My WordPress Blog

Iran Siap Berperang 6 Bulan, Rudal Canggih Belum Dilepaskan, Ini Kehebatannya

Iran Siap Hadapi Perang Jangka Panjang

Dalam situasi yang semakin memanas antara Iran dan Amerika Serikat (AS), serta Israel, pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa perang melawan Iran hanya akan berlangsung dalam waktu singkat mendapat tanggapan tajam dari pihak Iran. Mereka menegaskan bahwa mereka siap menghadapi konflik selama enam bulan jika diperlukan.

Selain itu, Iran menyatakan bahwa hingga hari ke-12 perang antara mereka dengan AS dan Israel, sekitar 70 persen aset militer AS di kawasan Timur Tengah telah hancur. Namun, mereka belum meluncurkan rudal canggih yang memiliki kemampuan jauh lebih hebat dibandingkan rudal-rudal yang telah digunakan sejauh ini.

Pernyataan ini sekaligus menjadi bentuk penyangkalan terhadap klaim Trump yang mengatakan bahwa konflik bisa segera berakhir. Berbagai kalangan di AS menilai pernyataan Trump penuh kebohongan. Anggota senior Kongres AS, Jeffries, bahkan menuduh presiden tersebut telah membohongi rakyatnya sendiri.

Jeffries merujuk pada pernyataan Trump saat perang 12 hari melawan Iran pada Juni 2025, ketika dia mengklaim bahwa serangan ke wilayah Iran dan fasilitas nuklir telah membuat program nuklir Iran berakhir. Namun, klaim ini tidak didukung oleh para ahli. Menurut laporan para ahli di AS, Iran memerlukan waktu bertahun-tahun untuk bisa membuat rudal antar benua yang mampu menjangkau wilayah Amerika.

Sebuah badan federal juga menyatakan bahwa rudal yang berpotensi mencapai AS masih butuh bertahun-tahun lagi. Badan Intelijen Pertahanan AS merilis penilaian ancaman rudal pada Mei 2025, yang menyatakan bahwa Iran dapat mengembangkan rudal jarak jauh pada tahun 2035 jika mereka memilih untuk mengejarnya.

Iran Belum Mengerahkan Rudal Canggih

Penasihat IRGC Ebrahim Jabbari menyatakan bahwa Iran memiliki rudal canggih generasi terbaru yang belum digunakan dalam perang. Ia mengklaim bahwa Iran memiliki kemampuan untuk mempertahankan perang yang berkepanjangan dan telah menghancurkan 70 persen pangkalan dan markas besar AS di wilayah tersebut.

Juru bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Ali-Mohammad Naeni juga menyatakan bahwa Iran sepenuhnya siap untuk mempertahankan konflik intensitas tinggi setidaknya selama enam bulan dengan laju saat ini. Dalam pernyataannya, ia mengklaim bahwa rudal yang digunakan sejauh ini dalam konflik sebagian besar adalah model lama yang diproduksi sekitar tahun 2012–2013.

Ia menambahkan bahwa Iran belum mengerahkan rudal yang diproduksi dalam dekade terakhir, meskipun terjadi peningkatan produksi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan di seluruh wilayah.

Bocoran Kehebatan Rudal Canggih Iran

Berdasarkan laporan terbaru dari awal tahun 2026 di tengah meningkatnya konflik dengan Israel dan AS, para pejabat Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim bahwa Teheran secara strategis menyimpan sistem rudal generasi baru tercanggihnya. Laporan menunjukkan bahwa serangan yang dilakukan hingga awal tahun 2026 sebagian besar menggunakan sistem yang lebih tua, yaitu sistem era 2012–2013, sementara rudal yang lebih baru, lebih mematikan, dan sulit dicegat tetap disimpan sebagai cadangan.

Menurut berbagai sumber, rudal canggih Iran yang belum diluncurkan diperkirakan adalah:

  • Fattah-2 Hypersonic Glide Vehicle (HGV)

    Rudal ini dianggap sebagai lompatan generasi yang besar rudal buatan Iran. Rudal ini dirancang untuk bermanuver di dalam dan di luar atmosfer dengan kecepatan di atas Mach 5, dan secara khusus dibangun untuk melewati sistem pertahanan udara modern seperti Iron Dome.

  • Khorramshahr-4 (Kheibar)

    Merupakan rudal balistik berbahan bakar cair generasi ke-4 dengan jangkauan 2.000 km, mampu membawa hulu ledak 1.500–1.800 kg, dirancang khusus untuk pencegahan strategis.

  • Sejjil Generasi Baru

    Rudal balistik jarak jauh berbahan bakar padat yang dikenal karena kecepatan tinggi, jangkauan 2.500 km, dan kemampuan pengerahan cepat.

  • Haj Qassem yang Diperbarui

    Rudal berbahan bakar padat berpresisi tinggi yang dirancang untuk serangan pendahuluan segera dengan hulu ledak yang lebih baik dan mudah bermanuver.

  • Rudal Jangkauan 10.000 km

    Laporan Februari 2026 menyebutkan bahwa peluncuran “rudal raksasa” yang mampu mencapai daratan Amerika Serikat, dirancang untuk pencegahan maksimal.

Para analis menduga Iran menahan sistem-sistem rudal canggih ini untuk menjaga kemampuan pencegahannya jika terjadi perang skala penuh, karena hanya menggunakan rudal-rudal lama dalam serangan-serangan terakhir. Para pejabat telah memperingatkan bahwa senjata-senjata canggih yang belum diluncurkan ini, akan dikerahkan jika perang Iran VS AS dan Israel meningkat.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *