My WordPress Blog

Gol Tunggal Gustavo Hancurkan Rekor Buruk Persija!

Persija Jakarta Sukses Menang Tipis atas Bali United FC

Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan penting dalam pertandingan pekan ke-21 Super League 2025/2026. Kemenangan ini diraih oleh Macan Kemayoran usai mengalahkan tuan rumah Bali United FC dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Minggu (15/2) malam.

Gol kemenangan Persija dicetak oleh Gustavo Almeida pada menit ke-8. Ini menjadi kemenangan pertama bagi Persija atas Bali United FC di Pulau Dewata setelah hampir tujuh tahun lamanya. Terakhir kali Persija menang atas Bali United FC di sana adalah pada 2 Desember 2018, saat mereka menang 2-1 dan sekaligus mengunci gelar Liga 1 2018.

Jalannya Pertandingan

Bali United FC memulai laga dengan dominasi yang cukup baik. Serdadu Tridatu mengontrol permainan dan terus melakukan tekanan. Namun, Persija justru mendapatkan peluang berbahaya pertama pada menit keenam melalui Gustavo Almeida.

Gustavo mencoba melewati Joao Ferrari di dalam kotak penalti, namun upayanya gagal karena kiper Mike Hauptmeijer masih mampu menggagalkannya. Gol yang dinantikan Persija akhirnya tercipta di menit ke-8. Berawal dari build up yang dilakukan Rizky Ridho, bola kemudian diumpan ke sisi kiri yang diterima dengan baik oleh Maxwell Souza.

Winger asal Brasil itu melakukan pergerakan individu yang ciamik saat dijaga ketat oleh Yusuf Meilana. Maxwell kemudian mengirimkan umpan manja ke dalam kotak penalti, yang langsung disambut oleh Gustavo dengan sundulan ke tiang jauh. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Persija.

Bali United tidak tinggal diam dan terus berusaha menciptakan peluang balik. Pada menit ke-18, Kadek Agung mencoba menembak dari luar kotak penalti setelah bekerja sama dengan Jens Raven. Namun, sepakannya masih melambung di atas mistar gawang Andritany.

Pada menit ke-24, Alaeddine Ajaraie hampir membuka peluang gol untuk Persija. Namun, ia gagal memanfaatkan umpan terobosan dari Jordi Amat. Sepakannya masih melambung, sehingga belum membuahkan gol.

Kurang optimalnya performa Yusuf Meilana membuat Johnny Jansen mengambil keputusan cepat. Ia menggantinya dengan Rizky Dwi sebelum laga berjalan 30 menit. Meski begitu, Persija tetap menguasai permainan dengan beberapa serangan yang dibangun dari sisi kanan pertahanan Bali United.

Maxwell Souza mencoba menembak mendatar dari dalam kotak penalti pada menit ke-36. Namun, Mike Hauptmeijer masih mampu menggagalkan peluang tersebut. Bali United terus berusaha mencetak gol penyama kedudukan, tetapi hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-1 untuk keunggulan Persija.

Babak Kedua dan Akhir Pertandingan

Pertandingan babak kedua berlangsung lebih intens dengan saling serang antara kedua tim. Namun, tidak ada peluang yang benar-benar berbahaya. Upaya Bali United sering dihentikan oleh lini pertahanan Persija, sementara peluang Macan Kemayoran banyak diblok oleh bek-bek Serdadu Tridatu.

Peluang berbahaya baru tercipta pada menit ke-76. Allano Lima hampir menggandakan keunggulan Persija, tetapi tendangan penempatannya dari luar kotak penalti ditangkis oleh Mike Hauptmeijer.

Di tengah intensitas permainan yang tinggi, pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-85 karena adanya flare di tribune. Laga baru berlanjut lima menit kemudian alias menit ke-90. Wasit memberikan tambahan waktu selama 12 menit.

Bali United nyaris memperkecil kedudukan di injury time melalui Irfan Jaya yang menyundul bola setelah menerima umpan dari Thijmen Goppel. Tapi tandukannya bisa ditangkap oleh Andritany. Hingga akhir pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Persija Jakarta sukses mencuri kemenangan 1-0 atas Bali United.

Starting Line-up Bali United FC vs Persija Jakarta

Bali United (4-3-3):
Mike Hauptmeijer (PG); Ricky Fajrin (C), Joao Ferrari, Kadek Arel, Yusuf Meilana (Rizky Dwi 28′); Tim Receveur, Kadek Agung (Irfan Jaya 77′), Teppei Yachida (Jordy Bruijn 77′); Rahmat Arjuna (Diego Campos 77′), Jens Raven (Boris Kopitovic 66′), Thijmen Goppel

Cadangan:
Dikri Yusron, Fitrul Dwi Rustapa (PG); Bagas Adi, Rizky Dwi, Andhika Wijaya, Maouri Yves, Made Tito, Jordy Bruijn, M Rahmat, Diego Campos, Boris Kopitovic

Pelatih: Johnny Jansen

Persija Jakarta (4-4-2):
Andritany Ardhiyasa (PG); Dony Tri Pamungkas (Shayne Pattynama 78′), Rizky Ridho (C), Thales Lira, Bruno Tubarao (Fajar Fathurrahman 74′); Jordi Amat, Fabio Calonego; Maxwell Souza, Allano Lima; Gustavo Almeida (Mauro Zijlstra 74′), Alaeddine Ajaraie (Paulo Ricardo 74′)

Cadangan:
Cyrus Margono; Dia Syayid, Paulo Ricardo, Shayne Pattynama, Fajar Fathurrahman, Aditya Warman, Witan Sulaeman, Jean Mota, Arlyansyah Abdulmanan, Rayhan Hannan, Eksel Runtukahu, Mauro Zijlstra

Asisten Pelatih: Ricky Nelson

Harini Umar

Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *