My WordPress Blog

Bapperida Sigi Dorong Sinkronisasi Program, FORKKOM BAPPEDA Jadi Pemimpin Pembangunan Terpadu

Pentingnya Sinkronisasi Kebijakan Lintas Daerah dalam Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan lintas daerah dalam Forum Koordinasi (FORKKOM) Bappeda se-Sulawesi Tengah 2026. Acara ini berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong pada 31 Maret hingga 2 April 2026. Selain menjadi ajang pertemuan antar perangkat perencana daerah, FORKKOM juga menjadi forum penting untuk merumuskan arah pembangunan yang lebih terukur dan terintegrasi.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu krusial menjadi fokus pembahasan, seperti capaian indikator makro daerah, penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan Stunting, serta penguatan pembangunan berbasis kewilayahan. Isu-isu ini dinilai tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh masing-masing daerah, melainkan membutuhkan pendekatan kolaboratif yang berkelanjutan.

Kepala Bapperida Kabupaten Sigi, Agus Munandar, menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk memastikan program pembangunan daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi. “Sinkronisasi ini penting agar program yang dijalankan tidak tumpang tindih dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan koordinasi yang kuat, arah pembangunan bisa lebih jelas dan terukur,” ujarnya.

Program Prioritas Bapperida Sigi

Selain mendorong sinkronisasi kebijakan, Bapperida Sigi dalam beberapa waktu terakhir juga telah menginisiasi dan mengawal sejumlah program prioritas daerah. Di antaranya penguatan perencanaan berbasis data melalui pemutakhiran data kemiskinan ekstrem, penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah (RPJMD dan RKPD), serta koordinasi lintas OPD dalam percepatan penurunan Stunting.

Bapperida juga terlibat aktif dalam pelaksanaan rapat koordinasi tematik, termasuk terkait validasi data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) BPJS Kesehatan, guna memastikan program bantuan sosial tepat sasaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat.

Di sektor pembangunan wilayah, Bapperida Sigi turut mendorong perencanaan infrastruktur berbasis konektivitas antar kecamatan, termasuk sinkronisasi program pembangunan jalan dan kawasan strategis daerah. Upaya ini diarahkan untuk membuka akses ekonomi masyarakat dan mempercepat pertumbuhan wilayah.

Penguatan Inovasi Daerah

Tak hanya itu, penguatan inovasi daerah juga menjadi perhatian, melalui pengembangan program berbasis riset dan inovasi yang mendukung peningkatan pelayanan publik serta daya saing daerah. Menurut Agus, berbagai program tersebut masih membutuhkan penguatan sinergi lintas daerah dan provinsi agar hasilnya lebih optimal.

“Forum seperti FORKKOM ini penting untuk menyatukan arah, sehingga apa yang sudah direncanakan di daerah bisa selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional,” tambahnya.

Manfaat Forum FORKKOM

Melalui FORKKOM, pemerintah daerah didorong untuk menyamakan persepsi, terutama dalam menentukan prioritas pembangunan yang berbasis data dan kondisi riil masyarakat. Hal ini menjadi penting, khususnya dalam upaya menekan angka kemiskinan dan Stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah di sejumlah wilayah.

Selain itu, forum ini juga membuka ruang pertukaran praktik baik (best practice) antar daerah. Kabupaten/kota dapat saling belajar mengenai strategi yang efektif dalam mengatasi persoalan pembangunan, sehingga kebijakan yang dihasilkan tidak hanya normatif, tetapi juga aplikatif.

Komitmen Implementasi di Tingkat Daerah

Pemkab Sigi memandang, penguatan koordinasi ini harus diikuti dengan komitmen implementasi di tingkat daerah. Artinya, hasil forum tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, diharapkan perencanaan pembangunan ke depan mampu mendorong pemerataan pembangunan antar wilayah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Sigi.

Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *