My WordPress Blog

Kuncoro, Legenda Arema FC yang Selalu Menyelamatkan Tim, Meninggal Dunia

Kuncoro, Sosok yang Selalu Ada Saat Arema FC Menghadapi Krisis

Kuncoro meninggal dunia pada Minggu (18/6/2025) sore setelah sempat tak sadarkan diri di bench pemain dalam laga trofeo All Stars di Stadion Gajayana, Malang. Peristiwa ini mengejutkan seluruh dunia sepak bola Indonesia, khususnya para penggemar Arema FC.

Kuncoro dikenal sebagai spesialis caretaker atau pelatih sementara yang selalu siap pasang badan saat kursi pelatih kepala Arema FC kosong. Meski sering dipandang sebelah mata, ia berhasil membuktikan kualitasnya dengan membawa Singo Edan menembus peringkat 4 klasemen paruh musim Liga 1 2024-2025.

Perannya sebagai pelatih sementara berkali-kali terbukti menjadi penambal kekosongan kursi pelatih yang krusial, membawa stabilitas bagi tim di masa-masa sulit. Kuncoro dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani pertandingan sepak bola trofeo All Stars menuju 100 tahun Stadion Gajayana yang digelar oleh Persema Reborn.

Laga eksebisi antara pemain veteran itu menghadirkan beberapa tim, di antaranya ialah Persema Malang Legends, Persib Bandung Legends dan SDF Indonesia Legends. Menurut informasi yang didapatkan, Kuncoro sempat tak sadarkan diri saat berada di bench pemain. Kondisi itu membuat rekan-rekan sejawatnya panik, untuk meminta bantuan kepada petugas medis.

Dari video yang beredar, Kuncoro terlihat mendapatkan perawatan dari petugas medis di bench pemain. Akibat tak kunjung membaik, Kuncoro langsung dibawa ke UGD RSUD Dr Saiful Anwar Malang (RSSA) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun, setelah mendapatkan perawatan intensif, Kuncoro dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.50 WIB.

Perekat Ruang Ganti dan Sesepuh bagi Pemain Lokal

Selain dikenal sebagai asisten pelatih Arema FC, Kuncoro juga pernah menjadi pemain di era Galatama. Semasa bermain, Kuncoro sempat membela sejumlah klub, seperti Arema, Persija Jakarta, hingga Persebaya Surabaya. Di era Arema FC, Kuncoro menjadi mantan pemain Arema yang setia dan selalu masuk dalam daftar asisten pelatih tim, siapa pun pelatih kepalanya.



Sebagai sesepuh di tim Arema FC, Kuncoro menjadi sosok yang memiliki kedekatan sangat baik kepada semua pemain, khususnya pada pemain-pemain lokal. Hal itu tidak lepas dari sifatnya yang humoris dan suka bercanda, bukan hanya dengan para pemain, termasuk juga pada awak media. Hingga masa-masa terakhirnya saat ini, Kuncoro yang lekat dengan budaya sepak bola Malang tetap aktif mendukung dan menjalankan perannya sebagai asisten pelatih di tim inti Arema FC.

Bukti Kuncoro Selalu Ada Saat Arema FC Dilanda Krisis

Kuncoro merupakan asisten pelatih yang kerap jadi pelatih sementara ketika posisi pelatih kepala Arema FC kosong. Perannya kerap jadi “penambal” kekosongan pelatih yang keluar di tengah kompetisi membuat Kuncoro sering jadi sorotan. Tidak jarang, Kuncoro dianggap sebelah mata termasuk saat melatih Arema FC, seperti saat dua pertandingan terakhir di paruh musim Liga 1 2024-2025 silam.

Pada pekan ke 16 dan pekan ke 17, Arema FC diketahui tidak didampingi oleh pelatih kepala, Joel Cornelli sehingga Kuncoro ambil peran. Situasi yang sama juga pernah dialami Kuncoro pada pertengahan Liga 1 2022-2023 lalu setelah pelatih Eduardo Almeida dipecat. Lagi-lagi Kuncoro jadi pelatih caretaker yang harus menambal kekosongan pelatih kepala.

Kendati tekanan menghantui, namun Kuncoro berhasil membawa Arema FC naik ke peringkat 4 putaran pertama pada Liga 1 2024-2025 lalu.

Profil Kuncoro: Pelatih Berlisensi A Nasional dengan Koleksi Dua Gelar Juara

Memiliki riwayat panjang bersama Arema FC, pelatih sepak bola asli Malang kelahiran 7 Maret 1973 itu meraih cukup prestasi untuk Arema. Pria berusia 52 tahun tersebut sudah memiliki Lisensi A Nasional dan menyukai skema formasi 4-3-3 defending.

Kuncoro memiliki periode rataan sebagai pelatih selama 0,04 tahun serta mengawali kariernya sebagai asisten pelatih Arema pada 1 November 2011. Hingga 1 Juli 2013, Kuncoro didapuk sebagai asisten pelatih Arema Cronus mendampingi sejumlah pelatih top lainnya, seperti Milomir Seslija, Eduardo Almeida, Suharno, Joko Susilo, Milan Petrovic, Aji Santoso, Rahmad Darmawan, Mario Gomez, FX Yanuar, dan Charis Yulianto.



Kemudian, Kuncoro juga sempat dipercaya sebagai pelatih interim Arema FC selama periode 1 Maret 2020 hingga 1 April 2020. Setelah itu, Kuncoro beralih menjadi pelatih fisik Arema FC selama musim 2022-2023 mendampingi Eduardo Almeida, Javier Roca, Joko Susilo, dan Putu Gede.

Menilik catatan statistiknya, pada tingkat Liga Nasional, Kuncoro telah mencatatkan 2 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kali kalah dengan perolehan 7 poin dari 4 pertandingan. Sementara itu, pada Kejuaraan/Piala Nasional, Kuncoro hanya mencatatkan 1 hasil imbang dan 1 kekalahan dengan total 1 poin dari 2 pertandingan.

Di sisi lain, Kuncoro berhasil mengantarkan Arema FC menyabet gelar juara Indonesian Legaue Cup sebanyak 2 kali, yakni pada musim 2021-2022 dan 2023-2024.

Rekam Jejak Kepelatihan Kuncoro

  • Asisten Pelatih Arema FC : 1 November 2011 – 1 Juli 2013
  • Asisten Pelatih Arema Cronus : 1 Juli 2013 – 1 April 2022
  • Pelatih Interim Arema FC : 1 Maret 2020 – 1 April 2020
  • Pelatih Fisik Arema FC : 1 Mei 2022 – 31 Maret 2023
  • Asisten Pelatih Arema FC : 1 Juli 2023 – sekarang
  • Pelatih Interim Arema FC : 11 Agustus 2023 – 21 Agustus 2023
  • Pelatih Interim Arema FC : 19 Desember 2024 – sekarang

Catatan Statistik Kepelatihan Kuncoro

  • Liga Nasional : 4 pertandingan, 2 menang, 1 seri, 1 kalah, dan 7 poin.
  • Kejuaraan/Piala Nasional : 2 pertandingan, 1 seri, 1 kalah, dan 1 poin.

Prestasi Kuncoro

  • 2X Indonesian League Cup Winner : 2021/2022 dan 2023/2024 (Arema FC)
Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *