Pemain Semen Padang Jadi Sorotan Usai Laga Kontra Malut United
Di tengah pertandingan antara Semen Padang dan Malut United yang berakhir dengan skor 2-2, seorang pemain tim tuan rumah menjadi sorotan karena kesalahan yang hampir mengakibatkan kekalahan. Kesalahan tersebut dilakukan oleh Ricki Ariansyah, yang kini dijuluki sebagai “kambing hitam” setelah laga tersebut.
Pertandingan yang digelar di Stadion H Agus Salim Padang pada Jumat (20/2/2026) berlangsung cukup menegangkan. Malut United membuka keunggulan melalui gol Tyronne del Pino pada menit ke-21 dan Nilson Junior di menit ke-40. Namun, Semen Padang berhasil bangkit dengan mencetak dua gol masing-masing dari Kianz Froese di menit ke-87 dan Maicon di menit ke-90+1. Meskipun tidak terjadi kekalahan, kesalahan yang dilakukan Ricki Ariansyah menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter.
Kesalahan yang Menyebabkan Kritikan
Kesalahan Ricki Ariansyah terjadi saat ia memberikan back pass di kotak penalti saat ditekan oleh pemain Malut United. Umpan tersebut membuat Rendy Oscario panik, dan akhirnya bola ditangkap. Meski tidak berujung gol, kesalahan ini mendapat kritikan tajam dari para penggemar Semen Padang. Beberapa komentar yang muncul antara lain:
- “Rian ko apo fungsi e??”
- “Rian oh rian,”
- “tolong Rian kunci di mess, jan dibaok jo lai, jadian se nyo karyawan di pt tu lai,”
- “Riaan tu Jan di mainan juoooooooo,”
- “Rian tolong di evaluasi banyak kesalahan nyo.. jaaan picayo KA Inyo @dejan.antonic,”
Banyak suporter meminta pelatih Dejan Antonic untuk mempertimbangkan langkah terkait performa Ricki Ariansyah. Meski demikian, pemain ini tetap dianggap penting bagi tim karena kelebihannya dalam posisi dan kemampuan bertahan, meskipun memiliki kelemahan dalam duel udara.
Profil Ricky Ariansyah
Dikutip dari Transfermarkt, Ricky Ariansyah lahir di Medan pada 10 Juni 1997 dan saat ini bermain sebagai gelandang bertahan untuk Semen Padang FC. Ia memiliki nomor punggung 8 dan bergabung dengan klub tersebut pada 19 Juni 2025. Harga pasar Ricky Ariansyah saat ini adalah Rp1,74 miliar.
Karier sepak bolanya dimulai dari klub junior PSMS Medan pada tahun 2016. Ia membuat debut senior bersama Pro Duta pada 2017 dan kemudian bergabung dengan beberapa klub seperti PSCS Cilacap, Perserang Serang, dan Persijap Jepara. Di musim 2021, ia mencetak 4 gol dalam 9 pertandingan.
Pada akhir tahun 2021, Ricky Ariansyah resmi bergabung dengan Persita Tangerang untuk bermain di Liga 1. Pada musim 2022-2023, ia pindah ke Madura United dan bermain selama dua musim dengan mencetak 2 gol dalam 42 pertandingan.
Pada tahun 2024, Ricky Ariansyah bergabung dengan Semen Padang secara gratis dan hingga pertengahan Januari 2026 telah bermain 42 kali dengan mencetak 1 gol serta menerima 2 kartu kuning.
Statistik Permainan Ricky Ariansyah
Berikut statistik permainan Ricky Ariansyah berdasarkan klub:
- Semen Padang FC : 41 pertandingan, 1 gol, 2 asist, 8 kartu kuning, 2.995 menit bermain.
- Madura United FC : 42 pertandingan, 2 gol, 1 asist, 2 kartu kuning, 1.896 menit bermain.
- Persita Tangerang : 17 pertandingan, 1 gol, 0 asist, 2 kartu kuning, 1.196 menit bermain.
- Persijap Jepara : 9 pertandingan, 4 gol, 0 asist, 4 kartu kuning, 765 menit bermain.
- Perserang Serang : 4 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 0 kartu kuning, 105 menit bermain.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











