My WordPress Blog

Profil 3 Pemain yang Terima Dua Kartu Merah di Super League, Andalan Arema FC, Persebaya, dan Persib

Tiga Pemain dengan Dua Kartu Merah di Super League 2025/2026

Ada tiga pemain yang telah mendapatkan dua kartu merah dalam gelaran Super League 2025/2026 hingga pekan ke-12. Ketiga pemain ini merupakan andalan dari Arema FC, Persebaya Surabaya, dan Persib Bandung. Mereka adalah Julian Guevara (Arema FC), Francisco Rivera (Persebaya Surabaya), dan Luciano Guaycochea (Persib Bandung). Berikut profil lengkap ketiganya.

1. Julian Guevara

Julian Guevara adalah pemain tengah Arema FC yang kini berusia 33 tahun. Ia lahir di Santiago de Cali, Kolombia, pada 4 Mei 1992. Julian Guevara memulai debutnya di Naxxar Lions FC sejak tahun 2016. Setahun kemudian, ia melanjutkan karier ke Finlandia dengan bergabung ke Kemi Kings. Pada tahun 2018, ia membela FC Inter, lalu kembali ke Kolombia untuk membela CD America pada 2019.

Dari 2019 hingga 2020, Julian Guevara membela beberapa klub Kolombia seperti Deportivo Pasto, Jaguares FC, dan Alianza FC. Pada 2023, ia bergabung dengan Arema FC. Hingga saat ini, ia telah tampil dalam 54 pertandingan, mencatatkan 3 gol, 2 assist, dan total 4.037 menit bermain.

Julian Guevara mendapat kartu merah pertamanya saat Arema FC menghadapi Borneo FC pada Minggu (26/10/2025). Saat itu, ia menerima kartu kuning pertama, lalu kartu kuning kedua di menit ke-58 yang berujung pada kartu merah. Kartu merah kedua didapat saat Arema FC kalah 1-2 dari Persija Jakarta pada Sabtu (8/11/2025). Ia langsung diusir wasit tanpa peringatan kartu kuning terlebih dahulu.

Biodata Julian Guevara:
– Nama di negara asal: Sneyder Julián Guevara Muñoz
– Tanggal lahir / umur: 4 Mei 1992 (33 tahun)
– Tempat kelahiran: Santiago de Cali
– Tinggi: 1,93 m
– Kewarganegaraan: Kolombia
– Posisi: Gelandang – Gel. Tengah
– Kaki dominan: Kiri
– Agen pemain: TFEM
– Klub saat ini: Arema FC
– Bergabung: 16 November 2023
– Kontrak berakhir: 31 Mei 2026
– Perpanjangan kontrak terakhir: 28 Mei 2025

Statistik permainan berdasarkan klub:
– Arema FC: 54 pertandingan, 3 gol, 2 asis, 4.037 menit bermain
– Alianza FC: 53 pertandingan, 1 gol, 1 asis, 3.118 menit bermain
– Kemi Kings: 49 pertandingan, 1 gol, 5 asis, 4.311 menit bermain
– Jaguares FC: 43 pertandingan, 2 gol, 1 asis, 3.217 menit bermain
– Naxxar Lions FC: 22 pertandingan, 2 gol, 0 asis, 1.142 menit bermain
– CD América: 18 pertandingan, 0 gol, 1 asis, 1.468 menit bermain
– Deportivo Pasto: 18 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 999 menit bermain
– FC Inter Turku: 10 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 575 menit bermain
– Delfín SC: 10 pertandingan, 0 gol, 1 asis, 494 menit bermain

Statistik permainan berdasarkan kompetisi:
– Liga Nasional: 254 pertandingan, 8 gol, 11 asis, 17.745 menit bermain
– Kejuaraan Domestik: 22 pertandingan, 1 gol, 0 asis, 1.602 menit bermain
– Kejuaraan Internasional: 1 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 14 menit bermain

2. Francisco Rivera

Francisco Rivera adalah gelandang serang Persebaya Surabaya. Ia lahir di San Luis Potosi, Meksiko, pada 23 September 1994. Mulai menekuni sepak bola di usia belia, Francisco Rivera memulai karier transfer pertamanya saat berusia 17 tahun melalui San Luis FC U-17 ke kelompok usia yang lebih tinggi. Pria yang kini berusia 31 tahun ini pernah membela beberapa klub Meksiko seperti San Luis FC, América Premier, Tiburones Rojos, Oaxaca, Min. Zacatecas, Atlante, dan Querétaro FC.

Ia juga pernah membela klub Kosovo, FC Llapi selama dua musim. Pada akhirnya, ia bergabung dengan Madura United dan kini bersama Persebaya Surabaya. Sampai saat ini, ia telah tampil dalam 38 pertandingan, mencatatkan 11 gol, 10 assist, dan total 3.293 menit bermain.

Francisco Rivera mendapat kartu merah pertamanya saat Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung. Kartu merah kedua didapat saat Persebaya Surabaya bermain imbang dengan Persik Kediri pada Jumat (7/11/2025) di menit ke-74.

