My WordPress Blog

Sunkist Caramel Makeup: Tren Lokal Makassar yang Menembus Pasar Nasional Berkat Sentuhan PutriViola

Dalam beberapa tahun terakhir, industri kecantikan Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan dengan munculnya berbagai gaya riasan khas daerah. Salah satu yang menarik perhatian adalah Sunkist Caramel Makeup, teknik riasan asal Makassar yang dikembangkan oleh makeup artist profesional Dwi Putri Utami atau dikenal sebagai PutriViola.

Putriviola memulai kariernya pada 2016 dengan modal terbatas. Mengandalkan alat dasar, ia menawarkan jasa rias untuk wisuda, lamaran, dan acara keluarga. Di tengah persaingan ketat antar MUA, ia berusaha mencari identitas yang membedakannya. Menurutnya, banyak riasan pengantin justru menampilkan wajah yang terlalu berat, sehingga menghilangkan karakter asli klien. “Saya merasa perempuan itu lebih cantik ketika tetap terlihat seperti dirinya sendiri,” jelasnya.

Prinsip ini kemudian melahirkan konsep Sunkist Caramel, sebuah gaya riasan yang memadukan kesegaran warna peach-oranye dan kehangatan caramel. Nama tersebut dipilih agar mudah diingat dan mencerminkan filosofi riasan: segar seperti minuman Sunkist dan manis seperti caramel. Dalam aplikasinya, teknik ini menggunakan blush on hangat, lipstik nude kecokelatan, serta contour lembut untuk menghadirkan tampilan elegan namun tetap natural.

Salah satu pencapaian terbesar Putriviola terjadi saat ia dipercaya menangani riasan penyanyi Feby Putri pada acara pernikahan. Tampilan riasan pengantin tersebut mendapatkan respons positif dari publik lantaran dianggap memperlihatkan keanggunan Feby secara natural. Sejak saat itu, permintaan terhadap jasa Putriviola meningkat secara signifikan dan namanya semakin dikenal di luar Makassar.

Melihat tingginya permintaan, Putriviola mengembangkan usahanya menjadi Putriviola Rumah Pengantin, yang menawarkan layanan lengkap mulai dari rias pengantin, pre-wedding, hingga perawatan pra-acara. Selain fokus pada kualitas layanan, ia juga aktif melakukan pelatihan bagi calon MUA melalui workshop dan kelas privat. “Saya ingin lebih banyak perias dari Makassar memiliki standar yang kuat dan dikenal nasional,” ujarnya.

Sunkist Caramel Makeup dinilai memiliki keunggulan kompetitif yang cocok untuk pasar Indonesia. Warna-warna hangat yang digunakan sesuai dengan karakter kulit masyarakat Indonesia yang cenderung kuning langsat hingga sawo matang. Hal ini berbeda dengan gaya makeup Barat yang lebih bold, atau tren Korea yang cenderung pucat. Kombinasi antara local aesthetic dan sentuhan profesional membuat Sunkist Caramel semakin populer di berbagai kota besar.

Ke depan, Putriviola berharap teknik riasannya dapat menjadi salah satu pendekatan makeup khas Indonesia yang memiliki nilai jual global. “Indonesia punya banyak potensi warna tropis yang bisa diangkat. Makeup bukan hanya soal tren, tapi identitas,” katanya.

Perjalanan PutriViola dari perias rumahan hingga menjadi salah satu MUA tersukses Makassar menunjukkan bahwa inovasi lokal memiliki peluang besar untuk diterima pasar nasional. Sunkist Caramel bukan hanya tren, tetapi representasi kreativitas anak daerah yang berkembang melalui konsistensi dan dedikasi.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *