hari diterjang banjir dan tanah longsir, wilayah Tapanuli Tengah masih minim bantuan.
Listrik di wilayahnya belum menyala serta warga banyak yang terisolir. Parahnya, warga banyak yang kelaparan sehingga terpaksa mengganjal perut dengan buah durian yang ada di pohon. “Hari ke 8 (delapan) bencana banjir bandang dan longsor Tapanuli Tengah, listrik belum menyala. Stok beras menipis, antrian panjang di pom bensin, stok gas elpiji menipis. Beberapa desa masih terisolir belum dapat ditembus via darat. Jenazah tertimbun longsor di beberapa desa belum dapat dievakuasi. Bahkan masyarakat di desa terisolir bertahan hidup dengan makan durian,” ungkap Masinton.

Ebyn Hutauruk Berhasil Bertemu Keluarga
Upaya mencari keberadan istri dan anaknya membuahkan hasil setelah mendapat pertolongan dari Bupati Masinton Pasaribu. Dalam unggahan terbaru sebuah akun di media sosial, Hutauruk kabarnya sudah berhasil bertemu dengan anak istri. Terlihat di foto terbarunya, Hutauruk semringah berpose sembari menggendong anak laki-lakinya.
Hutauruk yang mengenakan kaos hijau tampak ceria berfoto bersama keluarganya. Bukan cuma foto, ada juga video yang memperlihatkan Hutauruk video call dengan keluarganya. Sambil menangis, Hutauruk mengucap rasa syukur atas pertolongan Tuhan. “Tiga hari kau jalan, Tuhan, tiga hari kau jalan,” ujar keluarga Hutauruk.
“Luar biasa berkat Tuhan buat keluar abang Hutauruk,” kata keluarganya.
Perkembangan Bencana di Sumatera
Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menelan ratusan korban, sementara ribuan warga kehilangan rumah dan harta benda. Kondisi ini membuat kebutuhan bantuan darurat seperti makanan, selimut, obat-obatan, dan tempat pengungsian layak masih sangat mendesak.
Sebagai informasi, jumlah korban meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar berjumlah 631 orang, per Selasa (2/12/2025) pukul 11.00 WIB. “Sumatera Utara 293 jiwa, Sumatera Barat 165 jiwa dan Aceh 173 jiwa. Jumlah meninggal dunia 631 jiwa,” demikian data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025 yang tertulis di situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB) pada Selasa (2/12/2025), sebagaimana dilihat Kompas.com pada pukul 11.00 WIB.