Biodata Francisco Rivera:
– Nama di negara asal: Francisco Israel Rivera Dávalos
– Tanggal lahir / umur: 23 September 1994 (31 tahun)
– Tempat kelahiran: San Luis Potosí
– Tinggi: 1,70 m
– Kewarganegaraan: Meksiko
– Posisi: Gelandang – Gel. Serang
– Kaki dominan: Kiri
– Klub saat ini: Persebaya Surabaya
– Bergabung: 1 Juli 2024
– Kontrak berakhir: 31 Mei 2026

Statistik permainan berdasarkan klub:
– FC Llapi: 73 pertandingan, 17 gol, 6 asis, 5.529 menit bermain
– Min. Zacatecas: 71 pertandingan, 6 gol, 6 asis, 4.741 menit bermain
– CF América U20: 50 pertandingan, 13 gol, 0 asis, 3.921 menit bermain
– Persebaya Surabaya: 38 pertandingan, 11 gol, 10 asis, 3.293 menit bermain
– Madura United: 36 pertandingan, 9 gol, 18 asis, 3.208 menit bermain
– América: 14 pertandingan, 0 gol, 1 asis, 296 menit bermain
– San Luis U20: 14 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 544 menit bermain
– Monagas SC: 13 pertandingan, 1 gol, 0 asis, 1.088 menit bermain
– Oaxaca: 9 pertandingan, 0 gol, 2 asis, 490 menit bermain
– Veracruz U20: 9 pertandingan, 1 gol, 0 asis, 677 menit bermain
– Atlante: 8 pertandingan, 3 gol, 0 asis, 522 menit bermain
– Querétaro FC: 5 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 94 menit bermain
– Tiburones Rojos: 3 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 129 menit bermain
– Querétaro U20: 3 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 186 menit bermain

Statistik permainan berdasarkan kompetisi:
– Liga Nasional: 313 pertandingan, 56 gol, 41 asis, 22.798 menit bermain
– Kejuaraan Domestik: 25 pertandingan, 5 gol, 1 asis, 1.632 menit bermain
– Kejuaraan Internasional: 8 pertandingan, 0 gol, 1 asis, 288 menit bermain

3. Luciano Guaycochea

Luciano Guaycochea adalah pemain asing Persib Bandung yang lahir di La Pampa, Argentina, pada 24 April 1992. Ia memiliki rekam jejak karier yang mengesankan sejak lulus dari Boca Junior. Selama tiga musim pertama, ia berkarier di Turki, kemudian dua musim di Kolombia dan Argentina, serta satu musim di Bolivia dan Malaysia. Puncak karier pria yang kini berusia 33 tahun adalah saat membela Zulia FC dengan mencatatkan 50 pertandingan, 10 gol, 8 assist, dan 3.066 menit bermain.

Sebelum berkarier di Indonesia, ia sempat menjadi kapten tim Perak FC di Liga Malaysia. Kini, ia membela Persib Bandung dan telah mencatatkan dua kartu merah di Super League 2025/2026.

Luciano Guaycochea mendapat kartu merah pertamanya saat melawan Persebaya Surabaya. Awalnya hanya menerima kartu kuning, namun di menit ke-90+3, ia mendapat kartu kuning kedua sehingga berubah menjadi kartu merah. Kartu merah kedua didapat saat ia langsung diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras kepada striker Persis Solo, Kodai Tanaka.

Biodata Luciano Guaycochea:
– Tanggal lahir / umur: 24 April 1992 (33 tahun)
– Tempat kelahiran: La Pampa, Argentina
– Tinggi: 1,78 m
– Kewarganegaraan: Argentina
– Posisi: Gelandang – Gel. Serang
– Kaki dominan: Kanan
– Agen pemain: Brain Sports Media
– Klub saat ini: Persib Bandung
– Bergabung: 1 Juli 2025
– Kontrak berakhir: 31 Mei 2027

Statistik permainan berdasarkan klub:
– Zulia FC: 52 pertandingan, 11 gol, 8 asis, 3.231 menit bermain
– Perak FC: 46 pertandingan, 18 gol, 8 asis, 3.950 menit bermain
– Dep. Morón: 37 pertandingan, 5 gol, 1 asis, 2.065 menit bermain
– Alianza FC: 24 pertandingan, 2 gol, 2 asis, 1.483 menit bermain
– Oriente P.: 18 pertandingan, 3 gol, 3 asis, 830 menit bermain
– Tavsanli Linyit: 15 pertandingan, 1 gol, 4 asis, 1.258 menit bermain
– Persib Bandung: 12 pertandingan, 2 gol, 1 asis, 867 menit bermain
– Cúcuta Dep.: 8 pertandingan, 0 gol, 0 asis, 550 menit bermain
– Akhisar Belediye: 3 pertandingan, 1 gol, 1 asis, 254 menit bermain

Statistik permainan berdasarkan kompetisi:
– Liga Nasional: 176 pertandingan, 37 gol, 25 asis, 11.484 menit bermain
– Kejuaraan Domestik: 25 pertandingan, 5 gol, 2 asis, 1.950 menit bermain
– Kejuaraan Internasional: 13 pertandingan, 1 gol, 1 asis, 959 menit bermain

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *