My WordPress Blog

Cik Ujang ajak skuad Sumsel United buka bersama sebelum mudik Lebaran

Agenda Bukber dan Libur: Persiapan Menuju Laga Krusial

Di tengah persiapan menghadapi laga penting, Presiden Sumsel United, H. Cik Ujang, menggelar acara Buka Puasa Bersama (Bukber) untuk seluruh pemain klub sebelum mereka diliburkan untuk mudik hingga 22 Maret 2026. Acara ini diadakan di kediaman sang presiden yang juga Wakil Gubernur Sumsel, berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban.

Pantauan dari unggahan video di akun @cikujangmenyapa yang direpost @sumseunitedterkini menunjukkan bahwa H. Cik Ujang tampak memperhatikan langsung persiapan hidangan di halaman rumahnya. Dalam video tersebut, ia menyampaikan pesan singkat kepada para pemain, menjelaskan bahwa setelah acara buka puasa bersama, para pemain akan diberi izin pulang kampung.

“Kita ajak buka puasa bersama dulu, sudah itu kita dipersilahkan mudik pulang kampung,” ujarnya dalam video tersebut. Hal ini menunjukkan perhatian besar dari sang presiden terhadap kesejahteraan dan kenyamanan pemain sebelum masa liburan.

Pelatih Kepala Sumsel United, Nil Maizar, juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Presiden Klub. Ia menulis singkat di kolom komentar, “Terima kasih Pak Pres.” Ini menunjukkan hubungan baik antara manajemen klub dan pelatih.

Evaluasi Teknis: Masih Ada PR di Lini Pertahanan

Setelah menuntaskan laga Derby Sumsel putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 kontra Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (28/2/2026) malam, Nil Maizar meliburkan pemain Sumsel United. Ia menjelaskan bahwa liburan pemain akan berlangsung sekitar tanggal 8 atau 12 Maret. Namun, ia juga menyatakan bahwa latihan akan dilakukan selama tiga hari sebelum pemain pulang.

Sumsel United dijadwalkan bakal menjalani laga ke-22 menghadapi pemuncak klasemen sementara grup 1 wilayah barat, Adhyaksa FC Banten di Banten International Stadium, Serang. Laga ini akan digelar pada Sabtu (28/3/2026) pukul 15:30 WIB. Nil Maizar menjelaskan bahwa tim akan berkumpul pada tanggal 22 sore untuk latihan. Ia juga menyebutkan bahwa pemain akan berangkat ke Banten pada tanggal 26.

Laga Krusial: Fokus pada Promosi ke Liga 1

Meskipun berhasil meraih kemenangan 3-0 atas Sriwijaya FC, lini pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh jajaran pelatih Laskar Juaro. Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Sumsel United mampu mencatatkan cleansheet dan penguasaan bola sebanyak 56 persen, dengan 329 umpan sukses dari 383 total umpan, akurasi mencapai 84 persen.

Selain itu, tim berhasil menciptakan 11 peluang, 8 tembakan tepat sasaran dari 16 kali total tembakan. Tim juga melakukan 38 sentuhan di kotak pinalti lawan, 49 operan sepertiga area pertahanan lawan, 12 tekel, 38 intersep, dan 29 clearances.

Namun, meskipun berhasil menang pada dua laga kandang melawan Garudayaksa FC (1-0) dan Sriwijaya FC (3-0), Nil Maizar mengakui masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, khususnya di lini belakang. Ia menyatakan bahwa setelah libur lebaran, tim akan menghadapi dua pertandingan berat, yaitu melawan Adhyaksa FC Banten dan Persiraja.

Kekurangan dan Tantangan Berat

Adhyaksa FC Banten saat ini menjadi pemuncak klasemen Grup 1 Wilayah Barat dengan perolehan 40 poin, menggeser Garudayaksa FC (38 poin) ke posisi dua usai menaklukkan Persekat Tegal (1-2). Dari dua kali pertemuan sebelumnya, Sumsel United selalu kalah telak dari tim asuhan pelatih Ade Suhendra, baik saat bermain kandang (1-2) maupun tandang (2-1).

Dengan kondisi ini, Nil Maizar menegaskan bahwa tim harus fokus dan konsentrasi tinggi agar bisa bersaing di papan atas dan menuju promosi ke Super League (Liga 1). Ia menyatakan bahwa pertandingan melawan Adhyaksa FC Banten adalah pertempuran yang final, dan hanya satu tim yang akan menang.

Kesimpulan

Dengan agenda Bukber dan libur yang telah dilaksanakan, serta evaluasi teknis yang dilakukan, Sumsel United semakin siap menghadapi laga krusial melawan Adhyaksa FC Banten. Meski masih ada kekurangan di lini pertahanan, pelatih Nil Maizar optimistis bahwa tim akan mampu menghadapi tantangan berat ini dengan strategi yang tepat dan kerja keras.


Harini Umar

Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *