Peringatan Hari Ibu Nasional 2025 dalam Bahasa Arab
Hari Ibu Nasional jatuh pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya. Tahun ini, peringatan tersebut jatuh pada hari Senin (22/12/2025). Sebagai bentuk penghargaan terhadap peran penting seorang ibu dalam kehidupan, banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati hari istimewa ini. Mulai dari memberikan hadiah hingga menyampaikan ucapan sederhana yang penuh makna dan menyentuh hati.
Berikut adalah kumpulan ucapan Hari Ibu Nasional 2025 dalam Bahasa Arab yang berkesan dan penuh makna untuk dibagikan:
-
أُمِّي الْغَالِيَة، أَنْتِ الشَّمْسُ الَّتِي تُنِيْرُ دَرْبِي وَالْقَلْبُ الَّذِي يَحْمِلُ هُمُوْمِي، كُلُّ عَامٍ وَأَنْتِ بِخَيْرٍ.
“Ibuku tersayang, engkaulah matahari yang menerangi jalanku dan hati yang menanggung beban kesedihanku. Semoga setiap tahun Ibu selalu dalam kebaikan.” -
لَا تُوْجَدُ كَلِمَاتٌ تَكْفِي لِوَصْفِ حُبِّي لَكِ، فَأَنْتِ الْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِكِ، دُمْتِ لِي فَخْرًا طُوْلَ الْعُمْرِ.
“Tak ada kata yang cukup untuk menggambarkan cintaku padamu, karena engkau adalah surga di bawah telapak kakimu. Semoga Ibu terus menjadi kebanggaanku sepanjang hayat.” -
إِلَى مَنْ أَعْطَتْنِي الْحَيَاةَ وَالْحُبَّ دُوْنَ مُقَابِل، كُلُّ عَامٍ وَأَنْتِ أَجْمَلُ مَا فِي دُنْيَايَ.
“Kepada wanita yang memberiku kehidupan dan cinta tanpa pamrih, semoga setiap tahun kau tetap menjadi hal terindah dalam duniaku.” -
أُمِّي يَا مَلَاكِي، شُكْرًا لَكِ عَلَى كُلِّ لَحْظَةٍ سَهِرْتِ فِيْهَا مِنْ أَجْلِي، أُحِبُّكِ كَثِيْرًا.
“Ibuku wahai malaikatku, terima kasih atas setiap detik waktu malammu yang kau habiskan demi menjagaku. Aku sangat mencintaimu.” -
أَنْتِ لَسْتِ أُمِّي فَقَطْ، بَلْ أَنْتِ صَدِيْقَتِي وَمَلْجَئِي، كُلُّ عَامٍ وَرُوْحُكِ تَرْفَرِفُ بِالسَّعَادَةِ.
“Kau bukan hanya ibuku, tapi kau adalah sahabat dan tempat perlindunganku. Semoga setiap tahun jiwamu selalu diselimuti kebahagiaan.” -
الْلَّهُمَّ اجْعَلْ أُمِّي سَيِّدَةً مِنْ سَيِّدَاتِ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَارْزُقْهَا الصِّحَّةَ وَالْعَافِيَةَ الدَّائِمَةَ.
“Ya Allah, jadikanlah ibuku salah satu wanita pemimpin penghuni surga, dan anugerahkanlah kepadanya kesehatan dan afiat yang abadi.” -
رَبِّي لَا تَحْرِمْنِي مِنْ رِيْحَةِ أُمِّي وَصَوْتِهَا، وَبَارِكْ لَهَا فِي عُمْرِهَا وَأَسْعِدْ قَلْبَهَا.
“Tuhanku, janganlah Engkau menghalangiku dari aroma dan suara ibuku, berkahilah umurnya dan bahagiakanlah hatinya.” -
أَسْأَلُ اللَّهَ الْقَدِيْرَ أَنْ يَجْعَلَ أَيَّامَكِ كُلَّهَا عِيْدًا، وَأَنْ يَبْنِيَ لَكِ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ يَا أُمِّي.
“Aku memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa agar menjadikan hari-harimu selalu penuh suka cita, dan membangunkan untukmu rumah di surga, wahai Ibu.” -
الْلَّهُمَّ ارْحَمْ أُمِّي وَأَطِلْ عُمْرَهَا، وَاجْعَلْ كُلَّ دَمْعَةٍ ذَرَفَتْهَا مِنْ أَجْلِنَا نُوْرًا لَهَا فِي الْقَبْرِ.
“Ya Allah sayangi ibuku dan panjangkan umurnya, dan jadikanlah setiap tetes air mata yang ia keluarkan demi kami menjadi cahaya baginya di alam kubur.” -
يَا رَبِّ، كَمَا رَعَتْنِي فِي صِغَرِي بِرَحْمَتِكَ، فَارْعَهَا فِي كِبَرِهَا بِجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ.
“Ya Tuhanku, sebagaimana ia menjagaku di waktu kecil dengan rahmat-Mu, maka jagalah ia di masa tuanya dengan kemurahan dan kedermawanan-Mu.” -
إِلَى الْمَرْأَةِ الَّتِي صَنَعَتْ رَجُلًا/بِنْتًا، أَنْتِ الْبَطَلَةُ الْحَقِيْقِيَّةُ فِي قِصَّةِ حَيَاتِي.
“Kepada wanita yang telah membentukku menjadi pria/wanita, engkaulah pahlawan sejati dalam kisah hidupku.” -
أُمِّي، أَنْتِ الْوَطَنُ الَّذِي أَلْجَأُ إِلَيْهِ حِيْنَ تَضِيْقُ بِيَ الدُّنْيَا، كُلُّ عَامٍ وَأَنْتِ أَمَانِي.
