radaryogya.com – JAKARTA – Pabrik perakitan PT Handal Indonesia Motor (HIM) menjadi tempat favorit beberapa brand jika China untuk melakukan perakitan lokal.
Ini dilaksanakan untuk memenuhi regulasi yang mana ditetapkan pemerintah Indonesia agar mendapatkan banyak manfaat.
Wakil Presiden Komisaris PT HIM Jongkie D. Sugiarto mengungkapkan rahasia pabrik Handa menjadi andalan beberapa orang brand jika China. Hal ini terjadi lantaran pihaknya selalu meningkatkan kualitas agar hasil yang dihasilkan setara dengan di dalam negara asalnya.
“Kualitasnya (SDM lokal di area Handal) ini telah bagus kemudian stabil. Standard yang bikin mereka itu (perusahaan-perusahaan China) percaya. Kalau kualitasnya jelek, ya mereka itu nggak kemungkinan besar percaya sebanding kita,” kata Jongkie terhadap wartawan di dalam Jakarta, beberapa waktu lalu.
Jongkie menuturkan bahwa orang yang tersebut bekerja di area Handal asli Indonesia. Agar bisa jadi mengerjakan mobil-mobil pesanan klien dengan presisi juga berkualitas tinggi, merekan mendapatkan pelatihan dengan segera dari tenaga ahli merek terkait.
“Tidak pernah ada ekspatriat (pekerja asing) di dalam tempat saya. Anak-anak (di Handal) saya pacu, lu orang bisa saja kok. Belajar dong, saya bilang. Sekarang merek-merek (China) ini, pertama kali datang boleh (bawa ekspatriat), kita minta ajarin, begitu selesai, ia pulang,” ungkapnya.
“Misalnya orang-orang Chery, itu pada awalnya ada (di Handal). Habis itu beliau ya pulang (ke negara asalnya),” sambung Jongkie.
Saat ini ada beberapa orang merek yang dimaksud melakukan perakitan di dalam pabrik Handal, seperti Chery, Jaecoo, Jetour, Neta, Aletra, BAIC, serta terbaru adalah Geely. Banyaknya produsen selama China menyebabkan Handal mendirikan infrastruktur pabriknya yang mana kedua di dalam Purwakarta,JawaBarat.











