Kedatangan Peserta MTQ Sulsel ke Kabupaten Maros
Peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXIV tingkat Sulawesi Selatan mulai berdatangan di Kabupaten Maros pada 10–11 April 2026. Kedatangan ini dimulai dengan kontingen Luwu Timur yang berjumlah sekitar 500 orang. Total peserta diperkirakan lebih dari 1.000 orang dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Panitia menyediakan 184 rumah warga sebagai penginapan yang tersebar di enam kecamatan, yaitu Turikale, Lau, Bantimurung, Mandai, Maros Baru, dan Marusu. Setiap kontingen akan mendapatkan sekitar 7 penginapan. Konsumsi hanya disediakan saat perlombaan, sedangkan di penginapan, seluruh kontingen menyiapkan makanannya sendiri.
Proses Kedatangan Kontingen
Kontingen pertama yang tiba adalah Kabupaten Luwu Timur, yang disambut oleh Ketua Panitia MTQ, Muetazim Mansyur, di Baruga B Kantor Bupati Maros. Ia menjelaskan bahwa rombongan Luwu Timur terdiri dari peserta, pendamping, dan suporter.
Proses kedatangan kafilah dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 10 hingga 11 April 2026. Panitia akan fokus pada penjemputan seluruh kafilah dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari seribu orang dari seluruh daerah. Dengan jumlah perkontingen sekitar 56 dan 24 kabupaten/kota, total peserta diperkirakan sekitar 1.024 orang.
Jadwal Pelaksanaan Lomba
Untuk pelaksanaan lomba, Muetazim menegaskan seluruh cabang akan dimulai setelah acara pembukaan. Pembukaan resmi MTQ dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/4/2026) pukul 19.00 WITA. Acara pembukaan akan dipusatkan di Lapangan Pallantikang dan dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Berbagai penampilan juga akan memeriahkan pembukaan, seperti penampilan penyanyi religi Haddad Alwy, orkestra santri Al-Ikhlas, paduan suara lintas agama, serta tari kolosal. Semua lomba nanti setelah acara pembukaan. Lomba mulai tanggal 13 April.
Cabang Lomba dan Lokasi
Terdapat delapan cabang utama lomba dalam MTQ kali ini, dengan total 23 golongan lomba yang akan dipertandingkan. Mulai dari cabang tilawah, qiraat, hingga karya tulis ilmiah. Seluruh lomba tersebut akan dibagi dalam 10 majelis.
Lokasi lomba tersebar di beberapa titik, seperti Lapangan Pallantikang untuk cabang tilawah dan Gedung Serbaguna untuk kaligrafi. Sementara lomba lainnya digelar di Aula Kecamatan Lau, Pesantren NU, hingga Masjid Al-Markaz.
Pameran dan UMKM
Tak hanya lomba, selama pelaksanaan MTQ juga akan digelar pameran. Sebanyak 24 kabupaten/kota akan menampilkan potensi daerahnya. Terdapat 150 tenant atau tenda bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bakal disiapkan. Stan UMKM akan ditempatkan di sepanjang Jalan Boulevard.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kopumdag) Maros, Andi Syam Sophyan menjelaskan bahwa penataan tenant ini dilakukan agar kawasan MTQ terlihat rapi dan nyaman bagi pengunjung. Dari total 150 tenant yang disiapkan, sebanyak 110 diperuntukkan khusus bagi UMKM lokal Maros, sementara 40 lainnya untuk pelaku UMKM dari luar daerah.
Biaya akomodasi untuk tenant UMKM lokal Maros sebesar Rp2 juta pertenant, sedangkan UMKM luar daerah sebesar Rp3,5 juta. Biaya tersebut sudah mencakup fasilitas lengkap seperti tenda ukuran 3×3 meter, instalasi listrik, meja, kursi, backdrop frame hingga kebersihan selama tujuh hari pelaksanaan.
Jadwal Kedatangan Kontingen
Berikut jadwal kedatangan kontingen peserta MTQ Sulsel di Maros:
Jumat, 10 April 2026
Luwu Utara
Luwu Timur
Makassar
Palopo
Wajo
Luwu
Pinrang
Bulukumba
Sinjai
Soppeng
Sabtu, 11 April 2026
Maros
Takalar
Bantaeng
Toraja Utara
Sidrap
Gowa
Parepare
Bone
Barru
Enrekang
Pangkep
Selayar
Tana Toraja
Jeneponto










