My WordPress Blog

Siapa Dua Polisi yang Didampingi Eggi Sudjana Temui Jokowi di Solo?

Penjelasan Roy Suryo Mengenai Pertemuan Eggi Sudjana dengan Jokowi

Roy Suryo, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menyampaikan pernyataan terkait pertemuan tertutup antara Eggi Sudjana dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut terlibat dua anggota polisi aktif dari Polda. Peristiwa ini menimbulkan berbagai spekulasi mengenai potensi konflik kepentingan.

Klaim Roy Suryo tentang Keterlibatan Polisi Aktif

Roy Suryo menjelaskan bahwa informasi tersebut berasal dari sumber yang ia percaya. Ia menyebut bahwa Eggi Sudjana sendiri mengungkapkan adanya keterlibatan dua polisi aktif dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, hal ini tidak boleh terjadi karena dapat merusak prinsip profesionalitas penegakan hukum.

“Informasi A1 yang disampaikan Eggi Sudjana dari mulutnya sendiri, ada dua polisi aktif yang ikut dan polisi itu menangani perkara ini. Itu tidak boleh,” tegas Roy Suryo.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi mengenai siapa saja yang hadir dalam pertemuan tersebut. Roy meminta Eggi Sudjana untuk bersikap jujur dan mengungkapkan nama-nama pihak yang terlibat.

Desakan untuk Turun Tangan

Roy Suryo juga mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri untuk menertibkan anggotanya. Menurutnya, tidak boleh ada polisi aktif yang terlibat dalam pertemuan seperti ini.

“Pak Prabowo harus tertibkan anggota ini atau Kapolri harus tertibkan. Tidak boleh ada polisi aktif yang tangani perkara ikut dalam pertemuan seperti itu. Apa tujuannya ada di situ?” ujarnya.

Tidak Ada Permohonan Maaf dari Eggi Sudjana

Roy Suryo membantah klaim bahwa Eggi Sudjana telah meminta maaf kepada Jokowi terkait kasus ijazah palsu. Ia menegaskan bahwa tidak ada permintaan maaf sama sekali.

“Tidak ada kata permintaan maaf. Itu bohong. Tidak ada sama sekali,” ujar Roy Suryo.

Ia mengaku mendengar informasi tersebut melalui sambungan telepon bersama temannya. Informasi tersebut direkam dan diperoleh langsung dari percakapan Eggi Sudjana.

Jokowi Harus Meminta Maaf

Roy Suryo menegaskan bahwa seharusnya Jokowi yang meminta maaf kepada publik, bukan sebaliknya. Ia menilai ijazah Jokowi harus diuji secara ilmiah oleh lembaga forensik yang independen.

“Ijazah itu harus diuji secara ilmiah oleh lembaga forensik yang independen, bukan oleh lembaga yang berpotensi konflik kepentingan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan agar isu-isu liar tidak berkembang, termasuk tuduhan adanya aliran uang haram. Menurutnya, hal ini bisa sangat berbahaya jika tidak segera dibuka secara transparan.

Awal Mula Pertemuan Jokowi dan Eggi Sudjana

Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (Rejo) Prabowo – Gibran, M Rahmad, menjelaskan bahwa pertemuan antara Jokowi dan Eggi Sudjana merupakan kesepakatan ketiganya. Ia menyebut bahwa pertemuan ini murni silaturahmi antara teman lama.

“Pertemuan ini adalah kesadaran dari semua pihak. Kami hanya kebagian tugas untuk menghubungkan,” jelas Rahmad.

Ide pertemuan ini muncul setelah Rahmad dan tim Rejo berkunjung ke kediaman Eggi Sudjana di Bogor pada Desember 2025. Menurutnya, Eggi Sudjana pernah menjadi tim sukses Jokowi saat Pilgub Solo.

Pertemuan Dilakukan Secara Tertutup

Rahmad mengakui bahwa pertemuan tersebut dilakukan secara tertutup. Tidak ada foto atau video yang diambil selama acara. Namun, ia menyaksikan sendiri bagaimana Eggi dan Hari Damai Lubis berpelukan erat dengan Jokowi.

“Kami yang menyaksikan turut berkaca-kaca. Pertemuan Pak Eggi Sudjana dan Pak Hari Damai Lubis dengan Pak Jokowi adalah pertemuan patriotik yang patut menjadi suri teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas Rahmad.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *