Kolaborasi Telkomsel dengan Platform AI Membuka Peluang Baru bagi Generasi Muda
Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, generasi muda khususnya mahasiswa semakin memanfaatkan berbagai alat digital untuk membantu proses belajar dan pengembangan diri. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah kolaborasi antara Telkomsel dengan platform AI seperti ChatGPT dan Perplexity. Kehadiran layanan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan akses yang lebih mudah bagi mahasiswa dalam mengakses layanan AI premium.
Penggunaan AI dalam Kehidupan Akademik
Zaky Mohammad Rizwar, seorang mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), merupakan salah satu contoh dari banyak mahasiswa yang memanfaatkan AI dalam kehidupan akademiknya. Dengan menggunakan dua platform utama, yaitu ChatGPT dan Perplexity, Zaky merasa proses belajarnya menjadi lebih efisien.
“Awalnya saya hanya menggunakan ChatGPT karena referensinya bagus, namun kemudian saya menemukan bahwa Perplexity juga sangat bermanfaat,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Perplexity memiliki keunggulan dalam menyajikan informasi yang lebih terstruktur dan sistematis.
Meskipun AI digunakan sebagai alat bantu, Zaky menekankan bahwa ia tidak bergantung sepenuhnya pada teknologi tersebut. “Saya hanya memanfaatkannya untuk mencari inspirasi dan referensi, sementara tugas-tugas utamanya tetap saya kerjakan sendiri,” tambahnya.
Akses yang Lebih Mudah melalui Telkomsel
Salah satu faktor yang membuat mahasiswa lebih mudah mengakses layanan AI premium adalah adanya paket bundling yang ditawarkan oleh Telkomsel. Melalui aplikasi MyTelkomsel, mahasiswa dapat berlangganan ChatGPT Pro dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan langsung menghubungi OpenAI.
“Harganya sekitar Rp 50.000 per bulan, jauh lebih murah dibandingkan langganan langsung dari OpenAI,” kata Zaky. Ia menilai bahwa hal ini sangat cocok untuk kalangan mahasiswa yang sedang mencari solusi hemat namun tetap berkualitas.
Manfaat AI dalam Pengembangan Diri
Selain membantu dalam studi, AI juga menjadi alat yang bermanfaat dalam pengembangan diri. Zaky, yang aktif dalam unit kegiatan mahasiswa (UKM) radio kampus, mengatakan bahwa AI membantunya dalam mencari inspirasi untuk siaran dan MC. Selain itu, ia juga belajar tentang event management dan desain grafis melalui referensi yang diberikan oleh AI.

Cerita Lain: Adhila Paramitha Larasati
Adhila Paramitha Larasati, mahasiswa jurusan Manajemen Administrasi di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), juga mengakui manfaat penggunaan AI dalam kehidupan akademiknya. Ia mulai mengenal AI sejak masuk kuliah dan saat ini sering menggunakan Perplexity dan ChatGPT untuk berbagai keperluan.
“Saya menggunakan Perplexity karena selalu mencantumkan sumber referensi yang jelas, sehingga saya bisa memastikan keakuratan informasi,” katanya. Sementara ChatGPT digunakannya untuk membuat ringkasan, caption, atau dokumen dalam format Excel.

Adhila juga menekankan pentingnya memverifikasi informasi yang diberikan oleh AI. “Saya tidak percaya sepenuhnya kepada AI, tapi saya pastikan hasilnya sesuai dengan kebutuhan tugas,” tambahnya.
Kolaborasi Telkomsel dengan OpenAI dan Perplexity
Telkomsel telah menjalin kerja sama dengan dua platform AI ternama, yaitu OpenAI (pengembang ChatGPT) dan Perplexity. Kerja sama ini dilakukan melalui berbagai paket bundling yang memungkinkan pelanggan Telkomsel mengakses layanan AI premium dengan harga terjangkau.
Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen perusahaan dalam menyediakan teknologi AI yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. “Melalui layanan beyond connectivity seperti Bundel ChatGPT Go, Telkomsel terus mendorong produktivitas dan kreativitas,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Planning and Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata komitmen dalam menyediakan solusi AI yang memberdayakan berbagai sektor. “Dengan memadukan keunggulan jaringan nasional kami dan teknologi AI canggih Perplexity, kami memastikan akses informasi yang akurat dan personal secara seamless,” katanya.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelajar, peneliti, pelaku UMKM, lembaga kesehatan, hingga instansi pemerintah dalam memanfaatkan teknologi AI untuk riset, pembelajaran jarak jauh, optimalisasi rantai pasok, hingga layanan publik yang berbasis data.











