Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea 2026/2027
Kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea musim 2026/2027 menjadi topik yang menarik perhatian penggemar voli di Indonesia. Penyebab utama perhatian ini adalah besaran gaji yang diterima oleh pevoli asing, termasuk Megawati. Meskipun jumlah gajinya tergolong besar, ternyata masih lebih rendah dibandingkan dengan gaji pevoli asal Thailand, Thanacha Sooksod.
Gaji Megawati dan Perbedaan dengan Thanacha Sooksod
Dalam aturan baru dari KOVO (federasi bola voli Korea Selatan), gaji pevoli asing Asia yang bermain di Liga Voli Korea ditetapkan. Untuk pevoli asing Asia yang menjalani tahun pertamanya di Liga Voli Korea, gaji yang diberikan adalah sebesar 150 ribu dolar AS (sekitar Rp 2,5 miliar). Sementara untuk yang sudah bermain selama dua musim atau lebih, gaji yang diberikan mencapai 170 ribu dolar AS (sekitar Rp 2,9 miliar).
Megawati, yang kembali ke Liga Voli Korea pada musim 2026/2027, akan dihitung sebagai musim pertamanya karena ia tidak bermain di Negeri Ginseng pada musim ini. Hal ini membuat gajinya tidak mencapai level yang diperoleh Thanacha Sooksod, yang telah bermain secara kontinu sejak musim 2023/2024.
Syarat-syarat yang Harus Dipenuhi
Untuk memastikan comeback Megawati dapat terealisasi, beberapa syarat harus dipenuhi. Pertama, ia harus fokus dalam pemulihan cedera lutut yang dialaminya sejak kembali dari Daejeon JungKwanJang Red Sparks tahun lalu. Untuk itu, ia disebut akan menjalani operasi agar kondisi fisiknya tetap optimal.
Kedua, Megawati hanya bersedia memperkuat tim yang juga dibela oleh Yeum Hye-seon, setter Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Ini menjadi misteri karena Yeum Hye-seon berstatus agen bebas (FA) untuk musim 2026/2027. Tim mana yang akan mendapatkan jasa kedua pevoli ini masih belum diketahui.
Sejarah Gaji Megawati di Liga Voli Korea
Sebelumnya, pada musim terakhirnya di Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Megawati menerima bayaran sebesar 150 ribu dolar AS (sekitar Rp 2,5 miliar). Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan gaji yang diperolehnya pada musim 2023/2024, yaitu sebesar 1,5 miliar Rupiah.
Kini, dengan aturan baru KOVO, gaji yang diterima Megawati akan mengikuti standar yang telah ditetapkan. Karena ia kembali ke Liga Voli Korea setelah melewatkan satu musim, maka gajinya akan dihitung sebagai musim pertama, yaitu sebesar 150 ribu dolar AS.
Perbandingan dengan Thanacha Sooksod
Thanacha Sooksod, pevoli asal Thailand, memiliki posisi yang berbeda. Ia telah bermain di Liga Voli Korea secara kontinu sejak musim 2023/2024. Saat ini, ia sedang memperpanjang kontrak di Korea Expressway Hi-Pass, yang menjadi klubnya sejak awal debutnya di Liga Voli Korea.
Dengan kontrak yang diperpanjang hingga musim 2026/2027, Thanacha akan memainkan musim keempatnya secara berturut-turut. Berdasarkan aturan KOVO, gaji yang diterimanya akan mencapai 170 ribu dolar AS (sekitar Rp 2,9 miliar), yang lebih tinggi dibandingkan gaji Megawati.
Tantangan dan Harapan
Masih ada banyak teka-teki tentang klub mana yang akan diperkuat Megawati pada musim depan. Selain Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Hwaseon IBK Altos juga menjadi salah satu calon yang mungkin menggaetnya. Kehadiran Yeum Hye-seon di klub tersebut bisa menjadi faktor penentu bagi Megawati.
Kembalinya Megawati ke Liga Voli Korea 2026/2027 akan menjadi momen penting bagi dunia voli Indonesia. Dengan aturan gaji yang jelas dan persaingan ketat antar pevoli, semoga ia dapat menunjukkan performa terbaiknya di Negeri Ginseng.
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."











