Kedatangan Wakil Presiden RI di Kalimantan Selatan
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, tiba di Kalimantan Selatan pada Kamis (8/1/2026). Kedatangannya bertujuan untuk meninjau daerah yang terdampak bencana banjir. Ia tiba menggunakan pesawat Boing A-7309 TNI Angkatan Udara dan mendarat di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin pada pukul 09.15 Wita.
Berikut adalah beberapa fakta mengenai kedatangan Wakil Presiden tersebut:
Langsung Menuju Tabalong
Tidak lama setelah mendarat, Wapres langsung berpindah ke pesawat angkut TNI AU yang lebih kecil dan bertolak ke Balangan melalui Bandara Waruking Tabalong pada pukul 09.43 Wita. Dua pesawat jenis yang sama bertolak dari Bandara Syamsudin Noor menuju Bandara Warukin, salah satunya ditumpangi oleh Wapres Gibran.
Di Balangan, Gibran meninjau lokasi pemukiman warga yang rusak pasca banjir di Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan.
Kunjungan Kedua ke Bandara Warukin
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja untuk kedua kalinya ke Bandara Warukin di Kabupaten Tabalong. Setelah kunjungan pada Juni 2025 ke Kaltim dan Kabupaten Tabalong Kalsel, kali ini ia mendarat di Bandara Warukin untuk ke Kabupaten Balangan Kalsel.
Pantauan menunjukkan peningkatan aktivitas di Bandara Warukin, termasuk pengamanan. Menggunakan pesawat Casa CN295 TNI AU, Wapres Gibran tiba di Bandara Warukin pada pukul 10.16 Wita. Sebelumnya, satu pesawat TNI AU lainnya membawa rombongan pendamping.
Setelah keluar dari pesawat, Wapres Gibran disambut Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, serta unsur Forkopimda. Ia kemudian menaiki Toyota Kijang Innova Zenix putih dan melanjutkan perjalanan ke Balangan.
Tinjau Kecamatan Tebing Tinggi
Warga terdampak banjir bandang di Desa Juuh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan antusias menyambut kedatangan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Disambut Bupati Balangan, Abdul Hadi bersama jajaran Forkopimda, Wapres meninjau kerusakan bangunan pasca banjir.
Bupati Balangan memperlihatkan papan informasi laporan bencana kepada Wapres. Pada kesempatan itu, Gibran juga mengunjungi SDN Juuh yang terdampak banjir. Banyak peralatan elektronik di sekolah tersebut rusak, dan pembersihan masih dilakukan. Siswa belum bisa kembali belajar karena kondisi sekolah tidak memadai.
Di sekolah yang dikunjungi, Gibran melihat tumpukan buku pembelajaran rusak dan peralatan elektronik seperti chromebook, laptop, smartboard, PC, kipas angin, dan printer yang rusak. Ia juga menyambangi rumah warga terdampak dan berinteraksi dengan warga mengenai kejadian banjir pada Sabtu (27/12/2025).
Tinjau Banjir di Sungai Tabuk
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Iham Yunus, serta jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan.
Wapres Gibran menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Kecamatan Sungai Tabuk, berupa 1.000 paket sembako, 300 paket makanan siap saji, 500 paket buku tulis, 200 paket mainan anak, 500 unit matras dan selimut, serta 10 boks obat-obatan.
Menurut data BPBD Kabupaten Banjar, banjir masih melanda sejumlah wilayah hingga pukul 16.00 Wita, dengan 12 kecamatan terdampak dan 133 desa terkena genangan air. Banjir berdampak pada 34.705 rumah warga, dengan 7.767 rumah terendam. Total warga terdampak mencapai 136.117 jiwa, termasuk 476 ibu hamil, 936 bayi, 2.821 balita, 6.089 anak, 4.911 lansia, serta 447 penyandang disabilitas.
Diminta Evaluasi Sawit dan Tambang
Dalam dialog bersama Wapres Gibran, mahasiswa BEM se-Kalsel menyampaikan kegelisahan atas penanganan banjir yang dinilai belum menyentuh akar masalah. Mereka merasa ruang penyampaian aspirasi ke pemerintah daerah tidak efektif.
Mahasiswa memaparkan isu seperti evaluasi tata kelola ruang, perizinan pertambangan dan perkebunan sawit, serta alih fungsi lahan. Salah satu solusi yang diajukan adalah pembangunan sumur resapan sebagai upaya pengendalian banjir di permukiman.
Wapres Gibran menerima aspirasi tersebut dan menyebut pentingnya perhatian khusus terhadap penanganan banjir di Kalsel.
Notice Pria Berkostum Akatsuki
Pria berbaju Akatsuki di anime Naruto menarik perhatian Wakil Presiden Gibran saat mengunjungi wilayah terendam banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Berdasarkan pantauan melalui postingan TikTok @walidbanjar1, seorang pria berbaju Akatsuki merekam detik-detik kedatangan Gibran di Sungai Tabuk. Saat itu, rombongan Gibran sedang menuju komplek perumahan di Sungai Tabuk yang masih tergenang air.
Gibran dan rombongan menaiki perahu karet yang berjalan perlahan, diikuti oleh rombongan di belakang. Pria berbaju Akatsuki tersebut merekam kedatangan Gibran menggunakan kamera hand phone yang diikat di sebatang bambu panjang menjadi seperti tongsis.
Pria tersebut bahkan memastikan hand phone dalam mode merekam agar tidak menyesal karena bertemu Gibran. Perahu karet Gibran mulai dekat dengan posisinya, dan tampak sang Wapres melihat ke arah jukung yang dinaiki pria berbaju Akatsuki tersebut beberapa saat.
Sontak saja pria berbaju Akatsuki itu kegirangan imbas menuai perhatian dari Wapres Gibran.











