Hubungan Persahabatan yang Kuat antara Noussair Mazraoui dan Matthijs de Ligt
Noussair Mazraoui, bek asal Maroko, menceritakan tentang hubungan persahabatannya dengan Matthijs de Ligt. Kedua pemain ini sudah saling mengenal sejak masih bermain bersama Ajax Amsterdam dan Bayern Munchen pada musim 2022/2023. Meski kini mereka berbeda klub, hubungan pertemanan mereka tetap terjalin kuat.
Pada musim lalu, saat Mazraoui memutuskan untuk hengkang ke Manchester United, ia merasa senang karena De Ligt juga kembali menjadi rekan setimnya. Hal ini membantu proses adaptasinya di klub baru karena ada seseorang yang dikenalnya.
“Kehadiran De Ligt sangat membantu. Kami memiliki seseorang yang kami kenal baik, sehingga memudahkan adaptasi di tim baru. Kami bisa saling berbicara, berbagi pemikiran, dan memberikan pendapat jujur tentang performa kami,” ujar Mazraoui dalam wawancara resmi Manchester United.
Mazraoui mengakui bahwa hubungan persahabatannya dengan De Ligt sangat baik. Ia menyebut bahwa keduanya tidak pernah menahan diri dalam berbicara jujur satu sama lain, baik dalam hal yang baik maupun yang perlu diperbaiki.
“Saya rasa hubungan kami sudah dibangun dengan sangat baik. Kami tidak pernah menahan diri. Kami bisa saling jujur, apakah kami baik-baik saja atau jika ada hal yang bisa ditingkatkan.”
“Intinya, kami benar-benar jujur satu sama lain, dan itu membuat hidup terasa lebih mudah di sini,” tambahnya.
Permainan Matthijs de Ligt yang Menonjol
Dalam diskusi tentang permainan De Ligt, Mazraoui mengakui bahwa rekannya tersebut sangat agresif dan suka memenangkan duel. Meskipun vokal di lapangan, ia menyebut bahwa De Ligt adalah sosok yang lucu dan santai di luar lapangan.
“Sebagai bek, dia sangat agresif. Dia suka terlibat dalam duel dan memenangkan duelnya. Saat menguasai bola, dia sangat hebat. Anda bisa melihat gaya bermainnya dari sekolah Ajax.”
“Dia membuat keputusan yang sangat bagus, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola. Dia sangat vokal, yang penting untuk posisinya. Selalu lebih mudah ketika ada seseorang di belakang Anda, seperti memberi tahu Anda sedikit ke kiri atau ke kanan, untuk memblokir jalur umpan tertentu.”
“Begitulah dia di lapangan, dan di luar lapangan, dia santai, terbuka, dan sangat lucu. Menurut saya, dia orang yang sangat baik. Saya sangat menyukainya,” ujar Mazraoui.
Performa De Ligt di Manchester United
Musim ini, De Ligt menjadi andalan pelatih Ruben Amorim di lini belakang Manchester United. Hingga pekan ke-11 Liga Inggris, ia telah mencatatkan 990 menit bermain.
Sebagai rekan setim, Mazraoui ingin De Ligt tetap mempertahankan performanya yang luar biasa. Ia menyatakan kebanggaannya terhadap penampilan De Ligt saat ini.
“Saya sungguh bangga dengan penampilannya sekarang. Saya rasa dia harus tetap seperti ini dan bahkan lebih baik lagi, karena saya tahu dia bisa lebih baik lagi.”
“Dia masih cukup muda. Saya rasa dia bahkan pernah memenangkan penghargaan Golden Boy. Akhir-akhir ini, saya bilang, iseng-iseng tapi agak serius, bahwa dia sedang mencapai puncak kariernya lagi. Saya rasa dia sedang memasuki masa keemasannya saat ini,” tutup Mazraoui.











