My WordPress Blog

Jadwal dan Hasil Kunjungan Presiden Prabowo ke Wilayah Bencana Sumbar

JAKARTA,

Presiden mengunjungi lokasi terdampak bencana banjir di Sumatera Barat (Sumbar).

Agenda Presiden Prabowo

Berdasarkan keterangan unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Rabu, setibanya di Padang Pariaman, Prabowo langsung menggelar rapat terbatas penanganan bencana.

“Presiden tiba di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Kab. Padang Pariaman, pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 18.30 WIB, dan langsung mengadakan rapat terbatas di Markas Komando Daerah Militer Sumatra Barat,” demikian tertulis dalam keterangan unggahan tersebut.

Setelah bermalam di Padang, keesokan harinya, Kamis (18/12/2025), Presiden mengunjungi tiga lokasi terdampak bencana di Sumbar.

Kunjungan ke Posko Pengungsi

Prabowo mengawali kunjungannya Kamis kemarin ke Posko Pengungsi SD 05 Kayu Pasak Palembayan, Agam. Ia menyampaikan sambutan di hadapan para warga di lokasi tersebut.

“Bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anakku, kalian yang saya cintai, hari ini alhamdulillah saya bisa datang ke Kabupaten Agam. Saya bersyukur keadaan sudah membaik. Walaupun kita semua masih prihatin, tapi kita bekerja keras supaya segera memulihkan keadaan,” ujarnya di Agam, Kamis.

Prabowo mengatakan, hunian sementara bagi warga sudah mulai dibangun.

“Bisa selesai hunian sementara sebulan supaya ibu-ibu, bapak-bapak semua tidak perlu tinggal di tenda. Kemudian segera sesudah itu, kita membangun hunian tetap,” jelasnya.

Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras membantu penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda akhir November lalu.

“Kita lihat banyak sekali yang semuanya turun untuk bahu membahu kita perbaiki keadaan,” tambahnya.

Cicipi Makanan di Posko Pengungsi

Dalam peninjauannya di Posko Pengungsi di Agam, Prabowo juga sempat mencicipi makanan di dapur umum posko pengungsi di Agam.

“Lumayan, enak,” ujar Prabowo saat mencicipi masakan tersebut.

“Kok tahu saya belum makan pagi,” lanjutnya.

Ia juga berbincang dengan beberapa petugas di dapur umum yang ditinjaunya itu.

Hasil Peninjauan Presiden

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan hasil peninjauan yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah wilayah di Sumbar.

“Pada siang hari ini Bapak Presiden mengakhiri kunjungan ke provinsi Sumatera Barat setelah tadi malam beliau bermalam di Kota Padang dan kemudian juga langsung menggelar rapat bersama dengan beberapa menteri dan jajaran kepala staf angkatan,” katanya di Bandara Internasional Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis.

Prasetyo menyebut Presiden Prabowo membicarakan banyak hal dalam rapat tersebut, yang mana tidak hanya berkenaan dengan permasalahan bencana di Sumatera.

“Ada yang berkenaan dengan masalah pertahanan, ada yang berkenaan dengan masalah Kementerian Dalam Negeri, ada juga beliau mendapatkan laporan mengenai perkembangan komite reformasi kepolisian karena juga hadir Bapak Kapolri tadi malam,” paparnya.

Sementara itu, Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo melanjutkan agenda dengan mengunjungi daerah-daerah yang terdampak banjir pada hari Kamis.

“Tadi dimulai dari wilayah Kayu Pasak, di Palembayan, Kabupaten Agam. Di sana beliau menengok pengungsi yang mulai hari ini sudah dibangun hunian sementara,” ujarnya.

Prasetyo menyatakan, sekarang fokus di daerah Sumbar adalah untuk membangun hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak banjir agar dapat segera dilakukan relokasi.

“Setelah dari Palembayan, Bapak Presiden berkunjung ke Desa Kayu Tanam untuk melihat jembatan bailey yang dibangun oleh teman-teman TNI dibantu oleh masyarakat,” ungkapnya.

Prasetyo mengatakan ada kurang lebih 35 jembatan bailey di seluruh wilayah terdampak banjir yang sekarang dalam proses pengerjaan.

“Proses pengerjaannya sedang kita kebut, karena bagaimanapun, dalam rangka pemulihan, maka akses tersambungnya jalan yang tadinya terputus itu menjadi sebuah keharusan yang harus dipercepat,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, Presiden Prabowo dalam perjalanannya juga mendapat laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai penanganan bencana di tiga provinsi Sumatera, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

“Kepala BNPB melaporkan dan meminta tambahan personel, baik TNI maupun polisi, khususnya di beberapa wilayah di Aceh yang memang masih banyak tergenang lumpur, di antaranya Aceh Tamiang, kemudian tadi dilaporkan juga Aceh Timur juga masih terdapat banyak genangan yang itu membutuhkan tambahan personel,” jelasnya.

Terakhir, kata Prasetyo, Presiden melakukan peninjauan di Lembah Anai.

“Sudah mulai diperbaiki, ini memang jalan nasional yang tadi beliau berkunjung ke lokasi,” ujarnya.

Prasetyo menyebut Presiden Prabowo meminta perbaikan jalan di Lembah Anai dipercepat agar jalur utama dari Padang ke Bukittinggi dapat segera tersambung kembali.

“Memang kemudian berkaitan dengan bencana ini, banyak juga yang harus menjadi pekerjaan rumah kita, berkaitan dengan masalah lingkungan, penertiban kawasan-kawasan hutan, izin-izin pertambangan, izin-izin pembukaan usaha-usaha di bantaran-bantaran sungai, juga itu menjadi perhatian dari Bapak Presiden,” jelasnya.

Prasetyo mengatakan, Presiden menyampaikan hal-hal itu kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan para Bupati.

“Terakhir, terima kasih sekali lagi kita haturkan kepada seluruh pihak, BNPB, TNI, Polri, Basarnas, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan seluruh masyarakat yang bahu membahu bekerja sama, bekerja keras untuk segera mengatasi keadaan dan kembali menjalani kehidupan kita dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *