Seleksi CPNS 2026: Instansi Pemerintah dengan Minat Pelamar Rendah
Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu menjadi ajang yang dinantikan oleh para pencari kerja. Setiap kali pemerintah membuka seleksi, jumlah pelamar biasanya sangat besar. Namun, di balik kepopuleran tersebut, terdapat beberapa instansi pemerintah yang justru sepi peminat. Hal ini memberi peluang lebih besar bagi calon pelamar yang ingin lolos dalam seleksi CPNS 2026.
Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada seleksi CPNS 2025, terdapat 15 instansi pemerintah yang jumlah pelamarnya relatif sedikit. Faktor-faktor seperti jumlah formasi yang terbatas, kebutuhan jurusan kuliah yang spesifik, lokasi penempatan yang jauh dari pusat kota, serta informasi mengenai gaji dan peluang karier bisa memengaruhi minat pelamar. Dengan memahami data ini, calon pelamar dapat merancang strategi yang lebih baik untuk meningkatkan peluang lolos seleksi CPNS 2026.
Berikut adalah daftar instansi pemerintah yang memiliki jumlah pendaftar relatif lebih sedikit pada seleksi CPNS 2025:
-
Sekretariat Jenderal MPR
Total pendaftar: 548 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 490 orang -
Sekretariat Jenderal Komnas HAM
Total pendaftar: 507 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 448 orang -
Sekretariat Jenderal Wantannas
Total pendaftar: 896 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 820 orang -
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Total pendaftar: 474 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 401 orang -
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Total pendaftar: 385 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 133 orang -
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila
Total pendaftar: 886 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 769 orang -
Badan Narkotika Nasional
Total pendaftar: 1.224 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 376 orang -
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme
Total pendaftar: 1.010 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 941 orang -
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Total pendaftar: 485 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 334 orang -
Badan Informasi Geospasial
Total pendaftar: 1.208 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 1.009 orang -
Komisi Pemberantasan Korupsi
Total pendaftar: 3.967 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 1.619 orang -
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Total pendaftar: 2.231 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 1.976 orang -
Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial
Total pendaftar: 1.045 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 890 orang -
Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah
Total pendaftar: 1.937 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 1.838 orang -
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
Total pendaftar: 1.459 orang
Pelamar yang menyelesaikan proses submit: 1.287 orang
Persiapan Pembukaan Rekrutmen CPNS 2026
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Rini Widyantini, menyampaikan bahwa pemerintah sedang menyiapkan kebutuhan formasi pegawai negeri sipil (PNS) untuk tahun 2026. Meski rencana tersebut masih dalam tahap persiapan, termasuk pembahasan anggaran bersama Kementerian Keuangan, Rini berharap seleksi CPNS 2026 dapat dilaksanakan.
“Kita sudah mengajukan kepada menteri keuangan mengenai kesiapan anggarannya begitu kan. Enggak bisa ujug-ujug kita umumkan, enggak bisa. Harus tahu kompetensinya,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa rekrutmen CPNS 2026 akan difokuskan pada lulusan baru atau fresh graduate. Namun, sebelum membuka seleksi secara resmi, pemerintah masih perlu mengkaji kebutuhan kompetensi yang dibutuhkan oleh berbagai instansi. Proses ini dilakukan dengan berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun kementerian terkait.
160.000 PNS Pensiun yang Harus Diisi
Pemerintah mencatat sekitar 160.000 PNS yang akan pensiun pada tahun 2025. Jabatan yang ditinggalkan tersebut harus segera diisi. Rini menyebutkan bahwa rekrutmen CPNS 2026 akan membuka peluang besar bagi lulusan baru maupun masyarakat yang ingin berkarier sebagai aparatur sipil negara.
Sementara menunggu pengumuman resmi, calon pelamar dapat mulai mempersiapkan diri dengan mempelajari materi tes CAT serta menganalisis instansi yang memiliki jumlah pelamar relatif sedikit pada seleksi sebelumnya.











