My WordPress Blog

Bantu Korban Bencana Sumatra, Pemprov Banten Salurkan Rp3 Miliar

Bantuan dari Pemprov Banten untuk Daerah Terdampak Bencana

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp3 miliar yang berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Tahun Anggaran 2025. Dana tersebut dialokasikan kepada tiga provinsi di Pulau Sumatra yang sedang menghadapi bencana alam, yaitu Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Masing-masing provinsi menerima dana sebesar Rp1 miliar.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, menjelaskan bahwa alokasi dana Rp3 miliar dari BTT diubah menjadi bantuan keuangan khusus antardaerah provinsi. “Dana dari BTT digeser ke bantuan keuangan khusus antardaerah, kemudian ditransfer langsung ke rekening kas umum daerah masing-masing provinsi penerima,” ujarnya pada Rabu, 3 Desember 2025.

Bantuan ini merupakan bagian dari program Banten Peduli Bencana, yang bertujuan untuk menunjukkan kepedulian Pemprov Banten terhadap daerah-daerah yang sedang mengalami kondisi darurat akibat bencana alam. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, menyampaikan bahwa bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar diberikan kepada masing-masing provinsi di Sumatra.

“Ini bentuk solidaritas kita terhadap saudara-saudara di Sumatra yang sedang tertimpa musibah,” ujar Lutfi.

Secara simbolis, pelepasan bantuan dilakukan di Gedung Negara, Pendopo Gubernur Banten Lama, Kota Serang. Selain bantuan dana, Pemprov Banten juga mengirimkan berbagai jenis logistik kebutuhan dasar melalui sejumlah kendaraan operasional.

Lutfi menjelaskan bahwa beberapa perangkat daerah turut menyumbangkan bantuan sesuai bidangnya. Di antaranya:

  • Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten menyumbangkan beras sebanyak 10 ton.
  • Dinas Kesehatan Provinsi Banten memberikan 7 item alat dan bahan kebersihan.
  • Dinas Sosial Provinsi Banten menyumbangkan beras sebanyak 1.000 kilogram.
  • Bihun sebanyak 1.200 bungkus, Handuk dewasa 100 lembar, Handuk anak-anak 100 lembar, Selimut anak 100 lembar.
  • Pakaian anak laki-laki 100 stel, Pakaian anak perempuan 100 stel, Tenda gulung/terpal 100 lembar.
  • Popok bayi 100 renceng, Pembalut 100 pak, Air mineral 100 dus.
  • PMI Provinsi Banten menyumbangkan 5 tangki air bersih.

“Kami berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana,” katanya.

Untuk pengiriman bantuan logistik, BPBD Provinsi Banten menggunakan 9 mobil dan 39 pesonil. Jumlah tersebut mencerminkan komitmen penuh Pemprov Banten dalam membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.

Data yang diperoleh dari situs web Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menunjukkan bahwa hingga Ahad (30/11/2025), total korban meninggal dunia mencapai 442 jiwa, dengan 402 jiwa masih dinyatakan hilang. Korban meninggal dunia tersebar di berbagai wilayah Sumatra Utara, seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan lainnya.

Di Aceh, tercatat 96 jiwa meninggal dunia dan 75 jiwa hilang. Pengungsi mencapai 62.000 KK di berbagai kabupaten/kota. Sementara itu, di Sumatera Barat, tercatat 129 jiwa meninggal dunia, 118 hilang, dan 16 luka-luka. Total pengungsi mencapai 11.820 KK atau 77.918 jiwa.

Bantuan dari Pemprov Banten tidak hanya berupa dana, tetapi juga logistik yang sangat penting bagi para penyintas bencana. Semua upaya ini menunjukkan rasa kemanusiaan dan kepedulian yang tinggi dari masyarakat Banten terhadap saudara-saudara mereka di Sumatra.

Hartono Hamid

Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *