—
Kemenangan 1-0 yang diraih oleh Persebaya Surabaya atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (26/2/2026) malam, menjadi momen penting bagi Green Force. Hasil ini berhasil memutus tren negatif yang sempat menghiasi dua pertandingan sebelumnya dan memberikan kembali semangat serta optimisme kepada para pendukung asal Surabaya.
Poin penuh di kandang sendiri sangat berarti bagi mentalitas tim. Green Force menunjukkan performa agresif sejak peluit dimulai dan langsung mengambil alih kendali permainan. Dominasi terlihat jelas dalam babak pertama dengan aliran bola yang rapi dari lini ke lini. Peluang demi peluang tercipta, meski penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.
Di tengah euforia kemenangan, satu nama mencuri perhatian dari Bonek. Nama tersebut adalah Riyan Ardiansyah, rekrutan anyar yang langsung memberi warna berbeda pada permainan Persebaya Surabaya.
Riyan Ardiansyah didatangkan dari Malut United FC pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Kehadirannya menambah opsi di sektor sayap kanan yang sebelumnya dinilai kurang konsisten. Pemain kelahiran Pati, 14 Mei 1996, memiliki usia 29 tahun dan tinggi 1,74 meter. Ia berposisi sebagai penyerang sayap kanan dengan kaki dominan kanan. Riyan resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 5 Februari 2026 dengan status pinjaman.
Meskipun baru bergabung, adaptasinya terbilang cepat dan tidak butuh waktu lama untuk menyatu dengan skema permainan. Saat melawan PSM, ia tidak bermain penuh, namun kontribusinya terasa signifikan. Sebagai pemain pengganti, Riyan mencatatkan 34 menit bermain dengan expected goals (xG) mencapai 0,54. Catatan itu menunjukkan efektivitas pergerakannya dalam mencari ruang dan menciptakan peluang berbahaya.
Dari dua total percobaan tembakan yang dilepaskan, ia mampu memberi ancaman nyata ke pertahanan lawan. Akurasi umpannya juga menyentuh 80 persen, dengan empat umpan sukses dari lima percobaan. Tak hanya membantu serangan, Riyan juga aktif dalam fase bertahan. Ia mencatatkan satu tekel sukses, satu intersep, serta dua sapuan yang membantu menjaga keunggulan Persebaya Surabaya.
Statistik tersebut membuat banyak Bonek langsung jatuh hati. Performa enerjik, berani duel, serta keberanian menusuk dari sisi kanan memberi harapan baru bagi lini depan Green Force. Apresiasi juga datang dari pelatih Bernardo Tavares yang menilai kemenangan ini berdampak besar pada psikologis tim. Ia menegaskan pentingnya tiga poin untuk menjaga rasa percaya diri para pemain.
“Jadi sangat penting bagi kami untuk menang. Karena dengan menang, pemain merasa senang dan mendapatkan kepercayaan diri. Sebagai pelatih, melatih tim yang menang sangat berbeda dengan melatih tim yang kalah dan tidak punya kepercayaan diri,” tegasnya.
Ucapan sang pelatih seolah menegaskan atmosfer positif yang sedang tumbuh di ruang ganti. Riyan menjadi salah satu simbol kebangkitan tersebut lewat penampilan menjanjikan di laga krusial.
Respons Bonek di kanal fanbase @emosijiwakucom pun tak kalah menarik untuk disimak. Banyak yang optimistis Riyan bisa menjelma menjadi idola baru di Surabaya. “Asli enak Iki mainee,” ujar salah satu Bonek. Komentar itu menggambarkan kesan pertama yang begitu positif dari tribun terhadap aksi sang pemain.
“Semangat Mas Riyan,” tulis Bonek lainnya memberi dukungan. Ada pula yang mengingatkan agar sang winger tetap fokus dan tak cepat puas. “Seng tenang ojok gopo cak tetep semangat,” ujar salah satu Bonek. Dukungan penuh itu menunjukkan kepercayaan besar publik terhadap potensi pemain lokal tersebut.
“Lokal diatas rata-rata. Riyan ardiansyah,” tulis komentar lain yang menilai kualitasnya berbeda dari kebanyakan pemain lokal. Namun ada juga catatan konstruktif yang meminta finishing-nya terus diasah. “Pemain apik iki ngeyel tapi finishing e kudu di perbaiki,” ujar salah satu Bonek. Kritik tersebut justru menjadi sinyal harapan agar Riyan terus berkembang dan tampil lebih tajam.
Dengan usia matang dan pengalaman yang dimiliki, Riyan berada di fase emas kariernya. Jika konsisten menjaga performa dan meningkatkan ketajaman, bukan tak mungkin ia menjadi pembeda di sisa kompetisi. Persebaya Surabaya kini memiliki energi baru di sektor sayap yang siap memberi kejutan. Menarik menantikan progres apik Riyan Ardiansyah bersama Persebaya Surabaya dalam perburuan poin di Super League 2025/2026.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











