Kegiatan Grebek Kampung Dompet Dhuafa di Desa Pasirlangu
Dompet Dhuafa menggelar kegiatan Grebek Kampung di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Kamis (05/03/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu warga yang terdampak bencana longsor. Acara ini merupakan agenda tahunan Dompet Dhuafa yang diselenggarakan setiap bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini meliputi berbagai program seperti sosialisasi mitigasi bencana, pesantren kilat, berbuka puasa bersama, serta santunan bagi anak yatim dan dhuafa. Selain itu, warga bersama relawan memasak 300 porsi makanan berbuka, membersihkan fasilitas masjid, serta memberikan bantuan kepada 35 korban terdampak bencana.
Beberapa elemen masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kawan-kawan Bobotoh, Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib), dan Dompet Dhuafa Jawa Barat ikut meramaikan Grebek Kampung dengan menghibur anak-anak dan memberikan 200 paket School Kit serta 50 paket Muslim Kit.
Komentar dari Tokoh Setempat
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Ini merupakan bentuk empati atau solidaritas dari Dompet Dhuafa yang dipersembahkan oleh Bobotoh – Persib juga. Mudah-mudahan ini sebagai amalan yang baik bagi semua,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini bisa menjadi obat trauma secara tidak langsung. “Dengan adanya santunan buat anak yatim dan jompo, mudah-mudahan sekali lagi, terima kasih,” tambahnya.
Perwakilan dari Manajemen PERSIB Bandung, Andang, menyampaikan duka cita atas musibah longsor yang terjadi pada akhir Januari lalu. “Kami dari manajemen klub, tim, dan seluruh yang terlibat di PERSIB turut prihatin atas bencana di Cisarua ini. Bantuan ini merupakan bentuk empati kami,” kata Andang.
Bek PERSIB, Achmad Jufriyanto, mengaku senang bisa berkontribusi untuk masyarakat yang tertimpa musibah. “Bisa membantu saudara-saudara kita di sini, saya pikir hal yang positif. Ini bukti kami tidak pernah menutup mata. Ini wujud kepedulian terhadap sesama,” kata Jupe.
Donasi dari Berbagai Elemen Masyarakat
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar, menjelaskan bahwa donasi kepedulian PERSIB Bandung terkumpul melalui penggalangan donasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari Bobotoh, musisi Bandung, para legenda PERSIB, hingga komunitas masyarakat.
Bantuan yang terkumpul kemudian diwujudkan dalam bentuk 100 paket perlengkapan sekolah dan perlengkapan salat untuk anak-anak yatim dan dhuafa di wilayah tersebut.
Partisipasi Masyarakat Lokal
Dompet Dhuafa menghadirkan kebersamaan yang hangat dan ceria dengan melibatkan masyarakat setempat. Ibu-ibu dan Dapur Keliling (Darling) Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) bergotong-royong memasak bersama untuk menghadirkan aneka makanan berbuka sebanyak 300 porsi.
LPM Dompet Dhuafa juga memberikan santunan uang kepada 35 orang terdampak langsung bencana di Desa Pasirlangu. Di sisi lain, pihak bapak-bapak bersama-sama membersihkan dan melakukan peremajaan fasilitas publik masjid.
Anak-anak mendapatkan sosialisasi mitigasi bencana oleh Disaster Management Center (DMC). Kemudian dilengkapi dengan sentuhan rohani dari ustadz Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa).
Harapan dan Penutup
“Harapannya kita bisa meningkatkan gotong-royong masyarakat, kepedulian masyarakat sehingga masyarakat juga saling membantu, saling peduli, dan masyarakat bisa bangkit bersama,” pungkas penanggungjawab Grebek Kampung LPM Dompet Dhuafa, Sabiq Al-Qital.
Pemberian secara simbolis bantuan paket School Kit dan Muslim Kit dilakukan oleh Dewan Pengawas Syariah Dompet Dhuafa KH Izzudin Abdul Manaf, Deputi Direktur 1 Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa, Juperta Panji Utama, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar, dan Kepala LPM Dompet Dhuafa, Kamaludin, Presiden Operasional PT Persib Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, dan Pemain Persib Achmad Jufriyanto.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











