Perkembangan Teknologi AI dalam Perangkat Pemakai
Gelombang perangkat teknologi baru yang dilengkapi kecerdasan buatan mulai membanjiri pasar dan mengubah cara kita berinteraksi dengan gadget sehari-hari. Tidak hanya hadir sebagai alat bantu produktivitas, perangkat-perangkat ini juga mencoba menjadi teman yang memahami kebiasaan, emosi, hingga rutinitas pemakainya. Tren wearable AI bahkan berkembang begitu cepat hingga berbagai perusahaan besar dan rintisan berlomba menghadirkan inovasi terbaiknya.
Mulai dari kalung, cincin, gelang pintar, hingga perangkat portabel yang selalu siap mendengarkan, tiap gadget dirancang untuk menghadirkan pengalaman personal yang lebih mendalam. OpenAI pun dikabarkan tengah mengembangkan perangkat AI pendamping berukuran ringkas, menandakan persaingan teknologi ini semakin menarik. Berikut rangkuman beberapa wearable AI paling populer dan banyak dibicarakan saat ini.
1. Bee – Asisten Pribadi dalam Bentuk Liontin
Bee adalah liontin AI terjangkau yang dibanderol $49,99. Perangkat mungil ini bisa dijepitkan ke pakaian atau dipakai layaknya gelang kebugaran. Bee bekerja dengan cara merekam suara di sekitar Anda, mempelajari kebiasaan, serta membuat catatan dan pengingat otomatis. Tersedia tombol mute untuk menjaga privasi saat diperlukan.
Melalui aplikasi pendamping di iOS (aksesnya membutuhkan langganan $19/bulan), pengguna bisa bertanya langsung ke Bee, melihat rangkuman kegiatan, hingga mendapatkan transkrip percakapan lengkap. Popularitas Bee semakin meningkat setelah startup pembuatnya diakuisisi Amazon pada Juli lalu.
2. Friend – Wearable AI Teman Emosi Anda
Friend adalah perangkat AI yang digadang-gadang sebagai “teman digital” paling dekat dengan manusia. Liontin berwarna putih seharga $129 ini bisa mengenali nada suara dan suasana hati Anda, membuatnya mampu merespons layaknya seorang teman yang penuh empati.
Terhubung via Bluetooth, Friend selalu siap mendengarkan dan mengirimkan pesan proaktif seperti ucapan penyemangat sebelum wawancara. Namun, perangkat ini juga menuai kritik setelah kampanye iklannya di kereta bawah tanah New York dirusak dengan pesan bernada protes seperti “kapitalisme pengawasan”.
3. Limitless – Perekam Percakapan Super Cerdas
Limitless, yang sebelumnya bernama Rewind, merupakan wearable perekam percakapan berharga $99. Perangkat ini dapat mentranskripsikan rapat, panggilan, hingga diskusi penting (dengan izin) ke dalam data mudah cari dan diringkas.
Aplikasi pendampingnya menyediakan 10 jam fitur AI setiap bulan, termasuk transkripsi dan ringkasan, dengan opsi peningkatan menjadi paket tak terbatas seharga $29/bulan. Ini menjadi pilihan favorit banyak profesional seperti jurnalis dan konsultan.
4. Omi – Asisten AI yang Selalu Mengingat Anda
Dibanderol $89, Omi mampu menjawab pertanyaan, merangkum percakapan, menyusun jadwal, hingga membuat daftar tugas. Keunggulannya terletak pada kemampuan menangkap percakapan pengguna dan memprosesnya melalui ChatGPT untuk memahami konteks serta memberi masukan personal.
Selain bisa dikenakan sebagai kalung, Omi juga dapat ditempelkan di sisi kepala menggunakan pita medis, membuatnya mampu mendeteksi saat Anda mulai berbicara kepadanya.
5. Plaud NotePin – Perekam Profesional untuk Rapat & Kuliah
Plaud NotePin, dengan harga $159, merupakan solusi ideal untuk mahasiswa, jurnalis, maupun pengacara. Perangkat kecil ini bisa dikenakan di pergelangan tangan atau ditempelkan secara magnetis ke pakaian.
Rekaman akan tersimpan otomatis di ponsel secara real-time. Pengguna mendapatkan 300 menit transkripsi gratis per bulan, atau bisa meningkatkan ke paket Pro seharga $8,33 per bulan untuk total 1.200 menit. Tahun ini, Plaud juga meluncurkan versi lebih tipis bernama Plaud Note Pro seharga $179 yang sudah dapat dipesan.
6. Rabbit R1 – Gadget AI Serba Bisa Bergaya Retro
Rabbit R1 adalah perangkat AI bergaya retro yang dibekali layar sentuh dan kamera putar, dijual seharga $199. Perangkat kecil ini dapat terhubung langsung ke ponsel dan membantu melakukan berbagai tugas seperti memesan tiket, mengontrol aplikasi, hingga memesan makanan tanpa menyentuh ponsel.
Setelah menerima pembaruan besar pada sistemnya, Rabbit R1 kini hadir dengan fitur AI yang lebih matang, termasuk “Creations”—fitur yang memungkinkan pengguna membuat alat atau bahkan game mereka sendiri.