“Ibu, engkaulah tanah air tempatku bernaung saat dunia terasa sempit, semoga setiap tahun kau tetap menjadi rasa amanku.” -
لَوْ كَانَ الْعُمْرُ يُهْدَى لَأَهْدَيْتُكِ عُمْرِي كُلَّهُ يَا نَبْضَ قَلْبِي.
“Jika saja umur bisa dihadiahkan, maka akan kuhadiahkan seluruh umurku untukmu, wahai detak jantungku.” -
قَلْبُ الأُمِّ هُوَ الْمَدْرَسَةُ الأُوْلَى، شُكْرًا لَكِ يَا مُعَلِّمَتِي الْأُوْلَى عَلَى كُلِّ دَرْسٍ فِي الْحَيَاةِ.
“Hati seorang ibu adalah sekolah yang pertama, terima kasih wahai guru pertamaku atas setiap pelajaran hidup yang kau berikan.” -
أُمِّي هِيَ الْوَرْدَةُ الَّتِي لَا تَذْبُلُ أَبَدًا فِي حَدِيْقَةِ عُمْرِي.
“Ibuku adalah bunga yang tidak akan pernah layu di dalam taman hidupku.” -
كُلُّ عَامٍ وَأَنْتِ بَيْنَ عَيْنَيَّ، كُلُّ عَامٍ وَأَنْتِ الدُّعَاءُ الَّذِي لَا يَنْقَطِعُ.
“Setiap tahun engkau selalu di pelupuk mataku, setiap tahun engkau adalah doa yang tak pernah putus kupanjatkan.” -
شُكْرًا لِلّٰهِ الَّذِي رَزَقَنِي بِأُمٍّ مِثْلَكِ، كُلُّ لَحْظَةٍ مَعَكِ هِيَ عِيْدٌ بِالنِّسْبَةِ لِي.
“Terima kasih kepada Allah yang telah menitipkanku pada ibu sepertimu, setiap detik bersamamu adalah hari raya bagiku.” -
أَنْتِ أَجْمَلُ نِعْمَةٍ رَزَقَنِي اللَّهُ بِهَا، دُمْتِ لِي سَنَدًا وَقُوَّةً لَا تَنْكَسِرُ.
“Kau adalah nikmat terindah yang Allah berikan padaku, tetaplah menjadi sandaran dan kekuatan yang tak terpatahkan bagiku.” -
بِوُجُوْدِكِ تَحْلُو الْحَيَاةُ وَبِدُعَائِكِ تُفْتَحُ لِيَ الأَبْوَابُ، كُلُّ عَامٍ وَأَنْتِ بِأَلْفِ خَيْرٍ.
“Dengan keberadaanmu hidup menjadi manis, dan dengan doamu pintu-pintu kemudahan terbuka, semoga Ibu selalu dalam ribuan kebaikan.” -
إِلَيْكِ يَا نَبْعَ الْحَنَانِ، أُهْدِي لَكِ حُبِّي وَقُبْلَةً عَلَى جَبِيْنِكِ، عِيْدُ أُمٍّ سَعِيْدٍ.
“Kepadamu wahai sumber kasih sayang, kuhadiahkan cintaku dan kecupan di keningmu, Selamat Hari Ibu.” -
كُلُّ عَامٍ وَأَنْتِ بِخَيْرٍ يَا أُمِّي
“Selamat hari Ibu, semoga setiap tahun Ibu selalu dalam kebaikan.” -
عِيْدُ أُمٍّ سَعِيْدٍ يَا سِتَّ الْكُلِّ
“Selamat Hari Ibu, wahai ratu dari segalanya.” -
أُمِّي يَا نُوْرَ حَيَاتِي، كُلُّ عَامٍ وَأَنْتِ مَعِي
“Ibu wahai cahaya hidupku, semoga setiap tahun kau selalu bersamaku.” -
الْلَّهُمَّ اغْفِرْ لِأُمِّي وَارْحَمْهَا كَمَا رَبَّتْنِي صَغِيْرًا
“Ya Allah, ampunilah ibuku dan sayangilah ia sebagaimana ia mendidikku di waktu kecil.” -
أَسْأَلُ اللّٰهَ أَنْ يَحْفَظَكِ وَيُطِيْلَ عُمْرَكِ فِي طَاعَتِهِ
“Aku memohon kepada Allah agar menjagamu dan memanjangkan umurmu dalam ketaatan kepada-Nya.” -
بَارَكَ اللّٰه فِي صِحَّتِكِ وَعَافِيَتِكِ يَا أُمِّي الغَالِيَة
“Semoga Allah memberkahi kesehatan dan afiatmu, wahai Ibuku tersayang.” -
أَنْتِ الجَنَّةُ الَّتِي تَمْشِي عَلَى الأَرْضِ
“Engkau adalah surga yang berjalan di atas bumi.” -
لَا يُوْجَدُ حُبٌّ فِي الدُّنْيَا أَجْمَلُ مِنْ حُبِّكِ
“Tidak ada cinta di dunia ini yang lebih indah daripada cintamu.” -
أُمِّي، أَنْتِ مَصْدَرُ قُوَّتِي وَسَعَادَتِي
“Ibu, engkau adalah sumber kekuatan dan kebahagiaanku.” -
أُمِّي، ثُمَّ أُمِّي، ثُمَّ أُمِّي إِلَى آخِرِ يَوْمٍ فِي عُمْرِي
“Ibuku, kemudian ibuku, kemudian ibuku, hingga akhir hari dalam hidupku.” -
أُحِبُّكِ يَا أُمِّي أَكْثَرَ مِنْ أَيِّ شَيْءٍ
“Aku mencintaimu Ibu lebih dari apa pun.” -
أَنْتِ أَجْمَلُ مَا فِي حَيَاتِي
“Engkau adalah hal terindah dalam hidupku.”











