My WordPress Blog
Budaya  

3 Doa Setelah Sholat Dhuha yang Wajib Diamalkan Setiap Hari

Ibadah Pagi yang Dianjurkan dalam Islam

Sholat Sunnah Dhuha menjadi salah satu ibadah pagi yang dianjurkan bagi Umat Islam sebelum memulai aktivitas harian. Ibadah ini biasanya dilakukan di pagi hari, setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Dzuhur. Sholat Dhuha dapat dikerjakan sebanyak dua rakaat atau maksimal delapan rakaat.

Untuk menyempurnakan ibadah tersebut, Umat Islam dianjurkan untuk membaca doa setelah Sholat Dhuha. Ada tiga doa yang bisa diamalkan setiap hari. Berikut penjelasannya:

1. Doa Setelah Sholat Dhuha Pertama

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudrota qudratuka wal ‘ismata ‘ismatuka.

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash-shalihiin.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya waktu Duha itu waktu Duha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu.

Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkan lah dan jika ada di dalam bumi, keluarkan lah. Jika sukar, mudahkan lah. Jika haram, sucikan lah. Jika masih jauh, dekatkan lah. Berkat waktu Duha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkan lah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”

2. Doa Setelah Sholat Dhuha Kedua

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ

Allahummaghfirlii Watub ‘alayya, innaka antat-tawwaabur rohiim

Artinya:

“Ya Allah, ampuni lah aku dan terima lah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

Disebutkan dalam hadis, Rasulullah SAW membaca doa di atas sebanyak 100 kali usai salat Duha.

3. Doa Setelah Sholat Dhuha Ketiga

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

Artinya:

“Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkau lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampuni lah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Keutamaan Sholat Dhuha

Keutamaan Sholat Dhuha disebutkan dalam sebuah hadis yang bunyinya sebagai berikut:

“Rasulullah SAW kekasihku berwasiat padaku tiga hal. Pertama, puasa tiga hari setiap bulan. Kedua, dua rakaat duha (setiap hari). Ketiga, salat witir sebelum tidur.” (HR Bukhari)

Rasulullah juga mengatakan, barang siapa yang mengawali aktivitas dengan salat Duha maka sama halnya dengan membuka harapan Allah SWT.

Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *