My WordPress Blog

Penyebab Longsor di Bandung Barat: Hujan Deras dan Suara Gemuruh sebagai Tanda Bahaya

Bencana Tanah Longsor di Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat

Pada hari Sabtu (24/1/2026) pukul 10.30 WIB, terjadi bencana tanah longsor di Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kejadian ini disebabkan oleh hujan berintensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari. Hujan yang berlangsung selama beberapa jam akhirnya memicu runtuhnya material ke permukiman warga.

Menurut data sementara, sebanyak 8 orang dilaporkan tewas dan 82 orang lainnya masih hilang. Sejumlah warga terdampak harus mengungsi untuk menghindari kemungkinan longsoran susulan. Saksi mata, seperti Eneng Rohaeni (38), mengaku mendengar suara gemuruh sebelum kejadian. Ia menyebut ada dua kali suara gemuruh, pertama pada pukul 03.00 WIB dan kedua pada pukul 03.30 WIB. Suara tersebut membuat warga merasa cemas dan takut.

BMKG telah mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap banjir dan longsor seiring dengan meluasnya musim hujan di Jawa Barat. Wilayah Jawa Barat termasuk dalam kategori waspada curah hujan tinggi bersama dengan provinsi lainnya seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Imbauan ini berlaku mulai tanggal 21 hingga 31 Desember 2026.

Penyebab Bencana dan Upaya Mitigasi

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa penyebab utama longsor adalah hujan intensitas tinggi yang terus-menerus mengguyur wilayah Desa Pasirlangu sejak dini hari. Material longsoran menimbun permukiman warga dan menyebabkan korban jiwa serta warga terdampak.

Untuk mengantisipasi bencana susulan dan memudahkan pencarian korban, BNPB melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). OMC ini dilaksanakan sejak 12 Januari 2026 di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan mengerahkan dua unit pesawat, yakni PK-JVH dan CASA 212 A-2105. Pesawat PK-JVH melakukan 32 sortie di wilayah Jawa Barat dengan total bahan semai 32.000 kilogram selama periode 13–22 Januari 2026. Sementara itu, pesawat CASA 212 A-2105 melakukan 19 sortie di DKI Jakarta dengan total bahan semai 12.400 kilogram pada periode 16–22 Januari 2026.

Sejak 23 Januari 2026, BNPB menambah dua unit pesawat Caravan dalam pelaksanaan OMC. Operasi ini juga dapat diperluas ke wilayah Provinsi Banten jika terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem.

Kondisi Wilayah dan Dampak Bencana

Desa Pasirlangu terletak di sisi selatan kaki Gunung Burangrang. Secara administratif, wilayah ini masuk Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sebagian besar area desa berupa permukiman yang berdampingan dengan lahan pertanian dan perkebunan. Lingkungan perkampungan dikelilingi kebun sayuran dan tanaman hortikultura lainnya. Desa ini memiliki beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah, antara lain: keripik, aneka olahan susu, kopi, kerajinan tangan, hasil pertanian organik.

Bencana longsor yang terjadi di lokasi Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mengakibatkan 30 rumah tertimbun longsor. Dampak dari bencana ini mencakup 8 korban meninggal, 82 korban hilang, 23 korban selamat, serta 113 warga terdampak. Total kepala keluarga yang terdampak mencapai 34 KK.

Proses Evakuasi dan Penanganan Darurat

Untuk menangani bencana ini, sebanyak 65 personel Polda Jabar diterjunkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban. Unsur SAR juga terus melakukan pencarian akibat bencana longsor tersebut. Tim SAR gabungan masih terus mengupayakan pencarian terhadap korban yang masih tertimbun dengan observasi visual, penggalian manual, penyemprotan tanah menggunakan alkon, serta pemantauan menggunakan drone UAV.

Medan yang berat, tertutup lumpur dan material longsor, serta kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan bagi tim di lapangan. Warga yang tinggal di sekitar lokasi bencana diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *