My WordPress Blog
Budaya  

Doa Setelah Sholat Rajab: 2, 10, 12 Rakaat Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan

Doa Setelah Sholat Rajab: Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Sholat sunnah Rajab memiliki peran penting dalam kehidupan spiritual umat Muslim. Dalam bulan Rajab, terdapat berbagai sholat sunnah yang dapat dilakukan, seperti 2 rakaat, 10 rakaat, 12 rakaat, atau bahkan 20 rakaat. Berikut ini adalah doa setelah sholat Rajab yang lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya.

Teks Doa Setelah Sholat Rajab

Berikut teks doa setelah sholat Rajab yang bisa dibaca oleh siapa saja yang telah menyelesaikan sholat sunnah:

Arab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ.

Latin:

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wa sya’bâna wa ballighnâ ramadhâna.

Arti:

Ya Allah, berkatilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah (usia) kami ke bulan Ramadan.

Doa ini biasanya dibaca setelah menyelesaikan sholat sunnah Rajab, baik itu dalam jumlah 2 rakaat, 10 rakaat, 12 rakaat, maupun 20 rakaat. Doa ini memang khusus dibaca di bulan Rajab dan sehabis sholat sunnah, baik secara mandiri maupun berjamaah.

Keutamaan Sholat Rajab

Sholat Rajab memiliki keutamaan tersendiri dibandingkan sholat sunnah pada umumnya. Menurut kitab Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet karya Ibnu Watiniyah, sholat sunnah malam 1 Rajab memiliki berbagai manfaat, antara lain:

  • Seseorang tidak akan meninggal sebelum diperlihatkan tempat duduknya di surga.
  • Allah akan melindungi dirinya beserta harta, keluarga, dan anak-anaknya.
  • Dia juga akan dijaga dari azab kubur serta dapat melewati shirath (titian di atas neraka) secepat kilat tanpa perhitungan dan tanpa siksaan.

Selain itu, dalam kitab Ihya Ulûmiddîn, Imam Al-Ghazali menyebutkan bahwa terdapat sholat sunnah Mutlaq yang biasa dikerjakan oleh orang saleh pada masanya. Terkait salat Rajab, beliau menganjurkan:

“Seseorang yang berpuasa pada hari Kamis dalam bulan Rajab, kemudian mengerjakan sholat sunnah sebanyak 12 rakaat di antara waktu sholat Isya dan sepertiga malam, niscaya permohonannya akan dikabulkan.”

Tata Cara Sholat Rajab

Sholat sunnah malam 1 Rajab dilaksanakan pada malam sesudah waktu Magrib dan sebelum Isya. Waktu paling ideal untuk melakukan sholat ini adalah pada malam pertama bulan Rajab.

Niat:

أُصَلَّى سُنَّةَ الرَّجَبِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ.

Latin:

Ushallî sunnatar rajabi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillâhi taʼâlâ. Allâhu Akbar.

Arti:

Saya niat salat sunnah Rajab dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala. Allahu Akbar.

Setiap rakaat, setelah membaca surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Kafirun sekali dan surat Al-Ikhlas tiga kali. Setelah salam, bacalah doa berikut:

Arab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ.

Latin:

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wa sya’bâna wa ballighnâ ramadhâna.

Arti:

Ya Allah, berkatilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah (usia) kami ke bulan Ramadan.

Doa Setelah Sholat Rajab

Doa setelah sholat Rajab juga bisa dibaca dengan teks berikut:

Arab:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيُّ لَا يَمُوْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرِ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَالْجَدِ مِنْكَ الْجَدُّ.

Latin:

Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wahuwa hayyun laa yamuutu biyadikal khairu, wahuwa ‘alaa kuli syai-in qadiir. Allaahumma laa maani’a limaa a’thaita wala mu’thiya limaa mana’ta wala yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu.

Arti:

Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, Yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Hidup dan tidak akan pernah mati. Di tangan-Nya segala kebaikan berada, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan, dan tidak ada pula yang dapat memberikan apa yang Engkau halangi, dan tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.


Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *